Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Daftar Negara yang Wajibkan Isi Digital Entry Form di Tahun 2026

Daftar Negara yang Wajibkan Isi Digital Entry Form di Tahun 2026
ilustrasi Jewel Singapura (unsplash.com/JC Gellidon)

Pada 2026, pemegang paspor Indonesia memang mendapatkan akses visa free atau bebas visa ke lebih dari 80 negara di dunia. Namun dengan keuntungan itu, bukan berarti kita bisa terbang ke negara-negara tersebut tanpa persiapan, lho.

Banyak negara yang telah mewajibkan Electronic Travel Authorization (ETA) dan Digital Arrivard Card sebelum keberangkatan sebagai syarat masuk, termasuk Vietnam mulai April 2026. Nah, agar liburan lancar, berikut daftar negara yang mengharuskan wisatawan asing mengisi digital entry form pada 2026. Mana saja, ya?

1. Daftar negara yang wajibkan Electronic Travel Authorization (ETA) pada 2026

ilustrasi Seoul, Korea Selatan di malam hari
ilustrasi Seoul, Korea Selatan di malam hari (unsplash.com/Yu Kato)

Electronic Travel Authorization (ETA) adalah izin masuk elektronik sebagai pengganti visa yang diwajibkan kepada wisatawan asing yang visa-free. Pengisian formulir tersebut dilakukan secara daring sebelum berkunjung ke negara tertentu. Berikut daftarnya:

  • United Kingdom (UK): Electronic Travel Authorization (ETA)
  • Amerika Serikat: Electronic System for Travel Authorization (ESTA)
  • Kanada: Electronic Travel Authorization (ETA)
  • Australia: Electronic Travel Authorization (ETA)/eVisitor
  • New Zealand: New Zealand Travel Authorization (NZETA)
  • Korea Selatan: Korea Electronic Travel Authorization (K-ETA)
  • Sri Lanka: Electronic Travel Authorization (ETA)
  • Kenya: Electronic Travel Authorization (ETA)
  • Pakistan: Electronic Travel Authorization (ETA)
  • Seychelles: Electronic Travel Authorization (ETA)

2. Daftar negara yang harus isi Digital Arrival Card pada 2026

ilustrasi wisatawan asing yang pelesir ke Thailand
ilustrasi wisatawan asing yang pelesir ke Thailand (unsplash.com/Brenton Williamson)

Selain Electronic Travel Authorization (ETA), banyak negara juga mengharuskan wisatawan asing yang visa-free untuk mengisi Digital Arrival Card maksimal tiga hari sebelum keberangkatan. Mana saja? Yuk, cek daftarnya berikut ini!

  • Thailand: Thailand Digital Arrival Card (TDAC)
  • Malaysia: Malaysia Digital Arrival Card (MDAC)
  • Singapura: SG Arrival Card
  • Filipina: eTravel
  • Vietnam: Vietnam Digital Arrival Card
  • Indonesia: All Indonesia Arrival Card
  • Jepang: Visit Japan Web
  • India: e-Arrival Card
  • China: Digital Arrival Card
  • Kamboja: e-Arrival Card
  • Laos: Arrival Declaration
  • Taiwan: Online Arrival Card

3. Tips mengisi digital entry form bagi pemegang paspor Indonesia

ilustrasi paspor
ilustrasi paspor (vecteezy.com/Cindhy Ade)

Saat bepergian ke luar negeri, pertama-tama pastikan negara yang dituju visa-free bagi pemegang paspor Indonesia. Dengan demikian, kamu hanya perlu mengisi digital entry form berupa Electronic Travel Authorization (ETA) atau Digital Arrival Card. Namun jika sebaliknya, maka harus mengajukan visa sebagai syarat masuk.

Selain itu, agar perjalanan lancar ke negara tujuan, tentunya harus memperhatikan beberapa hal saat mengisi digital entry form. Tidak mempersiapkan Electronic Travel Authorization (ETA) dan Digital Arrival Card akan membuatmu tertahan saat proses imigrasi atau bahkan ditolak masuk negara tersebut. Berikut tips yang dapat menjadi panduan bagi pemegang paspor Indonesia:

  • Pastikan negara tujuan memberikan visa-free kepada pemegang paspor Indonesia.
  • Lakukan pengisian maksimal tiga hari sebelum keberangkatan, namun setiap negara biasanya memiliki kebijakan yang berbeda-beda.
  • Selalu gunakan situs resmi pemerintah agar gratis dan data aman. Hindari pihak ketiga yang memungut biaya.
  • Siapkan dokumen yang dibutuhkan, seperti paspor, tiket pesawat pulang-pergi, hingga bukti pemesanan hotel selama di negara tersebut.
  • Saat melakukan pengisian, pastikan nama hingga tanggal lahir sesuai paspor. Kesalahan kecil dapat menghambat proses di imigrasi.
  • Setelah formulir dikirim, QR Code akan muncul. Lakukan tangkapan layar atau cetak untuk menghindari susah sinyal saat di bandara.

Selain tips di atas, setiap negara biasanya memiliki aturan yang berbeda-beda terkait digital entry form. Jadi, sebaiknya cek lebih dulu lewat situs web resmi negara tujuan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

Kenapa Tidak Boleh Berenang di Ranu Kumbolo?

30 Apr 2026, 10:15 WIBTravel