Tren staycation semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan masyarakat urban yang mencari jeda tanpa harus bepergian jauh. Konsep liburan singkat di dalam kota ini terasa praktis, hemat waktu, dan tetap memberikan pengalaman relaksasi yang menyenangkan. Namun di balik kenyamanan tersebut, muncul fenomena baru yang jarang disadari, yaitu tekanan berlebih pada destinasi lokal atau overtourism.
Menariknya, lonjakan minat terhadap staycation justru bisa memicu overtourism dalam skala yang lebih kecil namun intens. Ketika banyak orang berkumpul di titik yang sama dalam waktu bersamaan, dampaknya bisa terasa signifikan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Yuk pahami lebih dalam bagaimana tren ini bisa memengaruhi keseimbangan destinasi lokal!
