6 Negara Asia untuk Liburan 2026, Indonesia Masuk Daftar?

Apakah kamu berencana liburan ke luar negeri tahun ini? Selain Eropa, negara-negara di Asia justru semakin menarik untuk menjadi destinasi liburan, lho.
Selain jaraknya relatif dekat, negara-negara di Asia menawarkan budaya unik, suasana kota, alam, hingga kuliner lokal yang benar-benar berbeda di setiap negaranya. Cocok buat kamu yang mau eksplorasi hal baru tanpa harus ke belahan dunia yang terlalu jauh.
Rough Guides, situs panduan perjalanan ternama asal Inggris, merilis daftar Best Places to Travel in 2026. Menariknya, dalam daftar ini, ada beberapa negara di Asia yang direkomendasikan untuk dikunjungi tahun ini sebagai destinasi liburan. Bahkan, Indonesia juga masuk ke dalamnya, lho.
Nah, kalau kamu sedang menyusun rencana liburan 2026, yuk, intip daftar negara Asia yang dinilai paling worthit untuk dikunjungi!
1. Bali, Indonesia
Bali masih menjadi pilihan utama buat kamu yang ingin liburan ala slow living. Pulau Dewata ini menawarkan banyak cara untuk menikmati hari tanpa harus terburu-buru.
Pagi hari di Bali bisa kamu mulai dengan beryoga di Ubud. Setelah itu, kamu bisa naik skuter menyusuri perbukitan hijau di Sidemen, atau sekadar bersantai di pantai Amed yang lebih tenang. Kalau kamu suka tantangan, cobalah mendaki Gunung Batur dan menikmati pemandangan sunrise yang cantik menawan.
Di Bali, kamu akan menemukan sawah terasering yang rapi, makanan lokal yang kaya rasa, serta persembahan di pura-pura yang masih terjaga tradisinya. Jangan lewatkan momen menonton Tari Kecak saat sunset di Pura Uluwatu, dengan latar tebing dan suara ombak yang menghantam di bawahnya.
2. Tokyo, Jepang

Kalau ingin menjelajahi Jepang tanpa harus pindah-pindah hotel, Tokyo adalah pilihan yang paling tepat. Di kota ini, kamu bisa menjangkau banyak destinasi menarik hanya dengan naik kereta. Sistem transportasi Tokyo yang rapi dan mudah dipahami membuat aktivitas berpindah tempat jadi jauh lebih efisien.
Tokyo juga menjadi titik awal favorit bagi banyak turis yang ingin mengenal Jepang lebih dalam. Mau melihat sisi modern, tradisional, hingga alamnya, semuanya bisa kamu jangkau dari sini.
Dengan menginap di Tokyo, kamu bisa merasakan kehidupan kota yang dinamis. Apalagi aksesnya lebih mudah ke destinasi-destinasi ikonik di sekitarnya.
Salah satu destinasi populer lainnya adalah melihat Gunung Fuji di Kawaguchiko. Perjalanan akan ditempuh selama sekitar dua jam dengan bus atau kereta akan membawamu ke danau dengan pemandangan ikonik.
3. Hanoi, Vietnam
Dibandingkan Ho Chi Minh yang lebih besar dan serba cepat, Hanoi menawarkan ritme yang lebih slow dan suasana lebih intim. Ukurannya yang relatif kecil membuat kota ini mudah dijelajahi, terutama bagi kamu yang baru pertama kali ke Vietnam.
Kamu bisa menemukan bangunan bergaya Prancis yang menghiasi banyak sudut kota. Beberapa hari di Hanoi cukup untuk menyesuaikan diri dengan ritmenya. Kamu bisa duduk di bangku kecil sambil makan, berjalan santai di kawasan French Quarter, hingga menikmati kopi telur di bangunan tua.
Kota Tua biasanya menjadi titik awal banyak turis untuk menjelajahi Hanoi. Dari Hanoi, kamu juga bisa dengan mudah melanjutkan perjalanan ke Mai Chau, Ha Giang, Sa Pa, atau destinasi dekat seperti Ninh Binh dan Pagoda Parfum. Lokasinya yang strategis membuat Hanoi cocok sebagai titik awal perjalanan di Vietnam.
4. Bangkok, Thailand

Bangkok merupakan kota yang selalu hidup dan berwarna. Dalam beberapa tahun terakhir, wajah kota ini terus berkembang. Jalur MRT kini menjangkau lebih banyak sudut kota, kawasan kreatif bermunculan di bekas area gudang, dan ruang hijau mulai bermunculan di tengah kepadatan kota.
Kalau ingin menjelajah Bangkok dengan nyaman, kamu bisa naik MRT atau kapal feri sungai. Cara ini memudahkan kamu untuk berpindah dari satu area ke area lain tanpa harus terjebak macet.
Kamu bisa mencicipi berbagai street food legendarisnya, mengunjungi kuil-kuil ikonik, hingga menikmati kafe modern. Semuanya bisa kamu lakukan dengan lebih efisien.
5. Kerala, India
Kerala menawarkan nuanasa India yang berbeda. Bayangkan kamu bisa naik rumah perahu yang melaju perlahan di kanal. Sore harinya, kamu bisa eksplor perbukitan sambil menikmati secangkir chai hangat di desa teh yang tenang.
Wilayah India barat daya ini memiliki ritmenya sendiri. Kehidupan di sana mengikuti alur air, tradisi matrilineal masih terasa kuat, dan rasa kebersamaan menjadi bagian penting dari keseharian masyarakatnya.
Meski wilayahnya tidak besar, Kerala memiliki lanskap yang sangat beragam. Ada pantai, pegunungan, cagar alam, hingga perkebunan rempah-rempah bisa kamu jelajahi hanya dalam hitungan jam.
Kalau tertarik mengunjungi Kerala dengan nyaman, pilih musim kemarau antara Oktober hingga Maret. Namun, April dan Mei juga menarik bagi kamu yang ingin merasakan festival kuil dan suasana lokal yang lebih hidup.
6. Chiang Mai, Thailand

Chiang Mai menawarkan suasana yang lebih lambat dibandingkan Bangkok. Namun, justru itu yang membuat kota ini spesial. Cocok buat kamu yang suka kulineran dan menikmati suasana kota yang slow.
Di tengah kota, kuil-kuil berusia ratusan tahun berdiri berdampingan dengan kafe dan galeri seni. Jalan-jalan kecil yang dengan pepohonan berbunga membuat aktivitas jalan kaki terasa menyenangkan. Di luar kota, kamu bisa menemukan air terjun, jalur hutan, hingga desa-desa pengrajin yang terkenal dengan tenun dan kerajinan peraknya.
Pada tahun ini, Chiang Mai semakin mudah diakses berkat rute penerbangan baru dan koneksi transportasi yang ditingkatkan. Thailand juga mulai mengarahkan pariwisatanya pada pelestarian budaya, pengalaman berbasis komunitas, dan keberlanjutan. Membuat Chiang Mai semakin relevan untuk wisatawan yang mencari makna lebih dalam dari perjalanan.
Itulah daftar negara Asia yang menawarkan banyak pilihan liburan dengan daya tarik berbeda-beda. Tahun ini bisa menjadi momen yang tepat untuk eksplor lebih dekat, sadar, dan bermakna. Jadi, dari enam negara ini, mana yang paling ingin kamu kunjungi lebih dulu pada tahun ini?


















