Bukan Fuji, Ini Gunung yang Paling Sulit Didaki di Jepang

Gunung manakah yang paling sulit didaki di Jepang? Pertanyaan ini sering muncul di mesin pencarian, terutama dari para pendaki dan pencinta alam yang penasaran dengan sisi ekstrem Negeri Sakura. Jepang memang dikenal memiliki banyak gunung indah. Tapi di balik keindahannya, ada satu nama yang sering bikin pendaki berpikir dua kali sebelum mendaki.
Kalau Gunung Fuji terkenal karena jalurnya yang relatif ramah pemula, lain cerita dengan Gunung Tsurugi atau Tsurugi-dake. Gunung ini bahkan sering disebut sebagai gunung paling berbahaya yang masih bisa didaki di Jepang. Bukan cuma tinggi, tantangan teknis dan risikonya benar-benar nyata.
Jadi, apa yang membuat Tsurugi-dake begitu sulit didaki? Ini dia jawabannya.
1. Jalur pendakian ekstrem dan teknis

Gunung Tsurugi memiliki jalur pendakian yang gak main-main. Berbeda dengan jalur gunung populer lain di Jepang yang sudah tertata rapi, jalur di Tsurugi-dake dipenuhi tanjakan curam, bebatuan tajam, dan tebing sempit yang menguji mental pendaki. Bahkan di beberapa titik, kamu harus menggunakan rantai besi untuk memanjat.
Pendakian di gunung ini gak cocok untuk pemula. Kesalahan kecil seperti salah pijak bisa berujung fatal. Inilah alasan kenapa Tsurugi-dake sering dijuluki sebagai gunung paling berbahaya yang dapat didaki, meskipun secara teknis masih masuk kategori pendakian non-es.
2. Ketinggian hampir 3.000 meter

Dengan ketinggian 2.999 meter, Gunung Tsurugi menjadi salah satu puncak tertinggi di Pegunungan Hida, Prefektur Toyama. Ketinggian ini membuat kondisi fisik pendaki benar-benar diuji, terutama bagi yang gak terbiasa dengan altitude tinggi. Oksigen yang menipis bisa menyebabkan kelelahan ekstrem hingga pusing.
Selain itu, perubahan cuaca di ketinggian ini sangat cepat. Cuaca cerah bisa berubah menjadi kabut tebal atau angin kencang dalam hitungan menit. Banyak pendaki yang meremehkan faktor ini, padahal kondisi cuaca menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan di Tsurugi-dake.
3. Reputasi sebagai gunung paling berbahaya di Jepang

Tsurugi-dake gak hanya terkenal karena keindahannya, tapi juga karena reputasinya yang menyeramkan. Gunung ini tercatat memiliki sejarah panjang kecelakaan pendakian, bahkan sejak era pendakian modern Jepang dimulai. Banyak korban jatuh akibat terpeleset di jalur berbatu yang licin.
Meski begitu, gunung ini tetap masuk dalam daftar 100 Gunung Terkenal di Jepang. Hal ini justru membuat banyak pendaki berpengalaman tertantang untuk menaklukkannya. Namun, popularitas ini juga jadi pedang bermata dua karena ada pendaki yang datang tanpa persiapan matang.
4. Menuntut pengalaman dan peralatan khusus

Pendakian Gunung Tsurugi gak cukup hanya bermodal fisik kuat. Pengalaman teknis sangat dibutuhkan, termasuk kemampuan membaca jalur dan mengamankan diri di medan berbahaya. Helm pendakian, sarung tangan, dan sepatu dengan grip kuat bukan lagi opsional, tapi wajib.
Selain itu, perencanaan waktu juga krusial. Banyak pendaki memilih bermalam di pondok gunung untuk menghindari pendakian tergesa-gesa. Tanpa manajemen waktu yang baik, risiko mendaki saat cuaca buruk akan semakin besar, dan ini jelas meningkatkan potensi bahaya.
Jadi, kalau kamu bertanya gunung manakah yang paling sulit didaki di Jepang, jawabannya mengarah kuat ke Gunung Tsurugi (Tsurugi-dake). Gunung ini menawarkan kombinasi ketinggian, jalur ekstrem, dan risiko nyata yang gak bisa diremehkan. Cocok untuk pendaki berpengalaman yang mencari tantangan, tapi jelas bukan pilihan aman untuk pemula.

















