5 Cara Orang Jepang Menikmati Musim Semi Selain Hanami

Musim semi di Jepang identik dengan mekarnya bunga sakura dan hanami yang syahdu. Piknik bersama keluarga, kolega, maupun teman sambil menikmati keindahan bunga sakura menjadi cara terbaik menikmati musim semi. Cara klasik tersebut bakal semakin lengkap dengan menyantap makanan bersama.
Namun, hanami bukan satu-satunya aktivitas yang selalu dilakukan saat musim semi, lho. Orang Jepang masih punya cara lain untuk menikmati musim semi yang tidak kalah seru. Mau tahu apa saja aktivitas serunya? Selengkapnya, yuk, simak artikel ini sampai selesai!
1. Menyantap makanan khas musim semi
Jepang punya kekayaan kuliner yang berbeda di setiap musim dan daerahnya. Makanan dan minuman yang dijajakan di pasar, kafe, dan restoran biasanya hadir dengan khusus yang didominasi rasa plum atau sakura. Selain itu, wagashi dan aneka dessert tampak menggugah selera dengan tema musim semi.
Sebagian daerah pesisir biasanya mendapatkan hasil laut yang melimpah pada musim ini. Seafood segar lebih mudah didapatkan, seperti kerang asari, ikan bonito, dan ikan sea bream. Mereka memanfaatkan hasil bumi tersebut sebagai bekal hanami hingga menu di omakase.
2. Memetik stroberi di kebun

Stroberi dianggap sebagai buah musim semi yang paling ikonik, karena matang paling awal setelah musim dingin. Musim stroberi di Jepang biasanya mulai awal Februari hingga Mei. Sudah menjadi rahasia umum bahwa negara tersebut membudidayakan lebih dari 300 jenis stroberi, termasuk Amaou yang paling dicari dan sering disebut Raja Stroberi.
Sudah menjadi hal lumrah bagi orang Jepang datang bersama keluarga untuk memetik stroberi di kebun. Aktivitas ini dapat memberikan pengalaman edukatif, pengunjung dapat berbincang langsung dengan petani. Hal ini juga memengaruhi pengalaman bersantap, karena rasa stroberi segar biasanya lebih manis dan juicy dibandingkan yang dijual di supermarket lokal.
3. Merayakan festival musim semi
Festival musim semi di Jepang bukan hanya untuk merayakan puncak mekarnya setiap bunga. Masih ada beragam tradisi yang lebih meriah untuk menikmati musim semi. Biasanya festival tersebut skala lokal, hanya di kota atau wilayah tertentu.
Kota Naha, Okinawa dengan iklim yang lebih hangat punya tradisi lomba perahu naga, pertandingan sumo, dan pertunjukan kembang api. Sedangkan, Fukuoka terkenal dengan Festival Hakata Dontaku untuk menyambut para dewa yang membawa kebahagiaan. Jika ingin merasakan suasana yang berbeda, kamu bisa mengikuti Festival Onsen Beppu Hatto setiap April.
4. Menikmati keindahan alam dengan mendaki dan bersepeda

Cuaca cerah hampir sepanjang hari, suhu relatif sejuk, sehingga membuat aktivitas di luar ruangan lebih nyaman. Demikian pula yang dilakukan sebagian orang Jepang untuk menikmati keindahan alam. Biasanya musim semi menjadi pertanda dibukanya kembali jalur pendakian.
Suhu lebih hangat dibandingkan musim dingin membuat sebagian salju di pegunungan dan perbukitan mencair. Jalur pendakian tidak terlalu licin, sehingga lebih mudah untuk dilalui. Pemandangan juga akan lebih indah dengan mekarnya bunga persik, varietas sakura tertentu yang mekar lebih awal, dan sayur liar.
Jepang punya jalur sepeda yang tertata, menjadikannya sebagai alasan lain untuk menikmati keindahan alam dengan lebih santai, sekaligus ramah lingkungan. Mereka bersepeda untuk sekadar menuju ke taman atau memilih rute yang telah direncanakan. Keindahan musim semi seperti tanaman yang kembali hijau, beragam bunga mulai mekar, dan udara segar juga dapat dinikmati dengan bersepeda.
5. Melihat proses panen dan mengikuti upacara minum teh
Bulan Mei menjadi waktu terbaik untuk menjelajahi budaya teh Jepang. Pengunjung yang datang pada periode tersebut dapat menyaksikan masa panen teh pertama (ichibancha). Setelah itu, diproses untuk menghasilkan matcha, sencha, gyokuro, dan shincha, yang terkenal kaya rasa, sekaligus punya manfaat untuk kesehatan tubuh.
Perkebunan teh lokal seperti di Kyoto dan Shizuoka juga menawarkan upacara minum teh Jepang, chanoyu atau chakai. Tradisi ini dapat menjadi refleksi akan keindahan musim yang sedang berlangsung. Pengunjung juga berkesempatan untuk melakukan chakabuki tradisional, yakni permainan mengidentifikasi berbagai jenis teh.
Itu tadi beberapa cara orang Jepang menikmati musim semi selain hanami. Berbagai festival pun digelar untuk memeriahkannya, sehingga tak akan kehabisan ide merayakan musim semi di Negeri Sakura. Semakin lengkap dengan menikmati kuliner musiman dengan cita rasa terbaik.




![[QUIZ] Dari Line Up Coachella 2026 Ini, Kami Tahu Kamu Bakal Liburan ke Mana!](https://image.idntimes.com/post/20260414/snapinsta_d3382e05-cf1c-4c9c-b322-dcf84caeddec.jpg)













