Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Hal Menarik di Atsuta Jingu Nagoya Jepang, Kuil Bersejarah Penuh Pesona

4 min read
5 Hal Menarik di Atsuta Jingu Nagoya Jepang, Kuil Bersejarah Penuh Pesona
Potret Atsuta Jingu (commons.wikimedia.org/Bariston)
  • Atsuta Jingu di Nagoya merupakan kuil Shinto penting berusia lebih dari 1.900 tahun, didirikan pada 113 Masehi dan dibangun kembali setelah mengalami kerusakan pada Perang Dunia II.

  • Kuil ini berkaitan dengan Kusanagi-no-tsurugi, salah satu Tiga Harta Suci Kekaisaran Jepang, serta memiliki Nobunaga-Bei yang didedikasikan Oda Nobunaga usai Pertempuran Okehazama 1560.

  • Kawasan Atsuta Jingu menawarkan jalur hijau yang asri, pohon kamper besar, kuil kecil, serta Treasure Hall berisi pedang, dokumen kuno, topeng Bugaku, dan perlengkapan sakral.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau kamu sedang mencari tempat wisata di Nagoya, Jepang, yang menawarkan suasana tenang sekaligus kaya sejarah, Atsuta Jingu bisa menjadi pilihan menarik. Kuil Shinto ini sudah berdiri selama lebih dari 1.900 tahun dan menjadi salah satu tempat ibadah yang penting bagi masyarakat Jepang. Tak hanya bisa menikmati suasananya yang asri, kamu juga dapat menemukan berbagai cerita menarik di balik kawasan kuil ini.

Atsuta Jingu memiliki banyak hal menarik yang membuatnya layak masuk dalam itinerary liburan di Nagoya. Mulai dari kaitannya dengan pedang suci Kusanagi-no-tsurugi hingga peninggalan Oda Nobunaga, setiap sudutnya menyimpan cerita tersendiri.

Sebelum berkunjung langsung, yuk, simak lima hal menarik di Atsuta Jingu Nagoya berikut ini, agar pengalaman menjelajah kuil bersejarah ini semakin berkesan!

  1. 1. Memiliki sejarah lebih dari 1.900 tahun

    Atsuta Jingu merupakan salah satu kuil Shinto tertua dan paling penting di Jepang dengan sejarah yang telah berlangsung lebih dari 1.900 tahun. Kuil ini dipercaya didirikan pada tahun 113 Masehi dan berkaitan erat dengan Yamatotakeru-no-Mikoto serta istrinya, Miyasuhime-no-Mikoto. Sejak masa tersebut, Atsuta Jingu terus menjadi tempat pemujaan yang memiliki peran penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Jepang.

    Dalam perjalanan sejarahnya, Atsuta Jingu mendapatkan perhatian mulai dari keluarga kekaisaran, shogun, hingga para samurai. Kawasan kuil juga mengalami kerusakan pada masa Perang Dunia II sebelum bangunannya dibangun kembali setelah perang berakhir. Sejarah panjang tersebut membuat Atsuta Jingu tidak hanya menarik sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai destinasi wisata sejarah di Nagoya.

  2. 2. Berkaitan dengan pedang suci Kusanagi-no-tsurugi

    Potret Atsuta Jingu
    Potret Atsuta Jingu (commons.wikimedia.org/Qurren)

    Salah satu daya tarik utama Atsuta Jingu adalah hubungannya dengan Kusanagi-no-tsurugi, yakni pedang yang termasuk dalam Tiga Harta Suci Kekaisaran Jepang. Pedang tersebut dipercaya menjadi simbol penting yang berkaitan dengan Atsuta-no-Okami, dewa utama yang dipuja di kuil ini. Meski keberadaan pedang suci tersebut tidak dapat disaksikan secara langsung oleh pengunjung, kisahnya menjadi bagian penting dari identitas Atsuta Jingu.

    Hubungan dengan Kusanagi-no-tsurugi juga membuat Atsuta Jingu memiliki kaitan erat dengan tradisi pembuatan dan penghormatan terhadap pedang di Jepang. Di Treasure Hall, pengunjung dapat melihat berbagai benda bersejarah, termasuk sejumlah pedang dan peninggalan budaya lainnya. Koleksi tersebut memberikan gambaran mengenai kekayaan sejarah dan budaya yang telah diwariskan selama berabad-abad.

  3. 3. Ada Nobunaga-Bei, peninggalan Oda Nobunaga

    Bagi kamu yang menyukai sejarah samurai Jepang, Nobunaga-Bei menjadi salah satu spot menarik yang bisa ditemukan di Atsuta Jingu. Dinding ini didedikasikan oleh Oda Nobunaga setelah ia memperoleh kemenangan dalam Pertempuran Okehazama pada tahun 1560. Sebelum berangkat ke medan perang, Nobunaga disebut pernah berdoa di Atsuta Jingu untuk memohon keberhasilan dalam pertempuran.

    Nobunaga-Bei memiliki bentuk dinding tradisional Jepang dengan bagian atas yang dilengkapi atap. Keberadaannya menjadi salah satu peninggalan yang memperlihatkan hubungan antara Atsuta Jingu dengan tokoh penting dalam sejarah Jepang. Saat melihatnya secara langsung, pengunjung bisa sekaligus mengenal kisah masa lalu yang berkaitan dengan perkembangan era samurai.

  4. 4. Dikelilingi pepohonan rindang dan suasana asri

    Potret Atsuta Jingu
    Potret Atsuta Jingu (commons.wikimedia.org/Tomio344456)

    Selain memiliki nilai sejarah, Atsuta Jingu juga menarik, karena kawasan kuilnya dipenuhi pepohonan yang membuat suasananya terasa sejuk dan tenang. Kompleks kuil memiliki area yang luas dengan jalur hijau yang cocok untuk dijelajahi secara perlahan. Suasana tersebut membuat kunjungan ke Atsuta Jingu terasa berbeda dari aktivitas wisata di tengah pusat Kota Nagoya yang lebih ramai.

    Salah satu pohon yang cukup terkenal di kawasan ini adalah pohon kamper besar yang telah menjadi bagian dari lingkungan kuil selama bertahun-tahun. Selain pepohonan, terdapat pula beberapa kuil kecil dan tempat menarik seperti Shimizu-sha, serta kolam Magatama-Ike. Oleh karena itu, jangan hanya berfokus pada bangunan utama dan sempatkan waktu untuk berjalan santai menyusuri kawasan kuil.

  5. 5. Menyimpan banyak koleksi benda bersejarah

    Atsuta Jingu juga memiliki Treasure Hall yang menyimpan beragam benda bersejarah dan peninggalan budaya Jepang. Koleksinya mencakup pedang, cermin, topeng pertunjukan Bugaku, dokumen kuno, perlengkapan sakral, dan berbagai benda yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat pada masa lampau. Beberapa di antaranya bahkan memiliki status sebagai aset budaya penting di tingkat nasional maupun Prefektur Aichi.

    Koleksi di Treasure Hall ditampilkan secara bergantian, sehingga pengunjung dapat menemukan benda yang berbeda pada waktu tertentu. Tempat ini cocok dikunjungi setelah menjelajahi area utama kuil, karena memberikan pengalaman yang lebih mendalam mengenai sejarah dan kebudayaan Jepang. Bagi pencinta wisata sejarah, keberadaan ruang koleksi tersebut tentu membuat perjalanan ke Atsuta Jingu terasa semakin lengkap.

    Kalau sudah tiba di Nagoya, sempatkan mampir ke Atsuta Jingu dan nikmati suasananya dengan santai. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin berjalan-jalan sejenak sembari melihat sisi lain dari Nagoya. Siap menjelajah sisi lain Jepang?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More