Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pendakian Puncak Kawinajang Gunung Dibuka Lagi, Pahami Rutenya!
Potret Gunung Kawi (commons.wikimedia.org/Javanesecode)
  • Jalur pendakian Puncak Kawinajang Gunung Kawi via Ngantang resmi dibuka kembali pada 28 Oktober 2026, setelah sebelumnya ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan.

  • Pendakian direkomendasikan dimulai pukul 07.00 WIB untuk camping, sedangkan tektok atau trail run pukul 22.00 WIB; seluruh pendaki wajib turun paling lambat pukul 08.00 WIB.

  • Rute melintasi Punggungan Utara dan Selatan, dengan beberapa jalur ditutup; ojek tersedia dari parkiran ke Pos 1 serta evakuasi dari Pos 10 Hutan Bambu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Puncak Kawinajang menjadi salah satu tujuan pendakian di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Berada di ketinggian 2.651 meter di atas permukaan laut, puncak ini menawarkan pemandangan pegunungan dan lautan awan dari sisi barat Malang.

Kehadiran Puncak Kawinajang menjadi alternatif bagi pencinta alam yang ingin menikmati keindahan Gunung Kawi dari sudut berbeda. Namun, jalur pendakiannya sempat ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 13 September 2026.

Kini, pendaki bisa kembali mengunjungi Puncak Kawinajang. "Jalur pendakian Puncak Kawinajang-Gunung Kawi via Ngantang resmi dibuka kembali mulai 28 Oktober 2026," tulis pengumuman di akun Instagram resmi @puncakkawinajang_gunungkawi.

Meski sudah dibuka, pendaki perlu memahami ketentuan waktu, rute, dan akses evakuasi yang berlaku. Berikut informasi pendakian Puncak Kawinajang Gunung Kawi yang perlu kamu ketahui.

1. Tipe dan waktu pendakian

Pendakian jalur lingkar Kaldera Purba Kawinajang merupakan tipe pendakian petualangan dengan jarak total 25 kilometer dari Pintu Rimba. Pengelola merekomendasikan untuk pendakian pagi atau siang mulai pukul 07.00 WIB dan camping di Puncak Kawinajang 2651 meter di atas permukaan laut.

Pendaki tektok atau trail run disarankan berangkat lebih awal sejak malam hari pukul 22.00 WIB. Jadi, semua pendaki yang berkemah, tektok, atau trail run bisa mulai turun dari puncak Kawinajang paling lambat pukul 08.00 WIB.

Untuk menghemat waktu dan tenaga, para pendaki bisa memakai jasa ojek warlok dari Pos Parkiran menuju Pos 1. Jaraknya sekitar 4 kilometer dengan durasi perjalanan selama 30 menit. Tarif jasa ojek Rp50 ribu.

2. Arah jalur pendakian

Papan petunjuk di Gunung Kawi (commons.wikimedia.org/NaidNdeso)

Arah jalur pendakian mulai dari Pos parkiran di Dusun Sumantoro menuju Pos 1 melalui hutan produksi. Setelah itu, naik Punggungan utara, turun lewat Punggungan Selatan menuju ke Pos 11 di Petilasan Cungkup dan kembali ke pos parkiran.

Jalur Punggungan sisi selatan lingkar Kaldera Purba melalui Puncak Kawinajang 2 tingginya sekitar 2.650 mdpl. Jalur Padang Penyesalan hanya direkomendasikan sebagai jalur turunan pendakian.

Sedangkan, jalur turun setelah Pos 11 menuju ke Pos 12 di air terjun Watu Gedek ditutup. Dari Pos 11, pendaki langsung menuju ke pos evakuasi sebagai titik pertemuan jalur Punggungan Utara dan Punggungan Selatan.

3. Ojek evakuasi

Jika pendaki membutuhkan ojek evakuasi, maka bisa dijemput di Pos 10 Hutan Bambu dengan jarak 150 meter setelah menyeberangi hulu Sungai Lekso. Tarifnya Rp100 ribu per orang menuju ke pos parkiran motor di Dusun Sumantoro.

Jadi, bagi kamu yang berencana mendaki Puncak Kawinajang Gunung Kawi, pastikan untuk memahami rute dan ketentuan terbaru sebelum berangkat. Siapkan fisik dan perlengkapan yang memadai. Patuhi arahan petugas dan hindari jalur yang ditutup, agar pendakian aman dan nyaman.

Curated For You

Editorial Team

Related Article