Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Ubud Cocok Jadi Destinasi Quietcation? Ini Alasannya!

menikmati waktu berendam dengan bahan alami di Ubud
ilustrasi berendam dengan bahan alami di Ubud (pexels.com/Vous Bali)
Intinya sih...
  • Lingkungan alam yang tenang dan menenangkan
  • Ritme hidup yang lebih pelan
  • Banyak pilihan akomodasi yang mendukung ketenangan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di tengah ritme hidup yang semakin cepat dan berisik, konsep quietcation mulai banyak diminati. Quietcation adalah jenis liburan yang berfokus pada ketenangan, refleksi diri, dan menjauh sejenak dari hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari. Alih-alih mengejar itinerary yang padat, quietcation mengutamakan suasana yang damai dan menenangkan pikiran.

Ubud, sebuah kawasan di Bali yang dikenal dengan alam dan budayanya, sering disebut sebagai destinasi ideal untuk quietcation. Lingkungannya yang hijau, atmosfer spiritual, serta gaya hidup yang lebih pelan membuat Ubud berbeda dari tempat lain. Khusus untukmu, IDN Times Community membagikan lima alasan kenapa Ubud cocok untuk destinasi quietcation-mu selanjutnya.

1. Lingkungan alam yang tenang dan menenangkan

ilustrasi persawahan di Ubud
ilustrasi persawahan di Ubud (pexels.com/Mikhail Nilov)

Ubud dikelilingi hamparan sawah, hutan tropis, dan aliran sungai yang alami. Suara alam, seperti gemericik air dan angin di pepohonan, menciptakan suasana yang menenangkan tanpa perlu dicari. Kondisi ini membantu tubuh dan pikiran beristirahat dari kebisingan kota.

Kedekatan dengan alam membuat waktu berjalan terasa lebih lambat. Kamu bisa menikmati pagi dengan udara segar dan sore tanpa gangguan suara kendaraan. Inilah alasan utama banyak orang merasa lebih rileks begitu tiba di Ubud.

2. Ritme hidup yang lebih pelan

ilustrasi relaksasi di pinggir kolam renang di Ubud
ilustrasi relaksasi di pinggir kolam renang di Ubud (pexels.com/Vous Bali)

Berbeda dengan kawasan wisata Bali yang ramai, Ubud menawarkan ritme hidup yang lebih santai. Aktivitas sehari-hari masyarakat lokal berjalan dengan tenang dan tidak terburu-buru. Hal ini secara tidak langsung mengajak pengunjung untuk menyesuaikan tempo hidup mereka.

Ritme yang pelan ini memberi ruang untuk bernapas dan hadir sepenuhnya di setiap momen. Quietcation di Ubud memungkinkan kamu menikmati hari tanpa tekanan jadwal. Waktu menjadi sesuatu yang bisa dinikmati, bukan dikejar. Kamu bisa menikmati momen relaksasi di tepi kolam renang yang menenangkan.

3. Banyak pilihan akomodasi yang mendukung ketenangan

ilustrasi resor di Ubud
ilustrasi resor di Ubud (freepik.com/jcomp)

Ubud memiliki beragam penginapan yang dirancang untuk menghadirkan ketenangan. Mulai dari vila tersembunyi di tengah sawah hingga penginapan ramah alam dengan konsep minimalis. Banyak akomodasi juga menerapkan aturan sunyi dan privasi yang tinggi.

Lingkungan menginap yang tenang membantu kualitas istirahat menjadi lebih baik. Kamu bisa bangun tanpa suara bising dan menikmati waktu sendiri dengan nyaman. Akomodasi seperti ini sangat mendukung tujuan quietcation.

4. Budaya dan spiritualitas yang kuat

ilustrasi penari tradisional Bali
ilustrasi penari tradisional Bali (pexels.com/Pragyan Bezbaruah)

Ubud dikenal sebagai pusat seni dan spiritualitas di Bali. Upacara adat, pura, dan aktivitas spiritual menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Kehadiran budaya ini menciptakan suasana yang sakral dan menenangkan.

Banyak pengunjung merasa lebih mudah untuk refleksi diri saat berada di Ubud. Lingkungan yang sarat makna membuat quietcation terasa lebih mendalam. Tidak hanya tubuh yang beristirahat, tetapi juga pikiran dan jiwa.

5. Aktivitas sederhana yang fokus pada diri sendiri

Alas Harum Ubud Bali
Alas Harum Ubud Bali (freepik.com/sergeycauselove)

Ubud juga menawarkan berbagai aktivitas yang mendukung ketenangan batin. Yoga, meditasi, berjalan santai di sawah, hingga menulis jurnal menjadi kegiatan yang umum dilakukan. Aktivitas ini tidak membutuhkan energi besar, tetapi memberi dampak positif bagi kesehatan mental.

Pilihan aktivitas yang sederhana membantu kamu kembali terhubung dengan diri sendiri. Tanpa distraksi berlebihan, quietcation di Ubud menjadi waktu yang tepat untuk mengenal kebutuhan personal. Liburan pun terasa lebih bermakna dan tidak melelahkan.

Ubud bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang yang tepat untukmu berhenti sejenak dari keramaian hidup. Dengan alam yang menenangkan, ritme hidup yang pelan, serta budaya yang mendalam, Ubud memberi pengalaman quietcation yang utuh dan menenangkan. Yuk, rencanakan quietcation-mu di Ubud!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More

4 Alasan China Aman untuk Solo Traveler Perempuan, Jangan Ragu!

15 Jan 2026, 15:48 WIBTravel