Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tempat Terbaik Melihat Shibazakura di Wilayah Kanto saat Musim Semi
Hitsujiyama Park, Chichibu (commons.wikimedia.org/Koda6029)

Apakah kamu pernah melihat bunga shibazakura? Bunga bernama lain moss phlox tersebut mekar antara pertengahan April hingga awal Juni. Warnanya putih, pink, dan ungu yang semakin menarik saat mekar bersamaan dengan sakura.

Shibazakura tidak sepopuler sakura, tetapi masyarakat Jepang juga menggelar acara tahunan untuk melihat puncak mekarnya, yakni Festival Fuji Shibazakura. Penasaran seperti apa keindahannya? Berikut ini lima tempat terbaik melihat shibazakura di Wilayah Kanto. Mudah dijangkau dari Tokyo!

1. Hitsujiyama Park, Chichibu, Prefektur Saitama

Hitsujiyama Park, Chichibu, Prefektur Saitama (facebook.com/saitamajapan.en)

Bukit Shibazakura di Hitsujiyama Park, sekitar 10 menit berjalan kaki dari pintu masuk taman ditumbuhi lebih dari 400.000 tanaman moss phlox. Setidaknya 10 varietas berbeda ditanam di lahan seluas 17.600 meter persegi itu. Pengunjung dapat menghabiskan waktu selama 1 jam untuk berjalan santai dan menikmati keindahannya.

Daya tarik utamanya terletak pada pola penataan bunga yang apik seperti berbentuk hati atau gelombang sesuai warnanya. Semakin menawan dengan adanya Gunung Buko yang menjadi simbol Chichibu sebagai latarnya. Pantas saja kalau menjadi salah satu lokasi yang paling diminati penggemar fotografi.

Alamat: 6360 Omiya, Chichibu, Prefektur Saitama.

Akses: 

  • Berjalan kaki sekitar 15 menit dari Stasiun Seibu-Chichibu di Jalur Seibu Chichibu Line.

  • Berjalan kaki sekitar 20 menit dari Stasiun Yokoze di Jalur Seibu Chichibu Line.

  • Berjalan kaki sekitar 17 menit dari Stasiun Onohata (Stasiun Shibazakura) di Jalur Chichibu Railway.

2. Tokyo German Village, Sodegaura, Prefektur Chiba

Tokyo German Village, Sodegaura, Prefektur Chiba (photo-ac.com/Chaco)

Namanya Tokyo German Village bukan berarti letaknya di Tokyo, ya. Taman tersebut bertema bunga dan tanaman hijau yang merekonstruksi pedesaan Jerman. Kamu dapat melihat berbagai jenis bunga sepanjang tahun, termasuk hydrangea, mawar, poppy, dan tentu sakura.

Sebanyak 250.000 tanaman shibazakura ada di sini yang biasanya mekar pada akhir Maret hingga akhir April. Taman ini termasuk tujuan favorit untuk wisata keluarga dan pasangan, sehingga cenderung lebih ramai saat puncak mekarnya tiba. Harga tiket masuknya mulai 300 yen (sekitar Rp33.000) hingga 1.000 yen (sekitar Rp108.000) dan biaya parkir 1.000 yen (sekitar Rp108.000) untuk kendaraan roda empat.

Alamat: 419 Nagayoshi, Seodegaura, Prefektur Chiba.

Akses: 

  • Sekitar 5 menit dari Anesaki-Sodegaura IC di Jalan Tol Tateyama.

  • Sekitar 10 menit dari Kisarazu-Higashi IC di Jalan Tol Ken-O.

  • Sekitar 45 menit naik bus ekspres Capina dari Stasiun JR Chiba.

  • Bisa naik bus lokal dari Stasiun JR Anegasaki atau Stasiun JR Sodegaura.

3. Ichikai-machi Shibazakura Park, Ichikai, Prefektur Tochigi

Ichikai-machi Shibazakura Park, Ichikai (commons.wikimedia.org/Tatsundo h)

Sekitar 2 jam perjalanan dari Tokyo menggunakan mobil maupun kereta api, Ichikai-machi Shibazakura Park bisa menjadi pilihan tempat one day trip saat musim semi. Sekitar 260.000 tanaman shibazakura menghiasi taman ini. Ditata dengan rapi dengan pola beragam sehingga memberikan lanskap yang menarik dan artistik.

Pengunjung dapat melihatnya dari sudut berbeda karena dilengkapi dek observasi dengan pemandangan 360 derajat. Gradasi warna pink, putih, dan ungu akan tampak lebih jelas. Kamu bisa berkunjung saat Festival Shibazakura berlangsung, biasanya mulai awal April hingga awal Mei.

Alamat: 614-1 Miage, Kota Ichikai, Distrik Haga, Prefektur Tochigi.

Akses: 

  • Sekitar 30 menit dari Mooka IC di Jalan Tol Kita-Kanto.

  • Sekitar 40 menit dari Yaita IC di Jalan Tol Tohoku.

  • Sekitar 15 menit naik taksi dari Stasiun JR Karasuyama di Jalur JR Karasuyama Line.

4. Hitachi Seaside Park, Hitachinaka, Prefektur Ibaraki

ilustrasi hamparan bunga shibazakura (pexels.com/pixabay)

Meski Hitachi Seaside Park terkenal dengan hamparan bunga nemophila, taman ini juga menawarkan bunga shibazakura yang tidak kalah menarik. Letaknya di area Tamago no Mori Flower Garden, perpaduan bunga tersebut seolah mewakili harmoni musim semi. Warna putih, pink, dan ungu dari shibazakura akan berpadu dengan birunya nemiphila.

Setiap musim semi, terutama pada pertengahan April hingga awal Mei, kamu dapat melihat pemandangan tersebut. Pantas saja kalau menjadi salah satu tempat berswafoto yang populer. Selain itu, kamu dilengkapi jalur sepeda dan kincir ria, membuat aktivitas musim semi semakin seru.

Alamat: 605-4 Mawatari Onuma, Hitachinaka, Prefektur Ibaraki.

Akses: 

  • Sekitar 15 menit dari Hitachinaka IC di Jalan Tol Kita-Kanto.

  • Sekitar 20 menit dari Hitashi-Minami-Ota IC di Jalan Tol Joban.

  • Sekitar 15 menit naik bus dari Exit East Stasiun JR Katsuta.

  • Sekitar 10 menit naik bus atau 20 menit jalan kaki dari Stasiun Ajigaura di Jalur Hitachinaka Seaside Railway.

5. Misato Shibazakura Park, Takasaki, Prefektur Gunma

Misato Shibazakura Park, Takasaki (photo-ac.com/NEOYAJI1970)

Sedikit lebih jauh dari Tokyo, tempat lain yang tidak kalah menarik yakni Misato Shibazakura Park. Taman ini dihiasi 260.000 shibazakura yang bermekaran di atas lahan seluas 2,9 hektare. Bunga tersebut ditata membentuk pola gelombang dan pusaran untuk membentuk jubah Putri Orihime.

Festival Shibazakura juga digelar di sini, sehingga pengunjung bisa melihat keindahannya sambil menyantap kuliner lokal. Biasanya berlangsung selama awal April hingga awal Mei. Harga tiket masuknya mulai 100 yen (sekitar Rp11.000) hingga 310 yen (sekitar Rp34.000). 

Alamat: 12-1 Matsunozawa, Misato-cho, Takasaki, Prefektur Gunma.

Akses: 

  • Sekitar 30 menit dari Maebashi IC di Jalan Tol Kan-Etsu.

  • Sekitar 25 menit dari Komayose Smart IC di Jalan Tol Kan-Etsu.

  • Naik bus dari Stasiun Takasaki di Jalur JR Takasaski menuju Minosato atau Ikaho Onsen selama 40 menit, turun di Minosato Bus Depot. Berganti bus menuju Harugano dengan perjalanan sekitar 10 menit dan turun di Kannonzaka. Lanjut jalan kaki selama 5 menit.

Kelima tempat terbaik melihat shibazakura di Wilayah Kanto tersebut dapat dengan mudah dijangkau dari Tokyo menggunakan transportasi umum. Meski perlu transit dan berganti moda transportasi, bisa jadi alternatif tujuan one day trip. Yuk, rencanakan liburanmu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team