Selain itu, Mogi das Cruzes juga merupakan tempat kelahiran Neymar pada 1992. Meski pindah ke Santos saat kecil, nama sang pesepak bola ikut membuat kota ini semakin dikenal. Tak hanya tentang Neymar, Mogi das Cruzes juga memiliki berbagai destinasi menarik untuk dijelajahi. Yuk, simak sama-sama!
5 Rekomendasi Aktivitas Wisata Mogi das Cruzes, Kota Kelahiran Neymar yang Asri

- Mogi das Cruzes, kota kelahiran Neymar di São Paulo, dikenal dengan alam hijau, pertanian subur, dan pengaruh budaya Jepang yang kuat.
- Destinasi populer meliputi Pico do Urubu untuk panorama alam, Casarão do Chá sebagai warisan imigran Jepang, serta Parque Centenário yang menawarkan taman bergaya Jepang.
- Mercado do Produtor menampilkan hasil bumi segar dari petani lokal, menjadikan Mogi das Cruzes menarik bagi pencinta kuliner dan agrowisata.
Mogi das Cruzes adalah kota di negara bagian São Paulo yang menawarkan suasana berbeda dari kawasan metropolitan di sekitarnya. Berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat São Paulo, kota ini dikenal dengan alam hijau, pertanian, dan pengaruh budaya Jepang yang masih kuat.
1. Menyaksikan matahari terbit dari Pico do Urubu

Bagi pencinta panorama alam, Pico do Urubu menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Titik tertinggi di Mogi das Cruzes ini berada di ketinggian sekitar 1.140 meter di atas permukaan laut dan dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menikmati pemandangan Pegunungan Serra do Mar. Saat cuaca cerah, hamparan lembah hijau hingga siluet kota dapat terlihat dari gardu pandang.
Banyak wisatawan datang sebelum matahari terbit untuk menyaksikan kabut tipis yang perlahan menghilang di antara perbukitan. Lokasi ini juga populer sebagai tempat lepas landas paralayang sehingga tidak jarang pengunjung dapat melihat atlet terbang melintasi langit. Selain berburu foto, suasana yang sejuk membuat Pico do Urubu cocok dijadikan tempat menikmati pagi sebelum menjelajahi destinasi lain di Mogi das Cruzes.
2. Mengenal jejak imigran Jepang di Casarão do Chá

Salah satu ikon budaya Mogi das Cruzes adalah Casarão do Chá. Bangunan kayu bergaya Jepang ini didirikan pada 1942 oleh arsitek sekaligus imigran Jepang, Kazuo Hanaoka, sebagai pabrik pengolahan teh. Kini, bangunan tersebut telah dipugar dan ditetapkan sebagai situs warisan budaya karena menjadi saksi penting perkembangan komunitas Jepang di wilayah São Paulo.
Selain mengagumi arsitekturnya yang unik, pengunjung dapat mengikuti tur singkat untuk mengenal sejarah bangunan dan proses produksi teh pada masa lalu. Di akhir pekan, kawasan ini kerap menjadi lokasi pameran seni, bazar budaya, hingga demonstrasi upacara minum teh. Suasana pedesaannya yang tenang membuat Casarão do Chá terasa sangat berbeda dari hiruk pikuk kota besar di Brasil.
3. Berjalan santai di Parque Centenário da Imigração Japonesa

Parque Centenário da Imigração Japonesa dibangun untuk memperingati 100 tahun kedatangan imigran Jepang di Brasil. Taman seluas puluhan hektar ini memiliki danau buatan, jembatan bergaya Jepang, taman bunga, serta jalur pejalan kaki yang dikelilingi pepohonan rindang. Suasananya sangat nyaman sehingga menjadi tempat favorit warga untuk berolahraga maupun berpiknik.
Pada musim semi, beberapa sudut taman tampak semakin indah karena dipenuhi bunga yang bermekaran. Pengunjung juga dapat menyewa sepeda atau sekadar duduk di tepi danau sambil menikmati suasana yang tenang. Jika datang bersama keluarga, taman ini memiliki area bermain anak dan ruang terbuka yang luas sehingga cocok untuk menghabiskan waktu seharian.
4. Berbelanja hasil bumi segar di Mercado do Produtor

Mogi das Cruzes dikenal sebagai salah satu sentra pertanian penting di negara bagian São Paulo. Kesuburan tanah di wilayah ini menghasilkan beragam sayuran, buah-buahan, jamur, dan bunga yang dipasok ke berbagai kota besar di Brasil. Untuk melihat langsung kekayaan hasil bumi tersebut, sempatkan mengunjungi Mercado do Produtor.
Pasar ini menjadi tempat berkumpulnya petani lokal yang menjual produk segar langsung dari kebun. Selain berbelanja, kamu juga bisa mencicipi buah musiman, membeli selai buatan rumahan, madu lokal, hingga berbagai makanan khas yang dibuat menggunakan bahan-bahan dari kawasan sekitar. Datang pada pagi hari menjadi waktu terbaik karena pilihan produknya masih lengkap dan aktivitas pasar sedang berlangsung paling ramai. Bagi pencinta wisata kuliner dan agrowisata, Mercado do Produtor menawarkan pengalaman yang memperlihatkan sisi lain Mogi das Cruzes yang jarang diketahui wisatawan mancanegara.
Di balik predikatnya sebagai kota kelahiran Neymar, Mogi das Cruzes memiliki banyak alasan untuk dikunjungi. Mulai dari menelusuri jejak komunitas Jepang hingga berburu hasil bumi segar langsung dari daerah penghasilnya, setiap pemberhentian menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di pusat kota São Paulo. Itulah yang membuat Mogi das Cruzes layak dipertimbangkan sebagai destinasi alternatif saat menjelajahi Brasil.

















![[QUIZ] Dari Karakter Upin dan Ipin Idolamu, Kami Tahu Pantai di Bali yang akan Kamu Kunjungi!](https://image.idntimes.com/post/20250430/cover-c75c5f13c53b4ed9e9a67e46544b465f.jpg)
