Samudra yang luas adalah misteri besar. Namun bagi Portugal, hal itu justru menjadi jalan untuk mengubah sejarah. Sebagai pelopor utama era penjelajahan samudra (Age of Discovery), Portugal memimpin bangsa Eropa dalam melakukan penjelajahan maritim yang metodis. Melalui keberanian para pelautnya, negara ini sukses memetakan pantai Afrika, menjangkau Asia, mencapai Amerika Selatan hingga ke Brasil, serta membuka rute laut langsung menuju India.
Museu de Marinha, Museum Maritim yang Populer di Portugal

- Museu de Marinha di Lisbon berdiri di kompleks Biara Jerónimos, lokasi bersejarah tempat para pelaut Portugal dahulu berdoa sebelum memulai ekspedisi besar ke berbagai belahan dunia.
- Didirikan pada 22 Juli 1863 oleh Raja Luís I, museum ini menyimpan lebih dari 20.000 koleksi yang menggambarkan perjalanan maritim dan warisan kebaharian Portugal dari masa ke masa.
- Koleksi unggulannya mencakup kapal kerajaan asli abad ke-18, astrolab pelayaran langka, rekonstruksi interior kapal pesiar Amélia, hingga pesawat amfibi legendaris Santa Cruz.
Hebatnya, seluruh rekam jejak legendaris tersebut kini tersimpan rapi di Museu de Marinha, alias Museum Maritim di Lisbon, sebuah tempat yang berfungsi sebagai rumah bagi sejarah maritim Portugal dan sangat berkaitan erat dengan era emas penjelajahan tersebut. Lantas, bagaimana sebenarnya awal mula berdirinya museum maritim yang luar biasa ini? Yuk, simak sejarah dan fakta menariknya dalam artikel ini!
1. Berdiri di lokasi yang sangat bersejarah

Museu de Marinha bisa kamu temukan di dalam kompleks Biara Jerónimos (Mosteiro dos Jerónimos) yang terletak di daerah Belém, Lisbon. Sebelum menetap di sini, museum ini sebenarnya sempat berpindah-pindah tempat, lho. Salah satunya, dari tahun 1949 sampai 1962, museum ini sempat menempati Istana Bangsawan Farrobo di Laranjeiras, baru setelah itu resmi pindah ke sayap utara dan barat kompleks biara sampai sekarang.
Pemilihan lokasi di Biara Jerónimos ini juga punya makna simbolis yang sangat kuat. Di tempat inilah para pelaut Portugal zaman dahulu, termasuk penjelajah terkenal Vasco da Gama, sering menghabiskan malam terakhir mereka untuk berdoa meminta keselamatan. Mereka berdoa di sini sebelum memulai pelayaran berbahaya ke belahan dunia yang belum dipetakan, tepat sebelum mereka berangkat dalam ekspedisi bersejarah menuju India pada tahun 1497.
2. Didirikan oleh seorang raja

Museu de Marinha resmi didirikan pada 22 Juli 1863 melalui dekrit yang dikeluarkan oleh Raja Luís I. Ia memulai sejarah museum ini dengan mengumpulkan berbagai artefak berharga, model kapal, hingga instrumen navigasi bersejarah yang awalnya merupakan milik pribadi keluarga kerajaan Portugal.
Sebagai organisasi kebudayaan resmi di bawah Angkatan Laut Portugal, museum ini mengemban misi yang sangat luas. Fokus utamanya bukan sekadar menonjolkan sejarah militer angkatan laut saja, melainkan untuk melindungi, menjaga, dan mengenalkan seluruh masa lalu maritim Portugal. Museum ini merangkum segala hal yang berkaitan dengan berbagai aspek dan aktivitas manusia di lautan luas dari masa ke masa.
3. Ada lebih dari dua puluh ribu koleksi

Museu de Marinha menempati area seluas sekitar 50.000 meter persegi, dengan area pameran permanen sebesar 16.050 meter persegi. Dari total lebih dari 20.000 koleksi yang dimiliki, ada sekitar 6.000 benda bersejarah yang dipajang untuk umum. Di sini, pengunjung bisa melihat model kapal layar era penjelajahan hingga abad ke-19, kapal sungai, senjata, seragam, alat navigasi, peta laut, serta ratusan ribu arsip foto dan dokumen kapal kuno Portugal.
Di gedung besar yang terhubung, tersimpan koleksi perahu nelayan, perahu rekreasi, hingga pesawat amfibi bersejarah. Selain pameran seperti patung Pangeran Henry sang Navigator dan model kapal Nau Madre de Deus, bagian tengah ruangan ini didominasi oleh koleksi paling megah. Koleksi tersebut adalah Perahu Kerajaan asli berukuran besar buatan tahun 1780 yang dulunya dibuat khusus untuk Ratu Maria I.
4. Menyimpan koleksi kapal layar asli berukuran besar

Salah satu spot paling favorit di museum ini adalah Paviliun Galiot. Di dalam ruangan raksasa ini, kamu bisa melihat langsung deretan kapal layar asli berukuran besar yang dulunya dipakai oleh keluarga kerajaan Portugal. Menariknya, paviliun yang dirancang oleh arsitek Profesor Frederico George pada akhir tahun 1950-an ini merupakan bangunan pertama di Portugal yang sengaja dibuat dari nol khusus untuk menyimpan koleksi museum.
Koleksi yang paling juara dan ikonik di sini adalah Brigantine Kerajaan buatan tahun 1780. Kapal super mewah ini sudah digunakan selama berabad-abad khusus untuk menyambut tamu-tamu negara penting. Kapal ini terakhir kali berlayar pada tahun 1957 demi menyambut kunjungan resmi Ratu Elizabeth II dari Inggris saat bertandang ke Portugal.
5. Punya salah satu koleksi astrolab pelayaran terbesar dan paling berharga di dunia

Museu de Marinha memiliki salah satu koleksi astrolab pelayaran terbesar, terkaya, dan paling berharga di dunia. Alat navigasi kuno ini dulunya sangat penting bagi para pelaut abad pertengahan untuk menentukan posisi kapal di tengah samudra luas berdasarkan letak Matahari dan bintang-bintang. Perkembangan ilmu navigasi astronomi seperti ini menjadi kunci utama dalam meningkatkan keselamatan pelayaran jarak jauh yang dilakukan oleh bangsa Portugal.
Kehadiran alat-alat canggih pada zamannya ini sangat membantu para pelaut legendaris untuk menjelajahi wilayah baru dengan lebih aman dan terarah pada era penjelajahan samudra. Saat berkunjung ke museum ini, kamu bisa melihat langsung koleksi astrolab bersejarah yang sangat langka tersebut dipamerkan secara rapi.
6. Ada rekonstruksi interior asli dari kamar-kamar kerajaan di kapal pesiar amélia

Di dalam museum, kamu bisa melihat rekonstruksi interior asli dari kamar-kamar mewah milik Raja Carlos dan Permaisuri Amélie dari Orleans. Bagian kabin, kamar tidur, hingga ruang makan resmi dari kapal pesiar kerajaan bernama "Amélia" ini sengaja dipindahkan dan ditata persis seperti aslinya. Seluruh perabotan di dalam ruangan ini dilapisi oleh kayu mahoni yang sangat mewah dan elegan.
Ruangan ini dinilai sebagai salah satu sudut paling mewah dan memukau di seluruh area museum. Semua bagian interior megah ini berhasil diselamatkan dan dijaga dengan baik dari kapal pesiar asli milik raja terakhir Portugal tersebut ketika kapalnya resmi dinonaktifkan oleh pihak Angkatan Laut pada tahun 1938.
7. Gak cuma kapal, tapi juga pesawat!

Meskipun fokus utama museum ini adalah dunia maritim, di sini kamu juga bisa menemukan catatan sejarah penting dari dunia penerbangan Portugal yang berhubungan erat dengan laut. Museum ini memamerkan sebuah pesawat amfibi legendaris tipe Fairey III D yang diberi nama "Santa Cruz". Kehadiran pesawat ini menjadi bukti bahwa sejarah penjelajahan Portugal tidak hanya berhenti di permukaan air, tetapi juga berlanjut ke udara.
Pesawat amfibi "Santa Cruz" ini punya nilai sejarah yang luar biasa karena digunakan oleh dua penerbang terkenal, Gago Coutinho dan Sacadura Cabral, dalam misi Penyeberangan Udara Pertama Atlantik Selatan. Pada Juni 1922, pesawat ini diangkut dari Lisbon menuju Pulau Fernando de Noronha untuk menyelesaikan seluruh rangkaian rute penerbangan bersejarah dari Lisbon (Portugal) hingga mendarat di Rio de Janeiro (Brasil).
Nah, itu dia sekilas pembahasan tentang sejarah dan berbagai koleksi seru yang ada di Museu de Marinha. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kamu tentang bagaimana museum ini menjaga warisan cerita masa lalu mereka, ya!

















