Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Zero Click Search makin Marak, Trafik Media Terancam Tergerus AI
ilustrasi pencarian Google (google.com)
  • Fenomena zero click search membuat pengguna memperoleh jawaban langsung dari hasil pencarian atau chatbot AI tanpa membuka situs sumber, sehingga mengancam trafik dan keberlanjutan industri media digital.
  • Kehadiran fitur AI Overview di Google mempercepat peningkatan zero click search, dengan tingkat pencarian tanpa klik melonjak hingga sekitar 83%, menantang strategi SEO dan visibilitas situs media.
  • Penurunan trafik akibat zero click search berpotensi menekan pendapatan iklan media, mendorong penerbit mencari aturan dan kerja sama baru agar penggunaan konten oleh platform AI tetap adil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Industri media digital kini menghadapi tantangan baru seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI). Jika dulu pengguna harus mengunjungi berbagai situs untuk mendapatkan informasi, kini mereka bisa memperoleh jawaban secara instan langsung dari halaman pencarian atau chatbot AI tanpa perlu membuka sumber aslinya. Fenomena yang mulai menjadi perhatian pelaku industri media ini dikenal sebagai zero click search.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria menilai fenomena tersebut berpotensi memengaruhi trafik media dan keberlanjutan industri pers di era AI. "Kita menghadapi fenomena zero click, di mana publik cukup membaca ringkasan berita dari AI tanpa mengunjungi sumber aslinya. Ini berdampak langsung pada trafik media dan keberlanjutan industri pers," kata Nezar, dikutip dari laman resmi Komdigi, Kamis (11/6/2026).

Lantas, apa itu zero click search dan mengapa fenomena ini dianggap sebagai ancaman bagi trafik media?

1. Apa itu zero click search?

ilustrasi pencarian mode AI (google.com)

Zero click search adalah pencarian yang berakhir tanpa pengguna mengklik hasil pencarian apa pun. Menurut laporan Similarweb, kondisi ini terjadi ketika mesin pencari menampilkan jawaban secara langsung di halaman hasil pencarian (Search Engine Results Page/SERP), sehingga pengguna merasa tidak perlu lagi membuka situs lain. Dalam praktiknya, tidak semua pencarian benar-benar berakhir tanpa klik. Namun, istilah zero click search digunakan ketika sebagian besar pengguna sudah memperoleh informasi yang dibutuhkan langsung dari halaman pencarian.

Fenomena ini semakin meningkat seiring hadirnya berbagai fitur yang menyajikan jawaban instan, seperti:

Ringkasan yang dihasilkan AI dari berbagai sumber.

  • Featured Snippet

Cuplikan informasi yang ditampilkan di bagian atas hasil pencarian.

  • Direct Answer Box

Jawaban singkat untuk pertanyaan faktual seperti cuaca, perhitungan, atau tanggal.

  • Knowledge Panel

Menampilkan informasi tentang tokoh, organisasi, atau lokasi.

  • People Also Ask

Kumpulan pertanyaan terkait yang dapat dibuka langsung dari hasil pencarian.

  • Local Pack

Menampilkan informasi bisnis lokal, ulasan, hingga petunjuk arah tanpa perlu membuka situs perusahaan.

2. AI Overview dorong peningkatan zero click search

data CTR Google Search dan tingkat zero click search berdasarkan analisis Similarweb (similiarweb.com)

Kehadiran AI Overview (AIO) di hasil pencarian Google semakin mempercepat fenomena zero click search. Fitur ini menyajikan ringkasan jawaban yang dihasilkan AI langsung di halaman pencarian, sehingga pengguna kerap memperoleh informasi yang dibutuhkan tanpa harus mengunjungi situs web lain. Berdasarkan data Similarweb, tingkat pencarian tanpa klik pada hasil pencarian biasa berada di kisaran 60 persen. Namun, ketika AI Overview muncul, angkanya melonjak hingga sekitar 80 persen, dengan rata-rata mencapai 83 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa AI Overview bukan sekadar fitur tambahan. Dari informasi yang sudah dirangkum dan ditampilkan di bagian atas halaman pencarian, pengguna makin jarang mengklik tautan menuju situs sumber. Kondisi ini menjadi tantangan bagi penerbit media, pemilik situs, dan praktisi SEO yang mengandalkan trafik organik. Karena itu, strategi SEO kini tidak hanya berfokus pada peringkat pencarian, tetapi juga pada peluang tampil di AI Overview dan berbagai fitur SERP lainnya untuk mempertahankan visibilitas serta trafik.

3. Mengapa media mulai khawatir?

ilustrasi ringkasan pencarian AI (google.com)

Fenomena zero click search memberikan kemudahan bagi pengguna, tetapi di sisi lain menimbulkan tantangan bagi industri media digital.

  • Trafik berpotensi menurun

Trafik situs berpotensi menurun karena pengguna tidak lagi perlu membuka artikel untuk memperoleh informasi dasar yang mereka cari.

  • Konten tetap digunakan, tetapi klik berkurang

Banyak jawaban yang ditampilkan AI sebenarnya berasal dari artikel yang diproduksi media. Namun, ketika informasi tersebut sudah diringkas dan ditampilkan langsung di halaman pencarian, peluang pengguna mengunjungi sumber asli menjadi lebih kecil.

  • Pendapatan iklan bisa terpengaruh

Penurunan trafik dapat berdampak pada pendapatan iklan. Sebagian besar media digital masih mengandalkan jumlah kunjungan sebagai salah satu sumber pendapatan utama.

Jika tren ini terus berlanjut, model bisnis media digital berpotensi menghadapi tekanan yang semakin besar. Karena itu, sejumlah penerbit media di berbagai negara mulai mendorong lahirnya aturan dan skema kerja sama baru agar penggunaan konten oleh platform AI tetap memberikan manfaat yang adil bagi industri pers.

Fenomena zero click search menunjukkan perubahan besar dalam cara informasi dikonsumsi di internet. Perubahan tersebut sekaligus menjadi pekerjaan rumah baru bagi industri media di era AI.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article