Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Spot Quietcation Terbaik di Asia Tenggara, Minim Keramaian

7 Spot Quietcation Terbaik di Asia Tenggara, Minim Keramaian
ilustrasi traveler (pexels.com/Porapak Apichodilok)

Belakangan ini, konsep liburan gak lagi soal ramai-ramai dan itinerary padat. Banyak orang justru memilih quietcation, yaitu liburan tenang untuk recharge energi, menjauh dari hiruk pikuk kota, dan benar-benar menikmati waktu sendiri. Asia Tenggara punya banyak hidden gem yang cocok buat kamu yang cari ketenangan tanpa harus pergi terlalu jauh.

Berikut ini rekomendasi quietcation terbaik di Asia Tenggara, pas buat kamu yang ingin liburan santai, minim distraksi, dan jauh dari keramaian wisata mainstream.

1. Pulau Sombori, Indonesia

ilustrasi liburan
ilustrasi liburan (pexels.com/Te lensFix)

Terletak di Morowali, Sulawesi Tengah, Pulau Sombori sering disebut sebagai “Raja Ampat-nya Sulawesi”, tapi dengan suasana yang jauh lebih sepi. Gugusan pulau karst, laut biru jernih, dan desa nelayan yang masih sangat alami bikin tempat ini ideal buat quietcation.

Kamu bisa menghabiskan waktu dengan island hopping, snorkeling, atau sekadar duduk di dermaga menikmati matahari terbenam. Karena aksesnya cukup terbatas, jumlah wisatawan masih tergolong sedikit.

2. Siquijor Island, Filipina

ilustrasi Siquijor Island
ilustrasi Siquijor Island (pexels.com/Anne Sakari)

Siquijor dikenal sebagai pulau mistis, tapi justru itu yang bikin suasananya tenang dan gak terlalu ramai. Pantainya bersih, air lautnya jernih, dan ritme hidup warganya super slow.

Pulau ini cocok buat kamu yang ingin digital detox. Banyak eco-resort dan penginapan kecil yang fokus pada ketenangan, bukan hiburan berisik.

3. Koh Yao Noi, Thailand

ilustrasi pesona Koh Yao Noi
ilustrasi pesona Koh Yao Noi (pexels.com/Aykut Ekinci)

Kalau kamu pengin menikmati vibes Thailand tanpa keramaian ala Phuket, Koh Yao Noi adalah jawabannya. Pulau ini berada di antara Phuket dan Krabi, tapi jauh dari jalur wisata massal.

Pemandangan laut dengan latar tebing karst, sawah hijau, dan desa lokal bikin liburan terasa lebih personal. Cocok buat yoga retreat, membaca buku, atau sekadar menikmati sunyi.

4. Luang Prabang Outskirts, Laos

ilustrasi Luang Prabang Outskirts
ilustrasi Luang Prabang Outskirts (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Meski pusat Luang Prabang sering jadi tujuan wisata favorit, suasana berbeda justru terasa saat kamu menjauh sedikit dari keramaian kota. Di kawasan sekitarnya, ada banyak penginapan tenang yang menghadap Sungai Mekong atau berada di desa-desa hijau dengan nuansa alam yang masih sangat terasa.

Bangun pagi dengan suara alam dan menikmati kopi sambil melihat kabut pagi jadi pengalaman quietcation yang susah dilupakan.

5. Phu Quoc bagian utara, Vietnam

ilustrasi pantai di Phu Quoc
ilustrasi pantai di Phu Quoc (pexels.com/Lê Minh)

Phu Quoc mulai ramai, tapi bagian utaranya masih relatif sepi. Hutan nasional, pantai sunyi, dan resort eco-friendly bikin area ini cocok buat liburan tenang. Kamu bisa trekking ringan, menikmati pantai privat, atau sekadar bersantai tanpa gangguan keramaian turis di sini.

6. Kampot Countryside, Kamboja

ilustrasi Kampot Countryside
ilustrasi Kampot Countryside (pexels.com/So Phors)

Kampot terkenal dengan lada hitamnya, tapi suasana pedesaannya justru jadi daya tarik utama. Sungai tenang, pegunungan hijau, dan penginapan bergaya rustic menciptakan atmosfer slow living. Tempat ini cocok buat kamu yang ingin menulis, refleksi diri, atau healing tanpa distraksi berlebihan.

7. Ulu Yam Highlands, Malaysia

ilustrasi Ulu Yam Highlands Malaysia
ilustrasi Ulu Yam Highlands Malaysia (commons.wikimedia.org/Zackhaikaltarmizi)

Berjarak sekitar satu jam dari Kuala Lumpur, Ulu Yam menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dan jauh dari keramaian kota. Banyak homestay dan eco-lodge tersembunyi di tengah hutan dan perkebunan. Tempat ini pas buat short quietcation tanpa harus cuti panjang.

Selain dekat dan relatif terjangkau, Asia Tenggara punya keunggulan alam tropis, budaya ramah, dan banyak destinasi yang belum tersentuh pariwisata massal. Quietcation bukan cuma soal liburan, tapi juga soal menjaga kesehatan mental dan menemukan ritme hidup yang lebih pelan.

Kalau kamu mulai capek dengan liburan yang terlalu ramai, mungkin ini saatnya mencoba quietcation terbaik di Asia Tenggara dan benar-benar menikmati waktu untuk diri sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Apa yang Dimaksud dengan Overbooking di Hotel?

22 Feb 2026, 19:15 WIBTravel