Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Destinasi Wisata Dunia Terbaik Tahun 2026 Versi National Geographic

Ilustrasi Pegunungan Dolomites (Pexels.com/Mauricio Artieda)
Potret Pegunungan Dolomites (Pexels.com/Mauricio Artieda)

National Geographic kembali merilis daftar destinasi wisata dunia terbaik untuk tahun 2026 ini. Rekomendasi ini dikurasi langsung oleh editor, fotografer, dan jurnalis perjalanan mereka yang telah menjelajahi berbagai penjuru dunia dan memahami karakter tiap destinasi secara mendalam.

Pilihan destinasi tahun ini menyoroti tempat-tempat di mana keindahan alam, kekayaan budaya, dan inovasi pariwisata saling bertemu. Penasaran di mana saja destinasinya? Berikut deretan destinasi wisata dunia terbaik tahun 2026 versi National Geographic yang layak masuk bucket list perjalananmu.

Table of Content

1. Pegunungan Dolomites, Italia

1. Pegunungan Dolomites, Italia

Pegunungan Dolomites dikenal sebagai salah satu lanskap Alpen paling ikonik di Eropa. Tebing-tebing raksasa, punggungan bergerigi, serta puncak menjulang menciptakan panorama dramatis yang mudah dikenali.

Saat musim hangat, kawasan ini dihiasi hamparan bunga alpine, seperti snowbell ungu dan poppy kuning, yang bermekaran menjelang senja. Sementara itu, pada musim dingin, Dolomites menjadi surga olahraga salju dengan fasilitas ski kelas dunia. Daya tarik kawasan ini kian meningkat di 2026 karena Cortina d’Ampezzo akan menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin, menjadikannya pusat perhatian wisata global.

2. Quebec, Kanada

Potret wisata di Quebec, Kanada
Potret wisata di Quebec, Kanada (unsplash.com/Eloi Motte)

Quebec menawarkan pesona alam liar yang masih terjaga melalui kehadiran Taman Nasional Nibiischii, salah satu kawasan lindung terbaru di Kanada. Taman nasional ini membentang lebih dari 1 juta hektare di wilayah Eeyou Istchee–James Bay dan menjadi taman pertama di Quebec yang dikelola langsung oleh masyarakat adat.

Dari Montreal, wisatawan bisa menjangkau kawasan ini dengan penerbangan sekitar 90 menit. Sebagai destinasi terpencil, Nibiischii menghadirkan pengalaman menginap yang dekat dengan alam, mulai dari kabin tepi danau hingga chalet terapung. Jalur pejalan kaki di tepi tebing dan jembatan gantung juga menawarkan sudut pandang spektakuler ke arah hutan boreal yang luas.

3. Pantai Laut Hitam, Turki

Pantai Laut Hitam di Turki menawarkan pengalaman wisata yang unik karena memadukan pantai, pegunungan, budaya, dan kuliner dalam satu kawasan. Lanskapnya kontras, dengan pegunungan hijau yang menjulang di atas teluk biru berkilau.

Kota pesisir seperti Samsun dan Bartın dikenal dengan pantainya yang tenang, sedangkan Trabzon menyimpan jejak sejarah Yunani-Turki lewat bangunan dan situs arsitektur kuno. Tak hanya kaya secara visual, kawasan ini juga memikat lewat tradisi lokal dan hidangan khas yang mencerminkan percampuran budaya di wilayah Laut Hitam.

4. Pulau Dominika, Karibia

Potret wisata di Dominika
Potret wisata di Dominika (unsplash.com/Jared Lisack)

Dominika menjadi destinasi unggulan bagi pencinta alam dan petualangan. Pulau ini dikenal sebagai rumah bagi sekitar 200 paus sperma yang hidup menetap sepanjang tahun.

Pada 2026, Dominika akan meluncurkan Dominica Sperm Whale Reserve, cagar paus sperma pertama di dunia yang melindungi hampir 800 kilometer persegi perairan di lepas pantai barat pulau. Tak hanya lautnya yang menawan, daratan Dominika juga dipenuhi hutan hujan lebat, mata air panas, dan air terjun deras. Menariknya, keindahan alam ini bisa dinikmati dari udara melalui salah satu sistem kereta gantung terpanjang di dunia.

5. Rabat, Maroko

Rabat menawarkan perpaduan menarik antara sejarah kekaisaran, arsitektur modern, dan kehidupan budaya yang dinamis. Wisatawan bisa menyusuri gang sempit Casbah of Oudaya dari abad ke-12, lalu beralih ke boulevard lebar di kawasan Ville Nouvelle yang dibangun pada era kolonial Prancis.

Sejumlah landmark baru turut memperkuat wajah modern Rabat, termasuk situs Chellah yang telah direstorasi. Kompleks pemakaman Islam abad ke-14 ini berdiri di atas reruntuhan Romawi, menghadirkan lapisan sejarah yang unik. Penetapan Rabat sebagai World Book Capital 2026 oleh UNESCO semakin menegaskan peran kota ini sebagai pusat budaya dan literasi.

6. Hull, Yorkshire, Inggris

Potret wisata di Inggris
Potret wisata di Inggris (unsplash.com/43 Clicks North)

Hull merupakan kota pelabuhan di Inggris utara dengan sejarah maritim yang panjang. Pada abad ke-19, kota ini pernah menjadi salah satu pusat perburuan paus tersibuk di dunia sebelum berkembang sebagai pusat perikanan dan pelayaran.

Memasuki tahun 2026, Hull menjalani transformasi besar lewat proyek revitalisasi senilai 53 juta dolar AS. Proyek ini menyoroti 800 tahun warisan maritim kota melalui berbagai atraksi baru, seperti Hull Maritime Museum yang telah direnovasi, pusat pengunjung di North End Shipyard, serta dua kapal museum permanen, Arctic Corsair dan kapal mercusuar Spurn.

7. Khiva, Uzbekistan

Khiva dikenal sebagai museum terbuka Jalur Sutra dan menjadi salah satu destinasi unggulan Asia Tengah. Kota ini masuk daftar National Geographic seiring rencana revitalisasi besar-besaran yang dimulai pada 2026.

Akses menuju Khiva akan semakin mudah dengan hadirnya kereta cepat, ditambah layanan kereta tidur mewah Samarkand Express. Kehadiran hotel internasional bintang lima pertama, Mercure Khiva, juga menandai kesiapan kota ini menyambut wisatawan global. Di balik tembok kuno Itchan Kala yang berstatus Warisan Dunia UNESCO, wisatawan dapat menjelajahi madrasah bermozaik, masjid bertiang kayu khas, hingga istana yang telah direstorasi.

Setiap destinasi dalam daftar ini menawarkan perspektif baru tentang cara melihat dan menjelajahi dunia. Nah, kalau harus memilih satu, destinasi mana yang paling ingin kamu kunjungi pada tahun 2026 ini? Tulis di kolom komentar, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Travel

See More

7 Hal yang Harus Kamu Perhatikan saat Safety Demonstration di Pesawat

14 Jan 2026, 21:15 WIBTravel