Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Secondary Destination di Jepang selain Tokyo yang Menarik untuk Dikunjungi

4 min read
5 Secondary Destination di Jepang selain Tokyo yang Menarik untuk Dikunjungi
ilustrasi suasana kota Tokyo, Jepang (pixabay.com/uniquedesign52)
  • Kyoto menawarkan kuil, taman, kawasan tradisional, dan peninggalan budaya seperti Kiyomizudera, Nijo Castle, Gion, serta Higashiyama.
  • Osaka menghadirkan perpaduan wisata sejarah, belanja, hiburan, dan kuliner lokal melalui Osaka Castle, Dotonbori, serta Nipponbashi.
  • Nara, Kanazawa, dan Takayama menyuguhkan suasana lebih tenang lewat situs bersejarah, rusa di Nara Park, taman, pasar lokal, kota tua, dan budaya tradisional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Jepang, Tokyo mungkin menjadi kota yang pertama kali masuk dalam itinerary. Namun, Jepang punya banyak secondary destination menarik yang menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari kota bersejarah, kuliner khas, hingga pemandangan alam yang memukau. Jadi, jangan buru-buru memenuhi itinerary hanya dengan destinasi populer di Tokyo karena masih banyak tempat lain yang sayang untuk dilewatkan.

Menjelajahi secondary destination di Jepang juga bisa membuat perjalanan terasa lebih beragam karena setiap daerah memiliki karakter yang berbeda. Kamu bisa menemukan suasana kota yang lebih tenang, bangunan tradisional, kawasan bersejarah, dan kuliner lokal yang khas. Kalau penasaran destinasi mana saja yang bisa dimasukkan ke itinerary, simak lima pilihannya berikut ini.

  1. 1. Kyoto

    potret Nijo Castle
    potret Nijo Castle (commons.wikimedia.org/CCP2017)

    Kyoto menjadi salah satu destinasi yang cocok dikunjungi setelah Tokyo karena menawarkan pengalaman yang sangat berbeda. Kota ini dikenal dengan kuil, taman, kawasan tradisional, dan berbagai peninggalan budaya Jepang yang masih terawat. JNTO juga menempatkan Kyoto sebagai salah satu bagian penting dalam rute wisata Jepang yang menghubungkan Tokyo, Kansai, dan Hiroshima.

    Kamu bisa mengunjungi Kiyomizudera, Nijo Castle, Nishiki Market, hingga kawasan Gion dan Higashiyama. Selain menikmati bangunan bersejarah, berjalan kaki menyusuri kawasan tradisional Kyoto juga bisa menjadi pengalaman tersendiri. Destinasi ini cocok untuk kamu yang ingin merasakan sisi Jepang yang lebih kental dengan tradisi dan budaya.

  2. 2. Osaka

    ilustrasi Osaka Castle
    ilustrasi Osaka Castle (pexels.com/Satoshi Hirayama)

    Osaka bisa menjadi pilihan menarik kalau kamu ingin menikmati Jepang dari sisi yang lebih ramai dan penuh kuliner. Kota ini dikenal dengan kawasan hiburan, pusat perbelanjaan, dan makanan lokal seperti takoyaki yang mudah ditemukan di berbagai sudut kota. Dalam itinerary resmi JNTO, Osaka juga menjadi salah satu kota utama di kawasan Kansai bersama Kyoto dan Nara.

    Saat berada di Osaka, kamu bisa memasukkan Osaka Castle, Dotonbori, dan Nipponbashi ke dalam itinerary. Dotonbori khususnya menarik dikunjungi saat sore hingga malam karena kawasan di sekitar kanal dipenuhi papan reklame, restoran, dan tempat kuliner. Dengan perpaduan wisata sejarah, belanja, dan kuliner, Osaka bisa membuat perjalanan ke Jepang terasa semakin lengkap.

  3. 3. Nara

    ilustrasi rusa di Nara Park
    ilustrasi rusa di Nara Park (pexels.com/MacroLingo LLC)

    Nara menawarkan pengalaman yang cukup berbeda karena wisatawan dapat melihat rusa yang berkeliaran di Nara Park. Selain rusa, Nara memiliki banyak kuil dan situs bersejarah, termasuk Todaiji Temple yang menjadi rumah bagi patung Buddha perunggu berukuran besar. Nara juga mudah dijangkau dari Kyoto maupun Osaka sehingga cocok dimasukkan sebagai destinasi lanjutan dalam perjalanan di Jepang.

    Kamu bisa menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di Nara Park, mengunjungi Todaiji Temple, lalu melanjutkan perjalanan ke kawasan Naramachi. Suasana kota yang lebih tenang membuat Nara menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi Jepang yang berbeda dari kota metropolitan. Kalau ingin itinerary yang tidak hanya berisi pusat perbelanjaan dan gedung modern, Nara bisa menjadi pilihan.

  4. 4. Kanazawa

    potret Kenrokuen
    potret Kenrokuen (commons.wikimedia.org/663highland)

    Kanazawa dapat menjadi pilihan secondary destination untuk kamu yang ingin menjelajahi kota dengan suasana tradisional. Kota ini memiliki kawasan bersejarah, taman Jepang, pasar lokal, dan tradisi kerajinan yang masih menjadi bagian dari daya tarik wisatanya. JNTO memasukkan Kanazawa dalam rute alternatif dari Tokyo menuju Kyoto yang melewati Hokuriku dan Hida.

    Salah satu tempat yang bisa dikunjungi adalah Kenrokuen Garden yang dikenal sebagai salah satu taman lanskap utama di Jepang. Kamu juga dapat berjalan-jalan di Higashi Chaya District dan mencicipi makanan lokal di Omicho Market. Kanazawa cocok untuk kamu yang ingin mendapatkan pengalaman wisata Jepang yang tetap kental dengan budaya tapi tidak berfokus pada hiruk-pikuk kota besar.

  5. 5. Takayama

    potret Takayama
    potret Takayama (commons.wikimedia.org/MaedaAkihiko)

    Takayama menawarkan suasana yang berbeda dengan destinasi perkotaan seperti Tokyo dan Osaka. Kota di Prefektur Gifu ini dikenal dengan kawasan kota tua, pasar pagi, dan kuliner lokal seperti Hida beef. Takayama juga menjadi salah satu destinasi yang direkomendasikan JNTO dalam rute alternatif yang menghubungkan Tokyo, Hokuriku, Hida, Kansai, dan Hiroshima.

    Kamu bisa berjalan santai menyusuri bangunan-bangunan tradisional di kawasan kota tua sembari mampir ke toko dan tempat makan lokal. Suasana pegunungan di sekitarnya juga membuat perjalanan terasa lebih tenang dibandingkan ketika berada di pusat Kota Tokyo. Takayama menarik untuk dimasukkan ke itinerary jika kamu ingin melihat sisi Jepang yang lebih tradisional dan dekat dengan suasana pedesaan.

    Setelah melihat pilihan-pilihan tersebut, itinerary Jepang kamu tidak harus berhenti pada Tokyo saja. Menariknya, setiap kota punya cerita dan suasana sendiri yang bisa membuat satu perjalanan terasa seperti beberapa pengalaman berbeda. Tinggal siapkan itinerary, lalu pilih destinasi yang paling sesuai dengan gaya liburanmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More