5 Kota Kecil di Thailand yang Cocok untuk Slow Traveling

- Artikel ini mengajak pembaca menjelajahi sisi tenang Thailand lewat konsep slow traveling di kota-kota kecil yang menawarkan pengalaman lokal autentik dan suasana santai jauh dari keramaian turis.
- Lima kota direkomendasikan: Pai dengan nuansa hippie, Sukhothai yang bersejarah, Nan yang autentik, Chanthaburi bergaya kolonial, serta Trat yang tenang dan penuh kehangatan lokal.
- Melalui perjalanan lambat di kota-kota tersebut, wisatawan diajak menikmati budaya, kuliner, dan interaksi masyarakat setempat untuk merasakan makna perjalanan yang lebih mendalam.
Thailand memang identik dengan hiruk-pikuk Bangkok atau pesta pantai di Phuket. Namun, jika kamu ingin merasakan sisi yang lebih tenang dan autentik, kota-kota kecil di Negeri Gajah Putih juga akan memberi pengalaman yang jauh lebih menarik. Slow traveling di kota kecil memungkinkan pelancong untuk menikmati ritme kehidupan lokal dengan mencicipi kuliner tradisional dan berinteraksi lebih dekat dengan warga setempat.
Alih-alih berpindah tempat dengan cepat, kamu bisa tinggal lebih lama dan benar-benar menyelami suasana. Dari pegunungan berkabut hingga kota tua yang penuh sejarah, Thailand punya banyak destinasi yang cocok untuk perjalanan santai, lho. Nah, berikut ini IDN Times membagikan rekomendasi lima kota kecil di Thailand yang cocok untuk slow traveling.
1. Pai

Terletak di wilayah pegunungan Thailand Utara, Pai dikenal sebagai kota kecil yang santai dengan suasana hippie yang kental. Jalanannya dipenuhi kafe unik, galeri seni kecil, dan penginapan ramah backpacker. Udara sejuk serta pemandangan alam yang hijau membuat siapa pun betah berlama-lama di sini.
Kamu bisa menikmati pemandian air panas alami, menjelajahi Pai Canyon saat matahari terbenam, atau sekadar duduk santai di tepi sungai. Kehidupan malamnya pun cenderung tenang dengan live music akustik yang menenangkan. Pai sangat cocok untuk kamu yang ingin rehat sejenak dari keramaian kota besar.
2. Sukhothai

Sukhothai adalah kota kecil yang sarat sejarah dan budaya. Di sinilah berdiri Taman Sejarah Sukhothai yang menjadi situs warisan dunia UNESCO dengan reruntuhan candi dan patung Buddha kuno. Suasananya tenang dan jauh dari keramaian tur besar seperti di Ayutthaya.
Kamu bisa menyewa sepeda dan berkeliling kompleks taman sejarah dengan santai. Setiap sudutnya menyimpan cerita tentang kejayaan kerajaan Thailand di masa lampau. Menghabiskan waktu di Sukhothai memberi kesempatan untuk menikmati wisata sejarah tanpa terburu-buru.
3. Nan

Nan mungkin belum sepopuler Chiang Mai, tetapi justru itu yang membuatnya istimewa. Kota kecil di Thailand Utara ini menawarkan suasana lokal yang masih sangat autentik. Kamu bisa melihat kehidupan sehari-hari masyarakat tanpa banyak sentuhan pariwisata massal.
Kuil-kuil seperti Wat Phumin menyuguhkan mural klasik yang unik dan penuh makna. Lanskap pegunungan serta sawah hijau di sekitarnya juga menambah pesona Nan sebagai destinasi slow travel. Waktu terasa berjalan lebih lambat ketika kamu menikmati pagi berkabut di kota ini.
4. Chanthaburi

Chanthaburi berada di bagian timur Thailand dan terkenal dengan arsitektur tua bergaya kolonial. Kota ini memiliki kawasan tepi sungai yang dipenuhi rumah kayu klasik dan toko-toko tradisional. Berjalan kaki di sini terasa seperti kembali ke masa lalu.
Selain itu, Chanthaburi juga dikenal sebagai pusat perdagangan batu permata di Thailand. Kamu bisa mengunjungi pasar permata lokal atau menikmati kuliner khas yang dipengaruhi budaya China dan Vietnam. Kota ini menawarkan kombinasi sejarah, budaya, dan suasana santai yang pas untuk slow traveling.
5. Trat

Trat sering dianggap hanya sebagai pintu gerbang menuju pulau-pulau seperti Koh Chang. Padahal, kota kecil ini sendiri memiliki pesona yang tenang dan menarik untuk dijelajahi. Suasananya jauh dari hiruk-pikuk turis dan terasa sangat lokal.
Kamu bisa berjalan-jalan di pasar pagi, mencicipi makanan laut segar, atau menikmati matahari terbenam di tepi laut. Warga lokal yang ramah membuat pengalaman menginap di Trat terasa hangat dan personal. Kota ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati Thailand dengan tempo yang lebih lambat.
Slow traveling gak hanya soal destinasi, tetapi juga tentang cara menikmati perjalanan. Kota-kota kecil di Thailand di atas memberi ruang untuk kita berhenti sejenak dan benar-benar merasakan suasana sekitar. Kalau kamu ingin pengalaman yang lebih tenang dan penuh bermakna, lima kota ini bisa menjadi pilihan sempurna untukmu!
![[QUIZ] Dari Transportasi Umum Favoritmu di Jakarta, Kamu Cocok Liburan ke Sini](https://image.idntimes.com/post/20240129/pexels-photo-1374377-a0a51f7a58669ba98ac0be589946151c-74634323e65846f1ae4d86b352ef756e.jpeg)












![[QUIZ] Dari Menu Berbuka Favoritmu, Kamu Bakal Mudik Lebaran ke Kota Ini!](https://image.idntimes.com/post/20250406/whatsapp-image-2025-04-05-at-115553-1d2fdd614142c09f2d4d75cb1e88c9ba.jpeg)




