Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Google Pixel 11 Pro dan Pro XL Kena Krisis RAM, Memori Dipangkas

Google Pixel 11 Pro dan Pro XL Kena Krisis RAM, Memori Dipangkas
Google Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL (store.google.com)
  • Google meluncurkan Pixel 11 series dan Pixel Watch 5 dengan kenaikan harga: lini Pixel naik 100 dolar AS, sementara Pixel Watch 5 naik sekitar 49 dolar AS.
  • Pixel 11 Pro dan Pro XL varian dasar membawa RAM 12GB, turun dari 16GB pada Pixel 9 dan Pixel 10 Pro, meski penyimpanan dasar meningkat menjadi 256GB.
  • Google mengaitkan pengurangan RAM dengan kelangkaan pasokan dan kenaikan biaya komponen, serta mengklaim optimasi software dan silikon menjaga performa tetap cepat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Google resmi meluncurkan Pixel 11 series dan Pixel Watch 5 di ajang “Made by Google” pada Rabu (12/8/2026) waktu Amerika Serikat. Tahun ini, Google membawa sejumlah peningkatan pada lini Pixel 11, mulai dari chipset baru, layar lebih terang, hingga kamera yang lebih lebar. Namun, ada perubahan yang cukup menarik pada Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL karena kapasitas RAM varian dasarnya justru lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena Google juga menaikkan harga Pixel 11 series sebesar 100 dolar Amerika Serikat dibandingkan Pixel 10 yang dijual mulai 799 dolar Amerika Serikat atau setara Rp14,2 juta. Di tengah kenaikan harga komponen, terutama RAM dan penyimpanan, Google memilih memangkas kapasitas RAM pada dua model Pro. Lantas, mengapa RAM Pixel 11 Pro dan Pro XL justru dipangkas ketika harganya semakin mahal?

  1. 1. Harga Google Pixel 11 Series naik 100 dolar dan Pixel Watch 5 naik 50 dolar dibanding generasi sebelumnya

    Google Pixel 11 Pro Fold
    Google Pixel 11 Pro Fold (store.google.com)

    Google menaikkan harga awal lini Pixel 11 sebesar 100 dolar Amerika Serikat dibandingkan model yang setara dari generasi sebelumnya. Kenaikan tersebut berlaku pada Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Sementara itu, Pixel Watch 5 juga mengalami kenaikan harga dibandingkan Pixel Watch 4.

    Perbandingan harga Pixel 11 dan Pixel 10

    Konversi menggunakan asumsi 1 dolar AS = Rp17.836

    Model

    Pixel 10 Series

    Pixel 11 Series

    Kenaikan

    Pixel 11

    799 dolar Amerika Serikat (Rp14,2 juta)

    899 dolar Amerika Serikat (Rp16 juta)

    100 dolar Amerika Serikat

    Pixel 11 Pro

    999 dolar Amerika Serikat (Rp17,8 juta)

    1.099 dolar Amerika Serikat (Rp19,6 juta)

    100 dolar Amerika Serikat

    Pixel 11 Pro XL

    1.199 dolar Amerika Serikat (Rp21,3 juta)

    1.299 dolar Amerika Serikat (Rp23,2 juta)

    100 dolar Amerika Serikat

    Pixel 11 Pro Fold

    1.799 dolar Amerika Serikat (Rp32 juta)

    1.899 dolar Amerika Serikat (Rp33,9 juta)

    100 dolar Amerika Serikat

    Untuk Pixel Watch, Pixel Watch 4 sebelumnya dibanderol mulai 349,99 dolar Amerika Serikat untuk varian 41 mm WiFi atau sekitar Rp6,24 juta, sedangkan varian 45 mm WiFi berada di kisaran 399,99 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp7,13 juta. Pixel Watch 5 kini dibanderol mulai 399 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp7,12 juta, sehingga harga awalnya naik sekitar 49 dolar Amerika Serikat dibandingkan Pixel Watch 4 41 mm.

    Namun, kenaikan harga Pixel 11 tidak sepenuhnya berarti konsumen mendapatkan kapasitas yang sama. Google meningkatkan penyimpanan dasar Pixel 11 dan Pixel 11 Pro menjadi 256GB, dua kali lipat dari generasi sebelumnya. Di sisi lain, Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL justru mengalami pengurangan RAM dari 16GB menjadi 12GB pada varian dasarnya.

  2. 2. RAM Pixel 11 Pro dan Pro XL justru dipangkas

    Google Pixel 11 Pro
    Google Pixel 11 Pro (store.google.com)

    Persoalan berbeda muncul pada kapasitas RAM Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL. Kedua model tersebut hanya memiliki RAM 12GB pada varian dasar, turun dari 16GB yang tersedia pada model Pro dari seri Pixel 9 dan Pixel 10. Konsumen yang menginginkan RAM 16GB masih bisa memilih varian yang lebih mahal.

    Pengurangan ini cukup menarik karena terjadi pada dua perangkat yang diposisikan sebagai model premium Google. RAM berperan penting dalam menjaga aplikasi tetap aktif di latar belakang dan membantu perangkat menangani berbagai tugas secara bersamaan. Pengguna yang hanya memakai smartphone untuk berkirim pesan, menjelajah internet, atau menonton video kemungkinan tidak terlalu merasakan perbedaannya, tetapi aktivitas seperti bermain game dan mengedit video berpotensi lebih membutuhkan kapasitas memori besar.

  3. 3. Google sebut ada krisis RAM

    Google Pixel 11 Pro
    Google Pixel 11 Pro (store.google.com)

    Mengutip Engadget (13/8/2026), Google menjelaskan bahwa industri teknologi sedang menghadapi kelangkaan RAM yang cukup serius akibat persoalan pasokan. Kondisi tersebut membuat perusahaan perlu menyesuaikan harga serta konfigurasi RAM Pixel 11 agar tetap bisa menawarkan produknya di tengah kenaikan biaya komponen. Google juga menyebut pendekatan optimasi perangkat keras dan perangkat lunaknya memungkinkan Pixel tetap bekerja secara cepat meski memakai RAM lebih sedikit.

    Menurut Google, optimasi pada sisi software dan silikon membuat model Pro terbaru dapat memberikan performa yang lebih cepat dan mulus dibandingkan model tahun lalu yang memiliki penyimpanan 256GB. Jika klaim tersebut terbukti dalam penggunaan sehari-hari, pengurangan RAM bisa menjadi salah satu cara Google menekan dampak kenaikan biaya komponen tanpa memangkas terlalu banyak kemampuan perangkat.

  4. 4. Google berada dalam posisi yang cukup unik

    chip Google Tensor G6
    chip Google Tensor G6 (store.google.com)

    Ada ironi di balik alasan kelangkaan RAM yang disampaikan Google. Perusahaan tersebut merupakan salah satu pemain besar dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan generatif, sementara kebutuhan AI menjadi salah satu faktor yang mendorong permintaan RAM, penyimpanan, dan chip meningkat. Perusahaan-perusahaan AI membeli komponen dalam jumlah besar untuk membangun pusat data dan menjalankan model AI berskala besar.

    Karena itu, Google berada dalam posisi yang cukup unik. Di satu sisi, perusahaan harus menghadapi kenaikan harga komponen akibat tingginya permintaan industri AI, tetapi di sisi lain Google sendiri turut menjadi bagian dari ekosistem yang mendorong kebutuhan tersebut. Pixel 11 Pro dan Pro XL akhirnya menjadi contoh bagaimana krisis komponen mulai memengaruhi konfigurasi smartphone premium, bahkan ketika harga jualnya justru semakin tinggi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More