Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Potret Desa Waerebo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)
  • Desa Wisata Waerebo di Manggarai, NTT, menutup kunjungan umum pada 15-16 November 2026 untuk pelaksanaan upacara adat Penti.

  • Penti merupakan perayaan tahunan pada 16 November sebagai penyambutan tahun baru budaya Waerebo sekaligus ungkapan syukur atas panen, diikuti seluruh warga.

  • Wisatawan saat Penti dibatasi maksimal 40 orang dengan reservasi resmi; kuota telah habis sejak 12 Oktober. Waerebo kembali dibuka normal mulai 17 November 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Desa Wisata Waerebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan ditutup sementara pada tanggal 15-16 November 2026. Penutupan dilakukan untuk penyelenggaran sebuah acara tahunan, yakni Penti.

Pengumuman ini disampaikan oleh Lembaga Pelestari Budaya Waerebo (LPBW) melalui akun Instagram resmi @waerebo.official pada Kamis (5/11/2026).

"Diberitahukan kepada seluruh calon pengunjung dan mitra perjalanan, bahwa Desa Wisata Waerebo tutup pada 15-16 November 2026," tulis akun tersebut.

Kordinator Reservasi Tamu Lembaga Pelestari Budaya Waerebo, Mikael Tonso, menjelaskan tentang adat Penti itu sendiri.

"Penti itu adalah upacara untuk menyambut tahun baru budaya Waerebo dan upacara syukur panen," ujar Mikael melalui pesan singkat yang diterima IDN Times, Jumat (6/11/2026).

Acara ini, kata Mikael, dilakukan setiap tahun, tepatnya pada tanggal 16 November. Seluruh masyarakat Waerebo akan berkumpul bersama untuk merayakannya.

Menerima turis dalam jumlah terbatas

Potret rumah adat Mbaru Niang di Desa Waerebo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

Selama perayaan Penti, Desa Waerebo tidak sepenuhnya ditutup dari wisatawan.

"Jadi, khusus pada saat perayaan Penti, tamu wisatawan dibatasi hanya maksimal 40 orang saja dan harus melakukan reservasi jauh-jauh hari di website resmi Waerebo," kata Mikael.

Lembaga Pelestari Budaya Waerebo membuka reservasi untuk acara ini pada tanggal 8 Oktober 2026. Empat hari kemudian, tepatnya pada tanggal 12 Oktober 2026, kuota tersebut sudah terpenuhi (sold out). Pengelola tidak menerima pengunjung tambahan di luar tamu yang telah melakukan reservasi dan mendapatkan konfirmasi resmi.

Kebijakan ini diambil demi menjaga kelancaran pelaksanaan ritual adat, menghormati nilai-nilai budaya leluhur, serta memastikan kenyamanan seluruh keluarga dan tamu yang telah terdaftar. Setelah perayaan Penti selesai, Waerebo akan dibuka lagi untuk kegiatan wisata.

"Tanggal 17 dan seterusnya akan kembali buka seperti biasa," ujar Mikael.

Demikian informasi tentang penutupan Desa Waerebo pada 15 dan 16 November 2026. Jangan sampai salah tanggal berkunjung, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article