Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Bunga Warna Pink yang Mekar saat Musim Semi di Jepang, Indah dan Memikat

7 Bunga Warna Pink yang Mekar saat Musim Semi di Jepang, Indah dan Memikat
bunga sakura di Kanayama Ajisai Garden (facebook.com/fukuoka.prefecture.tourism)

Musim semi menjadi salah satu waktu terbaik untuk liburan ke Jepang. Sesuai dengan julukannya sebagai Negeri Sakura, kamu bisa melihatnya secara langsung saat mekar. Bukan hanya sakura, berbagai jenis bunga mekar bergantian sejak awal hingga akhir musim semi.

Menariknya, pink menjadi salah satu warna yang identik dengan musim semi di Jepang. Sebab, kamu dapat menjumpainya langsung pada berbagai jenis bunga yang mekar bergantian selama periode tersebut. Lebih lengkapnya, berikut ini beberapa bunga warna pink yang mekar saat musim semi di Jepang.

1. Kawazu sakura (awal Februari–awal Maret)

Kawazu sakura, Miura Kaigan Cherry Blossom Festival, Kawazu
Kawazu sakura, Miura Kaigan Cherry Blossom Festival, Kawazu (commons.wikimedia.org/MaedaAkihiko)

Musim semi diawali dengan mekaranya bunga Kawazu sakura (Kawasuzakura) sekitar awal Februari hingga awal Maret. Bunga tersebut termasuk jenis sakura yang berbunga lebih awal dan biasanya mekar sekitar dua minggu. Sesuai namanya, Kota Kawazu di Semenanjung Izu menjadi pusat festival yang dapat menarik hampir 2 juta pengunjung setiap tahunnya.

Varietas sakura ini pertama kali ditemukan di Kawazu tahun 1950-an. Kemudian, ditanam di seluruh kota, sebagian besar di sepanjang tepi Sungai Kawazu. Tidak jauh dari sungai, terdapat pohon Kawazuzakura yang telah berusia lebih dari 60 tahun. 

2. Bunga persik (awal Maret–pertengahan Mei)

bunga persik di Ibaraki Koga Park
bunga persik di Ibaraki Koga Park (commons.wikimedia.org/京浜にけ)

Sering dikira sakura karena memang mirip, bunga persik atau peach blossom berwarna pink lebih pekat. Namun, ada pula yang berwarna putih dan merah. Masa mekarnya cenderung lebih lama dibanding sakura, tergantung pada daerahnya sehingga musim semi terasa lebih panjang.

Festival Hanamomo berlangsung sesuai dengan puncak mekarnya bunga persik. Salah satu tempat paling populer untuk menyaksikan keindahannya yakni Hanamomo no Sato di Achi, Prefektur Nagano. Ribuan pohon bunga persik menghiasi lereng bukit, berderet di tepi jalan dengan gradasi warna menarik.

3. Yaezakura (pertengahan April–awal Mei)

yaezakura di Matsuyama Castle
yaezakura di Matsuyama Castle (photo-ac.com/Kua)

Yaezakura termasuk jenis bunga sakura yang mekar hampir akhir musim semi, setelah Somei Yoshino sakura. Biasanya akan mulai mekar pada awal April di daerah yang hangat, sedangkan di kawasan Tokyo puncaknya pertengahan April. Semakin ke utara seperti Hokkaido, maka bisa mekar pada awal Mei.

Warna pink lebih terlihat dan punya lima kelopak sehingga tampak tebal serta berlapis-lapis. Kamu bisa menemukannya di berbagai taman, jalanan kota, hingga halaman kastil bersejarah. Jika penasaran, kamu dapat mengunjungi Imperial Palace Gardens dan Shinjuku Gyoen di Tokyo, serta Shizumine Furusato Park di Ibaraki.

4. Azalea (pertengahan April–awal Mei)

Festival Azalea Bunkyo di Kuil Nezu
Festival Azalea Bunkyo di Kuil Nezu (commons.wikimedia.org/江戸村のとくぞう)

Pada periode mekar yang sama dengan bunga sebelumnya, kamu dapat melihat azalea. Visualnya menarik karena seperti semak yang bergerombol masing-masing satu warna. Merah, pink, ungu, dan putih dengan ukuran beragam, karena jenisnya berbeda.

Bunga azalea tumbuh di daerah bukit, tetapi tidak perlu mendaki untuk melihatnya. Festival Azalea Bunkyo di Kuil Nezu menjadi salah satu tempat terbaik yang dapat dikunjungi selama bulan April. Terkenal dengan spot ikonik berupa gerbang torii yang dikelilingi hamparan azalea pink.

5. Shibazakura (pertengahan April–akhir Mei)

Fuji Shibazakura Festival
Fuji Shibazakura Festival (commons.wikimedia.org/白鳥)

Tanaman semak berbunga lainnya yang turut mewarnai musim semi di Jepang adalah shibazakura. Bunga bernama lain moss phlox ini tersebar luas di berbagai daerah, kecuali Okinawa. Warna yang umum dijumpai mirip dengan azalea, pink, ungu, dan putih.

Festival Shibazakura juga digelar di berbagai taman yang umumnya bersuhu sejuk, dekat perbukitan atau pegunungan. Ratusan ribu bunga yang mekar akan seperti karpet alam dengan pola unik. Beberapa tempat yang menggelar festival tersebut, yakni Hitsujiyama Park (Saitama), Fuji Motosuko Resort (Yamanashi), dan Higashimokoto Shibazakura Park (Hokkaido). 

6. Wisteria (pertengahan April–pertengahan Mei)

wisteria di Ashikaga Flower Park
wisteria di Ashikaga Flower Park (photo-ac.com/WATERWATER)

Akhir musim semi saatnya bunga wisteria yang menggantung dan biasanya dibentuk seperti terowongan menjadi primadona. Bagi orang Jepang, bunga ini melambangkan keberuntungan, cinta dan umur panjang. Sebagai salah satu bunga yang paling dihargai di sana, bahkan disebut dalam koleksi puisi klasik Jepang, Manyoshu.

Setiap akhir April hingga awal Mei, periode puncak mekarnya wisteria, festival juga akan digelar. Kamu dapat melihat keindahannya siang dan malam. Salah satu tempat yang populer adalah Ashikaga Flower Park di Tochigi, terdapat wisteria berusia 160 tahun dan wisteria tunnel sepanjang 80 meter.

7. Peony (pertengahan April–akhir Mei)

Festival Peony di Atagoyama Park
Festival Peony di Atagoyama Park (photo-ac.com/akaba)

Peony bukan asli Jepang, karena dibawa dari China untuk tujuan pengobatan pada periode Nara. Keberadaannya sangat dihargai seperti di halaman Kuil Ueno Toshogu, Tokyo. Taman tersebut ditumbuhi sekitar 600 tanaman peony dari 110 varietas, dibuka untuk umum pada 1980 sebagai bentuk persahabatan Sino–Jepang.

Ingin melihat lebih banyak lagi? Terdapat Taman Peony Sukagawa di Fukushima yang luasnya sekitar 10 hektare, menampilkan 7.000 bunga peony dari 290 varietas. Keindahan tersebut telah ditetapkan sebagai salah satu Japan’s Special Places of Scenic Beauty pada 1952.

Deretan bunga berwarna pink yang mekar saat musim semi di Jepang tersebut punya periode berbeda. Keberadaannya pun dihargai oleh masyarakat setempat dengan menggelar festival ketika puncak mekarnya. Mana yang paling menarik bagimu?


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

7 Bunga Warna Pink yang Mekar saat Musim Semi di Jepang, Indah dan Memikat

13 Apr 2026, 05:45 WIBTravel