Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Fakta Unik Stasiun Gambir, Gerbang Jaringan Kereta Api di Indonesia

4 Fakta Unik Stasiun Gambir, Gerbang Jaringan Kereta Api di Indonesia
papan nama huruf balok di depan Stasiun Gambir (commons.wikimedia.org/Irvan Cahyo N)

Apakah kamu berencana melakukan perjalanan ke Jakarta, ibu kota Indonesia yang ramai? Jika ya, kamu dapat memilih Stasiun Gambir sebagai tempat yang tepat untuk memulainya. Stasiun ini terhubung dengan baik ke banyak bagian kota. Selain itu, menjadi pusat transit yang hebat yang dapat memastikan kelancarannya.

Stasiun Gambir adalah salah satu stasiun kereta utama di Jakarta dan menawarkan lebih dari sekadar layanan perjalanan. Memiliki sejarah yang kaya dan desain modern yang bersih sehingga nyaman untuk dikunjungi. Lokasinya yang sentral juga memudahkan banyak pelancong yang bepergian di sekitar kota. Yuk, simak fakta unik tentang Stasiun Gambir berikut ini, guys!

1. Hub utama kereta api jarak jauh di Jawa

potret peron Stasiun Gambir
peron Stasiun Gambir (commons.wikimedia.org/CEphoto, Uwe Aranas)

Stasiun Gambir merupakan pusat utama untuk perjalanan jarak jauh dan kereta antar kota di Jawa, pulau terpadat di Indonesia. Banyak kereta berangkat dan berakhir di sini setiap hari. Dari stasiun ini, kamu dapat melakukan perjalanan ke kota-kota populer seperti Yogyakarta. Kamu juga dapat pergi ke Surabaya dengan mudah.

Untuk memesan tiket secara daring, kamu dapat menggunakan situs resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI) atau platform perjalanan tepercaya. Metode ini cepat bagi sebagian besar pengunjung. Kamu juga dapat membeli tiket di stasiun jika mau. Namun, mungkin akan menghadapi antrean panjang dan tempat duduk yang terbatas, terutama pada jam sibuk dan hari libur.

2. Layanan di Stasiun Gambir

potret kedatangan KA Sembrani di Stasiun Gambir pada malam hari
potret kedatangan KA Sembrani di Stasiun Gambir pada malam hari (commons.wikimedia.org/Gaudi Renanda)

Dahulu, Stasiun Gambir terutama melayani kereta kelas eksekutif dan bisnis. Sekitar tahun 2016, KAI mulai menambahkan gerbong ekonomi yang lebih baik ke beberapa rute. GPSmyCity menyebutkan bahwa perubahan ini termasuk layanan seperti Argo Parahyangan. Hal ini menunjukkan pergeseran menuju perjalanan kereta api yang lebih baik dan terbuka bagi semua penumpang.

Meskipun Gambir saat ini tidak melayani KRL Commuter Line yang menghubungkan Jakarta—Bogor, ada rencana untuk mengaktifkannya kembali. Ide ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan banyak penumpang setiap hari. Stasiun terdekat seperti Gondangdia dan Juanda sering kali sangat ramai. Penambahan layanan ini kembali dapat membuat perjalanan lebih lancar bagi para komuter.

3. Arsitektur Stasiun Gambir

potret ruang tunggu di dalam Stasiun Gambir
potret ruang tunggu di dalam Stasiun Gambir (commons.wikimedia.org/CEphoto, Uwe Aranas)

Dibangun pada era Hindia Belanda, Stasiun Gambir kemudian direnovasi pada akhir abad ke-20 untuk meningkatkan tampilan dan layanannya. Stasiun memiliki tiga lantai dengan fungsi yang jelas. Lantai pertama memiliki toko-toko, tempat makan, dan loket tiket. Adapun lantai kedua dan ketiga menawarkan ruang tunggu, tempat makan, serta area untuk kedatangan dan keberangkatan kereta.

Stasiun Gambir juga menawarkan banyak fasilitas tambahan untuk penumpang. Memiliki pusat ATM, toilet bersih, telepon umum, dan lift untuk akses mudah ke semua lantai. Fitur-fitur ini membantu membuat perjalanan lebih aman dan nyaman. Terdapat juga area taksi di sisi timur, sehingga memudahkan untuk melanjutkan perjalanan.

4. Terletak dekat lokasi-lokasi terkemuka di Jakarta

potret pemandangan Monumen Nasional dari Stasiun Gambir
potret pemandangan Monumen Nasional dari Stasiun Gambir (commons.wikimedia.org/Gaudi Renanda)

Salah satu keunggulan Stasiun Gambir adalah lokasinya yang dekat dengan banyak tempat wisata utama Jakarta. Monumen Nasional, simbol penting Indonesia, berada tepat di seberang jalan sehingga kamu dapat berjalan kaki ke sana dalam hitungan menit. Ada juga Museum Nasional, museum terbesar dan tertua negara ini berjarak sekitar 1,5 km. Museum ini mudah dijangkau dengan transportasi daring.

Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta adalah dua tempat ibadah utama di Jakarta yang berjarak sekitar 2 km dari stasiun. Keduanya menunjukkan kekayaan perpaduan kepercayaan dan rasa persatuan kota yang kuat. Selain itu, berbagi ruang dan merayakan acara bersama menunjukkan harmoni sejati.

Stasiun Gambir lebih dari sekadar tempat pemberhentian kereta. Stasiun ini memadukan sejarah, gaya modern, dan akses mudah ke tempat-tempat penting Jakarta.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

Itinerary 3 Hari di Kanchanaburi: Rekomendasi Wisata Sejarah dan Alam

28 Apr 2026, 15:45 WIBTravel