Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Pasar Tradisional yang Menjadi Ikon Perayaan Imlek di Indonesia

ilustrasi keramaian pasar saat Imlek
ilustrasi keramaian pasar saat Imlek (pexels.com/Jerry Wang)

Meriahnya perayaan Imlek di Indonesia tidak cuma bisa kita jumpai dengan melihat dekorasinya yang memperindah sudut kota, tempat ibadah umat Buddha, atau pusat perbelanjaan modern saja.

Banyak pasar tradisional di Indonesia yang ikut andil setiap tahunnya dalam perayaan Tahun Baru China atau Imlek juga, lho. Namun ada lima pasar yang bisa dikatakan sebagai tempat ikonik perayaan Imlek. Siapa pun bisa mengunjunginya secara cuma-cuma alias gratis, lho. Pasar mana saja yang dimaksud?

1. Pasar Petak Sembilan, Jakarta

ilustrasi Kawasan Glodok, Jakarta
ilustrasi Kawasan Glodok, Jakarta (unsplash.com/Fahrizal Khoirul)

Berlokasi di kawasan Glodok atau Pecinan Jakarta, Pasar Petak Sembilan bisa dibilang episentrum perayaan Imlek di ibu kota, lho. Begitu memasuki kawasan Pasar Petak Sembilan, kamu akan disambut lorong-lorong sempit yang dipenuhi pedagang pernak-pernik Imlek mulai dari lampion, baju cheongsam, permen, hingga angpao.

Pasar Petak Sembilan bukan sekadar pasar untuk transaki jual beli saja, tetapi juga bernilai sejarah. Sebab, di lingkup pasar ini terdapat Vihara Dharma Bhakti di mana vihara tersebut merupakan salah satu kelenteng tertua di Jakarta, lho.

Menjelang Imlek, setiap sudutnya tidak hanya ada dekorasi Imlek dan pernak-pernik warna merah yang menonjol saja. Aroma kue keranjang hingga suara riuh rendah tawar-menawar dalam bahasa Mandarin maupun dialek lokal pun mampu menarik perhatian siapa pun saat pelesiran ke pasar ini.

2. Pasar Semawis, Semarang

ilustrasi pasar di malam hari
ilustrasi pasar di malam hari (unsplash.com/Peijia Li)

Setiap Imlek, Pasar Semawis jadi titik kemeriahan masyarakat keturunan Tionghoa maupun lokal. Pasar tersebut sering dijadikan sebagai ikon perayaan Imlek di Semarang, lho. Beragam atraksi budaya ditawarkan untuk memanjakan wisatawan seperti barongsai, wayang potehi, kaligrafi Mandarin, hingga acara makan bersama yang sering disebut Tuk Panjang.

Sebelum melakukan berbagai aktivitas seru menyambut Imlek di Pasar Semawis, biasanya wajib melakukan tradisi Ketuk Pintu yang dilakukan di Klenteng Tay Kak Sie sebagai simbol permohonan doa.

Pasar Semawis sendiri sebetulnya merupakan pasar malam yang rutin diadakan, namun skalanya berubah menjadi sangat kolosal menjelang Tahun Baru China atau Imlek. Perayaan Imlek di Pasar Semawis kian seru karena diisi oleh ratusan stan makanan yang menggiurkan lidah.

3. Pasar Gede, Solo

Pasar Gede Solo
Pasar Gede Solo (unsplash.com/Prabu Panji)

Menjelang Imlek, dekorasi lampion menghiasi langit-langit Kota Solo khususnya di sepanjang jalan dan sekitar Pasar Gede, lho. Di Balai Kota Solo yang lokasinya berdekatan dengan Pasar Gede pun biasanya terdapat dekorasi semi permanen berbentuk naga hingga gapura khas Imlek.

Pasar Gede Hardjonagoro sendiri adalah bukti nyata toleransi di Indonesia, lho. Tak cuma canrtik dengan dekorasi khas Imlek, tapi juga dilengkapi dengan tradisi rutin setiap tahun bernama Grebeg Sudiro. Tradisi tersebut semacam festival kirab yang menggabungkan budaya Jawa dan Tionghoa. Kamu akan melihat gunungan yang berisi hasil bumi dan kue keranjang diarak di sekitar pasar hingga menyaksikan parade budaya seperti barongsai.

4. Pasar Lama Tangerang, Tangerang

ilustrasi pasar di Indonesia
ilustrasi pasar di Indonesia (pexels.com/Febry Arya)

Tak jauh dari ibu kota, ada Pasar Lama Tangerang yang juga termasuk bagian dari pasar identik dengan perayaan Imlek. Kawasan Pasar Lama Tangerang sendiri bisa dikatakan rumah bagi komunitas peranakan yang dikenal dengan sebutan Cina Benteng.

Perayaan Imlek di Pasar Lama Tangerang bisa dibilang cukup menarik karena menggabungkan budaya Tiongoha dengan Betawi. Selain sering jadi tujuan untuk berburu pernak-pernik Imlek oleh masyarakat Tangerang, Pasar Lama Tangerang juga bisa jadi pilihan kulineran apalagi banyak sekali makanan peranakan legendaris yang bisa kamu temukan di pasar ini.

5. Pasar Hongkong, Singkawang

ilustrasi pecinan
ilustrasi pecinan (google.com/maps/ Noppon Meenuch)

Tidak lengkap membicarakan Imlek tanpa menyebut Singkawang, salah satu kota di Kalimantan Barat yang lekat dengan budaya Tionghoa. Kota yang sering dijuluki Kota Seribu Kelenteng ini memiliki Pasar Hongkong yang saat Imlek menjadi titik nadi di mana kemeriahan tersebut berpusat.

Di Pasar Hongkong, kamu akan merasakan suasana yang mirip dengan kota-kota di Tiongkok atau Hong Kong saat Imlek. Bukan karena dekorasi Imlek saja. Mayoritas penduduk Tionghoa di kawasan ini juga menggunakan bahasa Hakka dalam berkomunikasi sehari-hari, lho.

Menjelang puncak perayaan Imlek yaitu Cap Go Meh, Pasar Hongkong kian padat oleh turis domestik maupun mancanegara yang ingin melihat dari dekat atraksi Tatung yang terkenal magis dan ekstrem.

Kelima pasar tradisional di atas membuktikan bahwa Imlek di Indonesia bukan sekadar perayaan agama atau etnis tertentu saja, melainkan festival budaya yang dirayakan oleh semua orang Indonesia. Kalau kamu kepengin menikmati meriahnya Imlek yang menyatu dengan keramaian tanpa keluar biaya, lima pasar tadi bisa masuk dalam daftar kunjunganmu saat liburan Imlek, lho.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

6 Bangunan Ikonik di Osaka, Turis Wajib Mampir!

17 Feb 2026, 15:15 WIBTravel