Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Destinasi Asia Timur yang Bisa Dikunjungi WNI Tanpa Perlu Visa

6 Destinasi Asia Timur yang Bisa Dikunjungi WNI Tanpa Perlu Visa
pemandangan kota Taipei pada siang hari (magnific.com/lifeforstock)
Share Article

Asia Timur menjadi salah satu kawasan favorit wisatawan Indonesia karena menawarkan perpaduan budaya, kuliner, sejarah, hingga pemandangan alam yang memukau. Banyak orang mengira seluruh negara atau wilayah di kawasan ini mewajibkan visa bagi WNI. Padahal ada beberapa pengecualian yang membuat perjalanan menjadi lebih praktis.

Sebagian fasilitas tersebut memang memiliki syarat tertentu, seperti izin perjalanan elektronik (eTA), masuk melalui wilayah khusus, atau memanfaatkan kebijakan transit tanpa visa. Selama seluruh persyaratan dipenuhi, WNI dapat menikmati liburan ke sejumlah destinasi berikut tanpa perlu mengajukan visa reguler, lho. Penasaran? Berikut ini enam destinasi Asia Timur yang bisa dikunjungi tanpa visa. Keep scrolling!

  1. 1. Jepang

    Ilustrasi perjalanan wisata ke Jepang dengan nuansa destinasi dan aktivitas traveling, karya tawatchai07 di Freepik.
    ilustrasi traveling ke Jepang (freepik.com/tawatchai07)

    Jepang menjadi salah satu destinasi impian wisatawan Indonesia berkat perpaduan kota modern, budaya tradisional, hingga panorama alam yang indah sepanjang tahun. Tokyo, Osaka, Kyoto, hingga Hokkaido memberikan pengalaman wisata yang berbeda di setiap musim, mulai dari menikmati bunga sakura hingga melihat hamparan salju. Perlu diketahui bahwa WNI yang tidak memenuhi ketentuan bebas visa masih memerlukan visa untuk berkunjung ke Jepang.

    Namun, pemegang e-paspor Indonesia yang memenuhi standar ICAO dan telah melakukan registrasi e-paspor pada perwakilan diplomatik Jepang di Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas bebas visa untuk kunjungan singkat maksimal 15 hari. Masa berlaku registrasi tersebut adalah tiga tahun atau hingga masa berlaku paspor berakhir, mana yang lebih dahulu. Karena ketentuan ini memiliki persyaratan tertentu, wisatawan sebaiknya memastikan status registrasi dan aturan terbaru sebelum merencanakan perjalanan ke Jepang.

  2. 2. Pulau Jeju, Korea Selatan

    Pemandangan pantai di Pulau Jeju, Korea Selatan, dengan laut dan garis pantai di bawah langit cerah.
    pemandangan pantai di Pulau Jeju (vecteezy.com/Oleg Bondarenko)

    Korea Selatan memang masih mewajibkan visa bagi sebagian besar WNI. Namun, wisatawan Indonesia dapat mengunjungi Pulau Jeju tanpa visa apabila masuk melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan imigrasi Korea Selatan. Pulau ini terkenal dengan keindahan alamnya, mulai dari Gunung Hallasan, air terjun, hingga pantai yang memesona.

    Selain panorama alam yang menenangkan, Jeju juga memiliki berbagai museum unik, kafe estetik, dan jalur hiking yang menarik untuk dijelajahi. Tak heran jika pulau ini menjadi destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Fasilitas bebas visa ini hanya berlaku untuk kunjungan ke Pulau Jeju dan tidak dapat digunakan untuk bebas bepergian ke wilayah daratan Korea Selatan. Oleh karena itu, traveler perlu memahami ketentuan rute penerbangan dan aturan imigrasi yang berlaku sebelum berangkat.

  3. 3. Korea Selatan

    Panorama kota Seoul pada malam hari dengan gedung-gedung tinggi, cahaya lampu perkotaan, dan langit gelap.
    pemandangan kota Seoul pada malam hari (magnific.com/tawatchai07)

    Selain Jeju, Korea Selatan juga memiliki fasilitas bebas visa untuk penumpang transit yang memenuhi persyaratan tertentu. Namun, skema transit tanpa visa ini hanya dapat berlaku bagi wisatawan yang melanjutkan perjalanan menuju negara ketiga atau memenuhi ketentuan khusus yang ditetapkan oleh otoritas Korea Selatan, sehingga tidak otomatis berlaku bagi seluruh penumpang yang transit di Korea.

    WNI yang ingin memanfaatkan fasilitas tersebut perlu memenuhi persyaratan berdasarkan rute perjalanan, negara tujuan atau asal perjalanan, serta dokumen perjalanan yang dimiliki. Selain fasilitas transit, Korea Selatan juga memberlakukan program bebas visa sementara bagi wisatawan grup Indonesia yang memenuhi ketentuan tertentu, berlaku hingga 31 Desember 2026. Karena kebijakan dan persyaratan dapat berubah, wisatawan sebaiknya selalu memeriksa ketentuan terbaru sebelum membeli tiket atau menyusun rencana perjalanan.

  4. 4. Taiwan

    Panorama kota Taipei pada siang hari dengan deretan gedung tinggi, jalan raya, dan langit cerah di kawasan perkotaan.
    pemandangan kota Taipei pada siang hari (magnific.com/lifeforstock)

    Taiwan semakin populer di kalangan wisatawan Indonesia berkat perpaduan wisata alam, budaya, dan kuliner yang menggoda. Night market seperti Shilin dan Raohe menjadi destinasi favorit bagi pencinta kuliner, sedangkan Jiufen menawarkan suasana klasik yang memikat wisatawan. Taiwan menyediakan fasilitas bebas visa bersyarat melalui Travel Authorization Certificate (TAC) bagi WNI yang memenuhi persyaratan tertentu.

    Untuk mengajukan TAC, WNI harus memenuhi sejumlah ketentuan, termasuk memiliki paspor yang masih berlaku minimal enam bulan, tiket pulang atau melanjutkan perjalanan, serta visa atau izin tinggal yang memenuhi ketentuan dari negara tertentu seperti Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, Selandia Baru, atau negara-negara Schengen. WNI yang tidak memenuhi persyaratan TAC tetap perlu mengajukan visa Taiwan sebelum keberangkatan.

  5. 5. Hong Kong dan Makau

    Pemandangan malam Makau dengan gedung-gedung tinggi bercahaya dan langit gelap di kawasan perkotaan.
    pemandangan malam di Makau (commons.wikimedia.org/Philip Nalangan)

    Hong Kong dan Makau menjadi dua destinasi yang sangat mudah dijangkau dari Indonesia. Keduanya menawarkan perpaduan budaya Timur dan Barat, gedung pencakar langit, kawasan bersejarah, hingga wisata kuliner yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

    Meski sama-sama memberikan fasilitas bebas visa bagi WNI untuk kunjungan singkat, Hong Kong dan Makau memiliki sistem imigrasi yang terpisah dari China daratan. Oleh sebab itu, wisatawan tetap perlu memperhatikan aturan masuk apabila berencana melanjutkan perjalanan ke wilayah lain.

  6. 6. China

    Pemandangan malam kota Shanghai dengan gedung pencakar langit modern bercahaya di bawah langit gelap.
    pemandangan kota Shanghai pada malam hari (freepik.com/4045)

    China kini semakin mudah dijelajahi berkat kebijakan transit tanpa visa yang berlaku di sejumlah kota. Fasilitas ini memungkinkan wisatawan yang sedang melanjutkan perjalanan ke negara ketiga untuk keluar dari bandara dan menikmati kota transit selama periode yang telah ditentukan.

    Fasilitas transit tanpa visa di China hanya berlaku bagi wisatawan yang memenuhi syarat, seperti melanjutkan perjalanan ke negara ketiga dan masuk melalui kota atau pelabuhan yang termasuk dalam program tersebut. Lama transit yang diizinkan juga berbeda-beda sesuai kebijakan setempat, sehingga wisatawan perlu memastikan seluruh persyaratan sebelum berangkat.

    Sebelum memesan tiket pesawat atau menyusun itinerary, jangan lupa memeriksa kebijakan imigrasi terbaru dari negara tujuan. Sebab, aturan mengenai bebas visa, registrasi e-paspor, Travel Authorization Certificate (TAC), maupun transit tanpa visa dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan memahami persyaratan sejak awal, liburan ke Asia Timur pun dapat berlangsung lebih nyaman, bebas hambatan, dan menyenangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More