Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Itinerary Seharian di Manhattan yang Efisien, Gak Bikin Capek!
Manhattan, New York (pixabay.com/C1ri)
  • Itinerary satu hari di Manhattan dirancang efisien dengan rute mudah dijangkau, menggabungkan taman kota, gedung ikonik, hingga kawasan belanja tanpa membuat wisatawan kelelahan.
  • Perjalanan dimulai dari Central Park di pagi hari, dilanjutkan ke Top of the Rock dan Fifth Avenue untuk menikmati panorama kota serta pengalaman belanja khas New York.
  • Sore hingga malam dihabiskan menjelajahi Times Square sebelum kembali ke hotel untuk beristirahat, memastikan wisata sehari tetap santai namun penuh pengalaman ikonik Manhattan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Punya waktu hanya sehari di Manhattan bukan berarti kamu harus terburu-buru mengejar semua tempat wisata. Dengan rute yang tepat, kamu tetap bisa menikmati suasana kota paling ikonik di Amerika Serikat tanpa merasa kelelahan. Itinerary ini dirancang agar perjalanan terasa santai, efisien, dan tetap memuaskan.

Mulai dari taman kota, gedung pencakar langit, hingga kawasan belanja dan hiburan, semuanya bisa dikunjungi dalam satu hari. Jarak antardestinasi juga dipilih agar mudah dijangkau dengan naik subway maupun berjalan kaki.

Yuk, simak itinerary seharian di Manhattan berikut agar waktu liburanmu dimanfaatkan semaksimal mungkin. Gak bakal capek, karena efisien banget!

1. Tiba di New York dan check in hotel

John F. Kennedy International Airport (commons.wikimedia.org/Chmpgnrose)

Pesawat diperkirakan tiba di John F. Kennedy International Airport (JFK) sekitar pukul 07.00 waktu setempat. Setelah proses imigrasi dan pengambilan bagasi selesai, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Manhattan menggunakan AirTrain dan subway dengan biaya sekitar 11,40 dolar AS per orang. Waktu tempuh menuju Midtown Manhattan berkisar 60–75 menit.

Hotel disarankan berada di kawasan Midtown Manhattan agar mobilitas lebih mudah sepanjang hari. Jika kamar belum tersedia karena waktu check-in umumnya dimulai pukul 15.00, koper dapat dititipkan terlebih dahulu di resepsionis hotel. Setelah itu, perjalanan wisata bisa langsung dimulai tanpa membawa barang bawaan yang berat.

2. Menikmati pagi di Central Park

Central Park, New York (commons.wikimedia.org/Don Ramey Logan)

Perjalanan dapat dilanjutkan menuju Central Park, taman kota paling terkenal di New York. Tiket masuk gratis, sehingga kamu bebas untuk berjalan santai sembari menikmati suasana hijau di tengah hiruk-pikuk Manhattan. Beberapa spot favorit yang bisa dikunjungi adalah Bethesda Terrace, Bow Bridge, dan Strawberry Fields.

Suasana pagi membuat taman terasa lebih sejuk dan tidak terlalu ramai oleh wisatawan. Aktivitas seperti berjalan kaki, berfoto, atau sekadar menikmati kopi di bangku taman menjadi pilihan yang menyenangkan. Luangkan waktu sekitar 2 jam agar kunjungan tetap santai tanpa terburu-buru.

3. Mengunjungi Top of the Rock dan Fifth Avenue

Top of the Rock Observation Deck (commons.wikimedia.org/Elisa.rolle)

Menjelang siang, perjalanan dapat diteruskan ke Top of the Rock Observation Deck di Rockefeller Center. Harga tiket masuk berkisar 40–55 dolar AS per orang, tergantung jadwal kunjungan dan musim liburan. Dari dek observasi ini, panorama Empire State Building hingga Central Park dapat dinikmati dari ketinggian.

Setelah puas menikmati pemandangan kota, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menyusuri Fifth Avenue yang terkenal sebagai kawasan belanja premium. Berbagai toko ikonik, mulai dari department store hingga Apple Fifth Avenue dapat dikunjungi meski hanya untuk window shopping. Jangan lupa mampir menikmati makan siang di restoran atau kafe sekitar Rockefeller Center.

4. Menjelajahi Times Square pada sore hari

Times Square, New York (commons.wikimedia.org/JohnKolter)

Sore hari menjadi waktu yang pas untuk berjalan menuju Times Square. Kawasan ini tidak memungut biaya masuk sehingga wisatawan bebas menikmati layar LED raksasa, pertunjukan jalanan, dan suasana khas New York. Banyak sudut menarik yang cocok dijadikan latar belakang foto.

Saat matahari mulai terbenam, suasana Times Square berubah semakin meriah dengan cahaya lampu yang memenuhi setiap sudut jalan. Kamu juga bisa berbelanja suvenir atau menikmati camilan khas New York sebelum melanjutkan wisata malam. Luangkan waktu sekitar 2-3 jam agar pengalaman menjelajah terasa lebih maksimal.

5. Check in hotel dan check out keesokan harinya

Dumbo, Manhattan (pixabay.com/Jmtd)

Setelah selesai menikmati Times Square, perjalanan dapat dilanjutkan kembali ke hotel sekitar pukul 20.00 untuk melakukan proses check-in. Waktu malam bisa dimanfaatkan untuk beristirahat agar tubuh kembali segar setelah berjalan seharian. Jika masih memiliki tenaga, kamu dapat menikmati pemandangan kota dari sekitar hotel atau mencicipi kuliner malam di dekat penginapan.

Keesokan harinya, proses check-out hotel umumnya dilakukan sebelum pukul 11.00. Perjalanan menuju bandara dapat disesuaikan dengan jadwal penerbangan berikutnya menggunakan subway, AirTrain, atau taksi. Dengan rute yang tertata rapi, sehari di Manhattan tetap terasa berkesan tanpa harus berpindah-pindah tempat secara berlebihan.

Masih banyak sudut menarik di Manhattan yang layak dijelajahi jika suatu saat kamu kembali lagi ke New York. Itinerary ini bisa dijadikan panduan untuk menikmati kota dengan ritme yang lebih santai tanpa kehilangan pengalaman ikoniknya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article