Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Fakta Masjid Ketchaoua, Permata Arsitektur Islam di Aljazair

Fakta Masjid Ketchaoua, Permata Arsitektur Islam di Aljazair
Pemandangan dari depan Masjid Ketchaoua. (commons.wikimedia.org/Rachid Ayadi)
Share Article

Aljir adalah ibu kota Aljazair. Kota ini kaya akan budaya dan sejarah yang panjang. Memiliki banyak tempat yang dapat dikunjungi dan dinikmati. Salah satu tempat yang paling menarik adalah Masjid Ketchaoua.

Pada tahun 1992, Masjid Ketchaoua dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Selain itu, menjadi bagian dari Kasbah Aljir. Hal ini menunjukkan nilai dan kekayaan sejarahnya yang luar biasa. Yuk, simak fakta unik tentang Masjid Ketchaoua berikut ini, guys!

  1. 1. Dibangun pada tahun 1520

    Potret bagian dalam kubah Masjid Ketchaoua yang memperlihatkan struktur dan dekorasi arsitektur pada langit-langit.
    potret bagian dalam kubah Masjid Ketchaoua (commons.wikimedia.org/Rouibi Dhia Eddine Nadjm)

    Masjid Ketchaoua dibangun pada tahun 1520 oleh Hayreddin Barbarossa. Ia adalah pemimpin Ottoman di Aljazair pada waktu itu. Algeria melaporkan bahwa masjid berdiri di lokasi kunci di kota. Letaknya berada di tempat pertemuan jalan-jalan dari Kasbah bawah dan menuju ke lima gerbang kota Aljir.

    Orang-orang percaya bahwa sebuah masjid telah berdiri di lokasi sejak abad ke-14, tetapi hal ini belum terbukti. Catatan jelas pertama tentang masjid berasal dari tahun 1612. Ia berasal dari dokumen resmi. Kemudian, Hasan Pasha, anak Barbarossa, membangun kembali Masjid Ketchaoua pada akhir abad ke-18.

  2. 2. Diubah menjadi katedral oleh Prancis

    Detail bagian luar kubah Masjid Ketchaoua dengan ornamen arsitektur bergaya klasik dan langit biru di latar belakang.
    potret bagian luar kubah Masjid Ketchaoua (commons.wikimedia.org/Yves Jalabert)

    Masjid Ketchaoua awalnya digunakan sebagai gudang militer selama pendudukan Prancis di Aljazair. Kemudian, berfungsi sebagai kediaman para uskup agung. Seiring waktu, perannya berubah sesuai dengan kebutuhan kota. Hal ini menunjukkan sejarahnya yang panjang dan beragam.

    Masjid dihancurkan pada tahun 1844. Sebuah gereja besar kemudian dibangun di lokasinya. Islamic Heritage melaporkan bahwa gereja itu tetap menjadi katedral hingga Aljazair memperoleh kemerdekaan pada tahun 1962. Setelah itu, orang-orang kembali melaksanakan salat Jumat untuk pertama kalinya di sana.

  3. 3. Memadukan gaya arsitektur Bizantium dan Moor

    Aula salat Masjid Ketchaoua dengan mihrab di bagian depan, dikelilingi pilar dan lengkungan interior.
    potret aula salat dan mihrab Masjid Ketchaoua (commons.wikimedia.org/Youyoymadrid42)

    Masjid Ketchaoua menghadap ke alun-alun kota. Ia memiliki dua menara tinggi di setiap sisi pintu masuk utama. Pintu masuknya memiliki tiga lengkungan. Adapun masjid menampilkan gaya Bizantium dan Moor, dengan kolom-kolom marmer dan dekorasi yang indah.

    Seiring pertumbuhan Aljir, Masjid Ketchaoua menjadi semakin sulit terlihat. Tidak lagi menonjol seperti dulu. Namun demikian, telah berubah dari masjid menjadi katedral dan kembali menjadi masjid. Hal ini menunjukkan kekayaan sejarah kota.

  4. 4. Sempat ditutup pada tahun 2008

    Masjid Ketchaoua tampak selama proses restorasi, dengan bagian bangunan tertutup perancah dan material pekerjaan.
    Pemandangan Masjid Ketchaoua selama restorasi berlangsung. (commons.wikimedia.org/Dan Sloan)

    Masjid Ketchaoua ditutup pada tahun 2008 setelah mengalami kerusakan akibat gempa Boumerdes 2003. Penutupan diperlukan untuk memungkinkan perbaikan dan pelestarian yang tepat. Pekerjaan restorasi kemudian dilakukan oleh lembaga bantuan Turki, TIKA. Pada tahun 2018, Masjid Ketchaoua dibuka kembali dan siap melayani masyarakat lagi.

    Masjid Ketchaoua dipugar dengan cermat berdasarkan desain Ottoman aslinya. Para peneliti sejarah memandu prosesnya dengan sangat memperhatikan detail. Adapun para ahli dari Aljazair dan Turki bekerja sama dalam proyek ini. Hasilnya menghormati sejarahnya yang kaya sekaligus melestarikan arsitekturnya yang autentik.

    Masjid Ketchaoua adalah simbol kunci warisan budaya dan agama Aljazair. Mengunjungi masjid ini membantu orang menghargai masa lalu Aljazair yang kaya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More