Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Lokasi Syuting The Odyssey, Film Terbaru Christopher Nolan

5 Lokasi Syuting The Odyssey, Film Terbaru Christopher Nolan
ilustrasi lokasi syuting film The Odyssey (commons.wikimedia.org/C messier)
Intinya Sih
  • Christopher Nolan menggarap film epik The Odyssey (2026) dengan jajaran bintang ternama dan memilih lokasi syuting di berbagai negara untuk menghadirkan nuansa autentik perjalanan Odysseus.
  • Lima lokasi utama meliputi Yunani, Italia, Maroko, Islandia, dan Skotlandia; masing-masing dipilih karena karakter alam dan sejarahnya yang mampu menggambarkan kisah klasik Homer secara nyata.
  • Keputusan Nolan melakukan syuting langsung di destinasi bersejarah membuat tempat-tempat tersebut kembali populer dan menarik minat wisatawan yang ingin menelusuri jejak sinematik The Odyssey.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Christopher Nolan kembali menggarap film berskala besar lewat The Odyssey (2026), adaptasi dari puisi epik karya Homer yang mengisahkan perjalanan panjang Odysseus untuk pulang ke Kerajaan Ithaca setelah Perang Troya.

Film yang dibintangi Matt Damon, Tom Holland, Anne Hathaway, Robert Pattinson, Zendaya, hingga Charlize Theron ini juga menarik perhatian karena Christopher Nolan memilih syuting langsung di berbagai negara. Keputusan tersebut membuat banyak destinasi kembali mencuri perhatian, bahkan memicu rasa penasaran wisatawan yang ingin melihat langsung lokasi di balik layar film.

Yuk, cari tahu di mana saja lokasi syuting The Odyssey melalui ulasan berikut ini. Siapa tahu salah satunya adalah wisata impianmu!

1. Yunani menghadirkan lokasi yang paling dekat dengan dunia Odysseus

Methoni Castle
Methoni Castle (commons.wikimedia.org/C messier)

Yunani menjadi negara pertama yang dipilih Christopher Nolan karena kisah The Odyssey memang berakar dari mitologi Yunani. Sebagian besar proses syuting berlangsung di wilayah Messinia, Peloponnesos bagian barat daya, yang masih dipenuhi pantai alami, benteng berusia ratusan tahun, dan situs kuno. Karakter wilayah ini dinilai mampu menggambarkan perjalanan Odysseus tanpa perlu banyak penambahan set maupun efek visual, sehingga nuansa petualangannya terasa lebih autentik.

Beberapa lokasi yang muncul dalam film antara lain Methoni Castle, benteng Venesia abad ke-13 yang berdiri di atas semenanjung kecil menghadap Laut Ionia, Voidokilia Beach yang terkenal karena garis pantainya membentuk setengah lingkaran hampir sempurna, serta Nestor's Cave, gua di atas tebing yang digunakan sebagai latar adegan Cyclops.

Kru juga mengambil gambar di Acrocorinth, kompleks benteng kuno yang berdiri di atas bukit dekat Kota Corinth dan menawarkan pemandangan luas ke daratan serta pesisir sekitarnya. Seluruh destinasi tersebut masih terbuka untuk umum sehingga wisatawan dapat menyusuri benteng bersejarah, menikmati pantai, hingga mengikuti jalur pendakian menuju situs arkeologi dalam satu perjalanan di Peloponnesos.

2. Italia menghidupkan kisah Odysseus di Pulau Favignana

Pulau Favignana
Pulau Favignana (commons.wikimedia.org/fab.)

Christopher Nolan juga membawa kru produksi ke Sisilia, wilayah di Italia selatan yang sudah lama dikaitkan dengan berbagai kisah dalam The Odyssey. Salah satu lokasi syutingnya berada di Pulau Favignana, pulau terbesar di Kepulauan Egadi yang dikenal dengan perairan sebening kaca dan tebing batu kapur di sepanjang pesisir. Sejumlah sejarawan bahkan mengaitkan Favignana dengan "Goat Island" yang muncul dalam puisi karya Homer, sehingga pulau ini kerap masuk pembahasan ketika menelusuri jejak perjalanan Odysseus.

Selain mengambil gambar di garis pantainya, kru juga menggunakan Castello di Santa Caterina, benteng tua yang berdiri di titik tertinggi Pulau Favignana dengan pemandangan langsung ke Laut Mediterania. Produksi kemudian berlanjut ke Lipari dan Vulcano, dua pulau vulkanik di Kepulauan Aeolian yang terkenal dengan tebing terjal, pantai berpasir hitam, serta kawah aktifnya.

Kalau berlibur ke kawasan ini, kamu bisa menjelajahi beberapa pulau sekaligus menggunakan kapal feri, menikmati desa-desa pesisir yang tenang, atau mendaki ke titik pandang untuk melihat gugusan pulau vulkanik dari ketinggian.

3. Maroko mengubah Aït Benhaddou menjadi latar Kota Troya

Aït Benhaddou
Aït Benhaddou (commons.wikimedia.org/Maureen)

Christopher Nolan mengambil gambar di beberapa wilayah Maroko, tetapi Aït Benhaddou menjadi lokasi yang paling mencuri perhatian. Desa berbenteng di Provinsi Ouarzazate tersebut dipilih untuk mewakili Kota Troya, salah satu tempat penting dalam kisah The Odyssey.

Keputusan itu bukan tanpa alasan. Aït Benhaddou masih mempertahankan bangunan tradisional dari bata lumpur, lorong-lorong sempit, serta tembok pertahanan yang membuat suasananya terasa seperti permukiman dari ribuan tahun lalu.

Berkat keaslian arsitekturnya, kompleks yang telah berstatus sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini hampir tidak memerlukan banyak penyesuaian saat proses syuting. Tidak heran jika Aït Benhaddou juga pernah muncul dalam film-film besar, seperti Gladiator dan The Mummy.

Selain Aït Benhaddou, proses syuting juga berlangsung di Marrakech, Tahannaout, dan Essaouira. Masing-masing memiliki daya tarik yang berbeda. Marrakech dikenal dengan medina dan pasar tradisionalnya yang selalu sibuk, Tahannaout menjadi gerbang menuju Pegunungan Atlas, sedangkan Essaouira menawarkan suasana kota pelabuhan yang lebih tenang dengan benteng tua menghadap Samudra Atlantik.

Ketiga destinasi ini sering dihubungkan dalam satu perjalanan sehingga wisatawan dapat menikmati perubahan suasana Maroko, dari kota bersejarah, kawasan pegunungan, hingga pesisir, tanpa harus berpindah ke wilayah yang berjauhan.

4. Islandia dipilih untuk adegan pertemuan Odysseus dan Tiresias

Hjörleifshöfði
Hjörleifshöfði (commons.wikimedia.org/Ekki3)

Berbeda dari lokasi syuting lain yang didominasi pantai dan kota kuno, Christopher Nolan justru memilih beberapa sudut Islandia yang dikenal dengan alamnya yang ekstrem. Kawasan ini digunakan untuk merekam adegan ketika Odysseus mencari Tiresias di Underworld. Pilihannya jatuh pada Islandia karena negara ini memiliki kombinasi pantai pasir hitam, gua alami, sungai gletser, hingga kawasan geotermal yang masih aktif dalam jarak yang relatif berdekatan.

Lokasi syutingnya tersebar di Hjörleifshöfði, Semenanjung Snæfellsnes, Sungai Markarfljót, dan Pelabuhan Landeyjahöfn. Hjörleifshöfði terkenal dengan tebing batu dan gua yang menghadap langsung ke pantai berpasir hitam, sedangkan Snæfellsnes menjadi salah satu kawasan paling populer di Islandia karena dalam satu wilayah terdapat gunung, tebing pantai, lapangan lava, dan desa-desa nelayan.

Jika menjelajahi pesisir selatan Islandia dengan mobil, beberapa lokasi tersebut dapat dikunjungi dalam satu rute bersama destinasi terkenal, seperti Pantai Reynisfjara, Air Terjun Skógafoss, dan Gletser Sólheimajökull.

5. Skotlandia menjadi latar perjalanan Odysseus yang penuh bahaya

Moray Firth Coast
Moray Firth Coast (commons.wikimedia.org/Rathven)

Moray Firth Coast di timur laut Skotlandia menjadi salah satu lokasi syuting The Odyssey di luar kawasan Mediterania. Christopher Nolan mengambil gambar di kawasan ini untuk adegan saat Odysseus tiba di Pulau Circe, tokoh penyihir dalam mitologi Yunani yang mengubah sebagian anak buahnya menjadi babi.

Untuk membangun suasana tersebut, tim produksi memilih pesisir Moray Firth yang dipenuhi tebing, kastel tua, dan desa-desa kecil yang masih mempertahankan wajah asli pesisir Skotlandia. Meski tidak sepopuler Isle of Skye atau Edinburgh, kawasan ini justru menawarkan nuansa yang lebih sepi sehingga cocok untuk menggambarkan dunia dalam kisah epik tersebut.

Syuting dilakukan di beberapa titik, mulai dari Findlater Castle yang berdiri di atas tebing menghadap Laut Utara, Burghead yang dikenal sebagai desa tua peninggalan bangsa Pict, Culbin Forest dengan jalur hutannya yang membelah bukit pasir, hingga Buckie Harbour, pelabuhan nelayan yang masih aktif digunakan hingga sekarang. Seluruh lokasi tersebut berada di kawasan Moray Firth Coast sehingga bisa dijelajahi dalam satu perjalanan darat.

Kalau berencana mengikuti jejak lokasi syuting The Odyssey, sempatkan berhenti di setiap titik karena masing-masing menawarkan pemandangan pesisir yang berbeda, mulai dari reruntuhan kastel, pantai berbatu, hingga pelabuhan kecil yang masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Beberapa lokasi syuting The Odyssey memang sudah lama dikenal wisatawan, tetapi ada pula yang baru mulai mencuri perhatian setelah dipilih oleh Christopher Nolan. Jika tertarik mengikuti jejak perjalanan Odysseus sekaligus menikmati pemandangan yang muncul di layar lebar, destinasi-destinasi tersebut bisa menjadi inspirasi untuk liburan berikutnya. Dari sekian banyak lokasi syuting The Odyssey, mana yang paling ingin kamu kunjungi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More