Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berapa Lama Mendaki Gunung Fuji? Ini Penjelasannya!

Gunung Fuji, Jepang
Gunung Fuji, Jepang (unsplash.com/Mon Jester)
Intinya sih...
  • Gunung Fuji merupakan gunung tertinggi di Jepang dengan ketinggian 3.776 meter di atas permukaan laut (mdpl).
  • Ada 4 jalur pendakian menuju puncak Gunung Fuji, masing-masing dengan tingkat kesulitan dan fasilitas yang berbeda.
  • Durasi pendakian Gunung Fuji bervariasi tergantung jalur yang dipilih, rata-rata antara 5-10 jam untuk naik dan 3-4 jam untuk turun.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu yang pernah berkunjung ke Jepang pasti sempat menyaksikan penampakan Gunung Fuji setidaknya sekali. Bisa dibilang, Gunung Fuji merupakan salah satu landmark Jepang yang paling populer. Biasanya, turis hanya melihat Gunung Fuji dari kejauhan. Menikmati puncaknya yang diselimuti salju saja sudah terlihat mengagumkan.

Namun, tahukah kamu kalau ternyata Gunung Fuji juga bisa didaki? Yap, kamu gak salah dengar. Sama seperti kebanyakan gunung di Indonesia, Gunung Fuji juga terbuka untuk pendakian. Di sini juga tersedia beberapa jalur yang bisa dipilih oleh pendaki. Pertanyaannya, kira-kira berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendaki Gunung Fuji? Berikut jawaban dan penjelasannya!

1. Gunung Fuji merupakan gunung tertinggi di Jepang

ilustrasi pemandangan Gunung Fuji dari tepi danau
ilustrasi pemandangan Gunung Fuji dari tepi danau (unsplash.com/Greg)

Gunung Fuji merupakan sebuah gunung berapi aktif yang terletak di antara Prefektur Yamanashi dan Shizuoka. Warga setempat mengenal gunung satu ini dengan nama Fujisan. Gunung Fuji dikenal karena bentuknya yang menyerupai kerucut nyaris sempurna, dengan puncak salju yang membuat penampakannya begitu berbeda dari gunung lainnya. Bagi masyarakat Jepang, khususnya para seniman, gunung ini merupakan tempat suci sekaligus juga menjadi sumber inspirasi.

Sedangkan bagi para pendaki, Gunung Fuji dan puncaknya adalah tantangan yang ingin mereka taklukan. Bagaimana tidak? Gujung Fuji sendiri memiliki tinggi 3.776 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang membuatnya dinobatkan jadi atap tertinggi di seantero Jepang. Biasanya, pendakian paling ramai di musim panas. Selain cuaca yang lebih bersahabat, jalur juga lebih mudah diakses karena gak tertimbun salju.

2. Jalur pendakian menuju puncak Gunung Fuji

ilustrasi pendaki di jalur pendakian Gunung Fuji
ilustrasi pendaki di jalur pendakian Gunung Fuji (unsplash.com/Ryan)

Kalau penasaran ingin mencapai puncak Gunung Fuji, kamu bisa mengaksesnya dari jalur pendakian yang tersedia. Gunung Fuji sendiri punya total 4 jalur pendakian. Meski tujuan akhirnya sama, setiap jalur berada di wilayah yang berbeda dengan trek, dan tingkat kesulitan yang berbeda pula.

Jalur pertama adalah Jalur Yoshida. Terletak di Prefektur Yamanashi, jalur ini adalah jalur pendakian paling populer dan termudah. Selain itu, fasilitas sepanjang jalur juga sudah sangat memadai. Mulai dari pondok gunung, fasilitas toilet, tempat beristirahat, hingga penjual makanan. Saking ramainya, jalur ini memiliki batasan dan hanya menerima 4.000 pendaki per harinya.

Selain Jalur Yoshida, Jalur Subashiri juga cocok untuk pemula. Jalur satu ini dimulai dari ketinggian 2.000 mdpl dan biasanya dipilih oleh para pendaki yang ingin menghindari keramaian. Selain itu, pada ketinggian 2.700 mdpl, pendaki juga akan memasuki zona hutan yang indah dan teduh. Pada ketinggian 3.300 mdpl, jalur ini akan menyatu dengan Jalur Yoshida. Meski pendakian jadi lebih ramai, tetapi fasilitas yang tersedia sepanjang jalur lebih lengkap dan bikin pendakian terasa lebih nyaman.

Jika dua jalur sebelumnya disarankan untuk pemula, maka Jalur Gotemba lebih cocok untuk pendaki berpengalaman. Salah satu alasannya karena jalur ini merupakan jalur terpanjang di Gunung Fuji. Pendakian di mulai di ketinggian 1.450 mdpl dan kamu perlu menempuh 2.000 mdpl lagi untuk tiba di puncak. Dibandingkan jalur lainnya, Jalur Gotemba punya trek lebih landai dan berkelok-kelok. Pendaki berpengalaman lebih menyukai jalur ini karena lebih sepi dan pemandangan yang ditawarkan juga lebih indah.

Terakhir, kamu juga bisa mencapai puncak Gunung Fuji melalui Jalur Fujinomiya. Sebetulnya jalur ini merupakan jalur terpopuler kedua di Gunung Fuji. Ini dikarenakan Jalur Fujinomiya merupakan jalur terpendek. Namun, jangan senang dulu! Meski merupakan jalur terpendek, trek pendakian di jalur ini lebih curam sehingga lebih cocok untuk pendaki berpengalaman. Terdapat banyak area berbatu juga di jalur ini yang menuntut kewaspadaan para pendaki.

3. Berapa lama mendaki Gunung Fuji?

ilustrasi Gunung Fuji
ilustrasi Gunung Fuji (unsplash.com/Rui Hao Lim)

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Gunung Fuji merupakan gunung tertinggi di Jepang dengan ketinggian di atas 3.500 mdpl. Nah, karena ketinggiannya ini, Gunung Fuji gak cocok untuk tektok. Untuk durasi pendakian Gunung Fuji sendiri sebetulnya sangat bervariasi, tergantung jalur yang kamu pilih dan kekuatan fisik setiap pendaki.

Untuk Jalur Yoshida, rata-rata pendaki menghabiskan waktu 6 jam untuk naik dan 4 jam untuk turun kembali ke pos atau stasiun awal. Sama seperti Yoshida, Jakur Subashiri juga memiliki durasi pendakian sekitar 6 jam untuk naik dengan durasi turun sekitar 3 jam.

Jika kamu memilih Jalur Gotemba yang panjang, kamu harus menempuh total perjalanan selama 10 jam, di mana 7 jam digunakan untuk mendaki ke puncak dan 3 jam untuk turun. Terakhir, Jalur Fujinomiya yang bisa ditempuh dengan durasi pendakian ke puncak selama 5 jam, dan 3 jam untuk turun gunung. 

Pendakian Gunung Fuji jelas gak sama dengan pendakian gunung-gunung di Indonesia. Di sini, para pendaki gak boleh mendirikan tenda. Sebagai gantinya, kamu bisa menginap di pondok gunung yang tersedia sepanjang jalur. Pastikan kamu melakukan reservasi dari jauh-jauh hari, ya! Terutama di musim panas, pendakian akan jadi lebih ramai sehingga lebih sulit mendapatkan pondok gunung untuk menginap.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More

Apakah Kamakura Cocok untuk Me Time?

21 Jan 2026, 13:45 WIBTravel