Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Itinerary Seharian di Kurashiki, Menyusuri Jalanan Kanal Klasik
Kurashiki, Jepang (commons.wikimedia.org/663highland)
  • Kurashiki menawarkan suasana kota kecil Jepang yang tenang dengan kanal klasik, bangunan bergaya Edo, dan jalan-jalan fotogenik yang cocok untuk wisata santai seharian.
  • Itinerary sehari mencakup menjelajahi Kurashiki Bikan Historical Quarter, menikmati sarapan di kafe tradisional, serta mengunjungi Ohara Museum of Art dengan koleksi seni Barat terkenal.
  • Sore hingga malam diisi dengan menyusuri kanal atau naik perahu wisata, lalu menutup hari dengan kuliner lokal sambil menikmati pemandangan lampu malam yang romantis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kalau kamu sedang mencari kota kecil di Jepang yang suasananya tenang tapi tetap cantik untuk dijelajahi, Kurashiki bisa jadi pilihan yang menarik. Kota ini terkenal dengan kawasan kanal bergaya klasik yang dipenuhi bangunan tradisional bernuansa Edo. Jalan-jalannya terasa nyaman untuk berjalan santai sembari menikmati suasana Jepang yang berbeda dari kota besar.

Kurashiki juga cocok untuk kamu yang suka wisata santai tanpa harus terburu-buru berpindah tempat. Dalam sehari, kamu sudah bisa menikmati perpaduan suasana historis, kuliner lokal, dan spot foto estetik yang memanjakan mata. Yuk, simak itinerary seharian di Kurashiki berikut ini supaya perjalananmu makin seru.

1. Pagi hari menjelajahi Kurashiki Bikan Historical Quarter

Kurashiki Bikan Historical Quarter (commons.wikimedia.org/Volfgang)

Mulailah perjalanan sejak pagi dengan mengunjungi Kurashiki Bikan Historical Quarter, yakni kawasan paling terkenal di kota ini. Deretan bangunan tradisional berwarna putih dengan atap hitam membuat suasananya terasa klasik dan fotogenik. Kanal kecil yang membelah kawasan ini juga menambah kesan tenang khas kota tua Jepang.

Udara pagi di Kurashiki terasa nyaman untuk berjalan kaki sembari menikmati suasana sekitar. Kamu bisa menemukan banyak toko kerajinan, kedai kopi, dan galeri seni di sepanjang jalan. Datang lebih pagi juga membuatmu lebih leluasa mengambil foto tanpa terlalu banyak keramaian wisatawan.

2. Menikmati sarapan dan kopi di kafe bergaya tradisional

ilustrasi kafe di Kurashiki (commons.wikimedia.org/HQA02330)

Setelah puas berjalan santai, sempatkan mampir ke salah satu kafe tradisional di sekitar kawasan Bikan. Banyak kafe di Kurashiki yang mempertahankan desain bangunan klasik dengan interior kayu yang hangat dan nyaman. Suasana seperti ini cocok untuk beristirahat sambil menikmati sarapan ringan khas Jepang.

Kamu bisa mencoba roti panggang, kopi hand drip, atau dessert lokal yang tampilannya menarik. Beberapa kafe bahkan memiliki jendela besar dengan pemandangan langsung ke area kanal. Selain mengisi tenaga, tempat-tempat seperti ini juga sering menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto estetik.

3. Siang hari mengunjungi Ohara Museum of Art

Ohara Museum of Art (commons.wikimedia.org/663highland)

Saat siang tiba, lanjutkan perjalanan ke Ohara Museum of Art yang lokasinya masih berada di sekitar kawasan wisata utama. Museum ini terkenal sebagai museum seni Barat pertama di Jepang dan memiliki koleksi karya seni yang menarik. Bangunannya yang bergaya Eropa juga membuat suasana wisata terasa berbeda.

Di dalam museum, kamu bisa menemukan berbagai lukisan dan karya seni dari seniman terkenal di dunia. Area museum dibuat nyaman, sehingga pengunjung bisa menikmati koleksi dengan santai tanpa terburu-buru. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati sisi artistik Kurashiki sambil beristirahat dari cuaca luar.

4. Sore hari menyusuri kanal dan naik perahu wisata

Kurashiki Bikan Historical Quarter (commons.wikimedia.org/663highland)

Menjelang sore, waktunya menikmati suasana kanal Kurashiki yang semakin cantik terkena cahaya matahari. Kamu bisa berjalan santai di tepi kanal sembari melihat pohon willow yang berjajar di sepanjang jalan. Pemandangan klasik seperti ini membuat banyak wisatawan betah berlama-lama di area Bikan.

Kalau ingin pengalaman yang berbeda, cobalah naik perahu wisata yang melintasi kanal utama. Dari atas perahu, kamu bisa menikmati pemandangan bangunan tradisional dari sudut yang lebih unik. Suasana sore yang tenang membuat perjalanan singkat ini terasa lebih menyenangkan dan memorable.

5. Malam hari menikmati kuliner lokal Kurashiki

ilustrasi ramen kuah shoyu (pixabay.com/5amramen)

Sebelum kembali, jangan lewatkan kesempatan mencicipi kuliner lokal khas Kurashiki. Banyak restoran kecil di sekitar kawasan wisata yang menawarkan menu Jepang dengan suasana hangat dan nyaman. Mulai dari sushi, tempura, hingga ramen bisa menjadi pilihan makan malam yang memuaskan.

Saat malam tiba, area kanal juga terlihat semakin cantik dengan lampu-lampu yang menyala lembut. Suasana kota terasa lebih tenang dan romantis tanpa hiruk-pikuk berlebihan. Momen seperti ini cocok untuk menutup perjalanan sehari di Kurashiki dengan suasana santai dan menyenangkan.

Kurashiki punya cara sederhana untuk membuat wisata terasa lebih berkesan tanpa harus terlalu ramai dan melelahkan. Kota kecil ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati Jepang dengan suasana klasik yang nyaman dipandang. Jadi, jangan lupa siapkan outfit favoritmu karena hampir setiap sudut Kurashiki terasa menarik untuk diabadikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article