Cara Naik Perahu ke Wat Arun: Praktis, Murah, dan Menyenangkan

Kalau kamu berencana liburan ke Bangkok, Wat Arun atau Kuil Fajar pasti jadi salah satu destinasi yang wajib masuk daftar kunjunganmu. Kuil indah ini berdiri megah di tepi Sungai Chao Phraya, sehingga cara paling seru untuk mencapainya adalah dengan naik perahu. Selain lebih praktis, perjalanan dengan perahu juga memberi pengalaman berbeda dibanding transportasi darat.
Bagi wisatawan, naik perahu menuju Wat Arun bisa jadi petualangan yang tak terlupakan. Kamu bisa menikmati pemandangan sungai, gedung-gedung Kota Bangkok, dan kuil megah yang mulai tampak dari kejauhan. Yuk, simak lima cara naik perahu ke Wat Arun agar liburanmu lebih menyenangkan dan bebas ribet.
1. Mulai perjalanan dari Dermaga Sathorn

Dermaga Sathorn adalah salah satu titik keberangkatan favorit wisatawan untuk menuju Wat Arun. Dari sini, kamu bisa naik Chao Phraya Express Boat yang harganya cukup terjangkau. Pemandangan sepanjang perjalanan juga sangat indah, membuat pengalaman liburanmu semakin seru.
Selain itu, Dermaga Sathorn mudah dijangkau dengan BTS Skytrain, turun di Stasiun Saphan Taksin. Jadi, kalau kamu ingin praktis tanpa bingung mencari rute, dermaga ini pilihan terbaik. Dari Sathorn, perjalanan ke Wat Arun biasanya hanya memakan waktu sekitar 20-30 menit.
2. Gunakan perahu penyeberangan dari Dermaga Tha Tien

Bagi yang sudah berada di sekitar Grand Palace atau Wat Pho, Dermaga Tha Tien adalah pilihan paling strategis. Dari sini, kamu hanya perlu naik perahu penyeberangan singkat yang langsung menyeberang ke Wat Arun. Waktu tempuhnya tidak lebih dari 5 menit sehingga sangat cepat dan efisien.
Harga tiket perahu penyeberangan dari Tha Tien juga sangat murah, biasanya hanya beberapa baht saja. Meski singkat, perjalanan ini tetap menyenangkan karena kamu bisa melihat Wat Arun semakin dekat dari atas perahu. Ini adalah cara termudah dan tercepat untuk sampai ke kuil.
3. Coba pengalaman naik long tail boat

Kalau kamu ingin pengalaman yang lebih autentik, coba naik long tail boat atau perahu ekor panjang khas Thailand. Jenis perahu ini sering disewakan untuk turis dengan rute yang bisa disesuaikan. Kamu bisa meminta pengemudi perahu untuk berhenti sejenak di spot-spot menarik sepanjang Sungai Chao Phraya.
Harga sewa long tail boat memang lebih mahal dibanding perahu umum. Namun, pengalaman yang kamu dapatkan lebih privat dan menyenangkan. Cocok buat kamu yang ingin menikmati perjalanan dengan tenang sambil berfoto-foto.
4. Pilih tur perahu Sungai Chao Phraya

Selain naik perahu umum, kamu juga bisa mengikuti tur sungai yang biasanya ditawarkan oleh agen wisata di Bangkok. Tur ini biasanya mencakup beberapa destinasi sekaligus, termasuk Wat Arun. Dengan cara ini, kamu bisa mengunjungi banyak tempat tanpa harus pusing memikirkan transportasi.
Tur sungai biasanya menggunakan perahu besar yang lebih nyaman, bahkan ada yang dilengkapi dengan makanan atau pertunjukan musik. Harga memang lebih tinggi, tapi sangat sepadan dengan pengalaman yang kamu dapatkan. Ini bisa jadi pilihan tepat jika kamu ingin liburan yang lebih santai.
5. Perhatikan jam operasional perahu

Hal penting yang harus diperhatikan saat naik perahu ke Wat Arun adalah jam operasionalnya. Perahu umum biasanya beroperasi dari pagi hingga sekitar pukul 7 malam. Jadi, pastikan kamu datang sebelum jam terakhir agar tidak kehabisan perahu.
Untuk perahu penyeberangan di Dermaga Tha Tien, jadwalnya lebih fleksibel, tapi tetap ada batasan waktu. Jangan sampai kamu kelewatan dan harus mencari alternatif transportasi lain. Dengan perencanaan yang baik, perjalanan ke Wat Arun akan lebih lancar.
Naik perahu ke Wat Arun bukan hanya sekadar transportasi, tapi juga pengalaman seru yang membuat liburanmu semakin berkesan. Jadi, sudah siap menyusuri Sungai Chao Phraya sembari menikmati pemandangan eksotis Bangkok?