Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Puasamu Bakal Lebih Lama jika Liburan ke Negara Ini!
Potret suasana kota di Norwegia (unsplash.com/Jack White)

Liburan saat Ramadan bisa menjadi pengalaman yang unik dan memberi kesan tersendiri. Selain menikmati suasana baru, kamu juga bisa merasakan perbedaan budaya dalam menjalankan ibadah puasa di berbagai negara. Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan sebelum berangkat, yakni durasi puasa di setiap negara yang berbeda-beda.

Perbedaan ini dipengaruhi letak geografis dan posisi matahari terhadap garis khatulistiwa. Semakin jauh suatu negara dari khatulistiwa, terutama mendekati wilayah kutub, durasi siang hari saat musim tertentu bisa jauh lebih panjang. Artinya, waktu berpuasa pun ikut bertambah lama.

Jika kamu berencana liburan ke luar negeri saat bulan Ramadan, berikut beberapa negara dengan durasi puasa terlama yang perlu kamu ketahui sebagai bahan pertimbanganmu.

1. Norwegia

Norwegia menjadi salah satu negara dengan durasi puasa terlama, terutama saat Ramadan jatuh pada musim panas. Di beberapa kota bagian utara, lama puasa bisa mencapai sekitar 18–20 jam per hari. Fenomena “midnight sun” atau matahari yang hampir tidak terbenam membuat waktu siang berlangsung sangat panjang.

Meski menantang, Norwegia menawarkan panorama alam luar biasa menakjubkan. Kamu bisa mengunjungi Geirangerfjord yang terkenal dengan tebing curam dan air terjunnya, atau menikmati suasana kota modern di Oslo.

2. Swedia

Potret bendera Swedia (pexels.com/Efrem Efre)

Sama seperti Norwegia, Swedia juga memiliki durasi puasa yang panjang saat musim panas. Di Ibu Kota Stockholm, waktu puasa bisa berlangsung sekitar 18 jam atau lebih, tergantung posisi Ramadan dalam kalender Masehi. Untuk wisatanya, kamu bisa menjelajahi Gamla Stan (kota tua Stockholm) yang penuh bangunan bersejarah atau mengunjungi Vasa Museum yang menyimpan kapal perang abad ke-17.

3. Islandia

Islandia termasuk negara dengan durasi siang hari yang sangat panjang saat musim panas. Durasi puasa di sana dapat mencapai 20 jam, bahkan lebih, di beberapa wilayah.

Karena kondisi geografis yang ekstrem, sebagian ulama memperbolehkan umat Muslim mengikuti jadwal negara lain yang lebih seimbang apabila waktu siang terlalu panjang.

Meski begitu, Islandia menawarkan keindahan lanskap alam nan dramatis, seperti Blue Lagoon yang terkenal dengan pemandian air panasnya, serta aurora borealis saat musim dingin di wilayah sekitar Reykjavik. Pengalaman berpuasa di Islandia bakal tak terlupakan seumur hidup!

4. Finlandia

Potret suasana kota di Finlandia (pexels.com/Paul Theodor Oja)

Finlandia juga mengalami siang hari yang panjang saat musim panas. Durasi puasa bisa mencapai sekitar 19 jam di wilayah tertentu.

Negara yang terkenal dengan hutan, danau, serta suasana yang tenang ini akan membuat liburanmu jadi begitu berkesan. Jika kamu berencana ke Helsinki, jangan lupa untuk menikmati arsitektur khas Skandinavia dan mengunjungi Suomenlinna, benteng laut bersejarah yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.

5. Denmark

Denmark termasuk dalam daftar negara Eropa dengan durasi puasa cukup lama, yakni sekitar 17–19 jam saat musim panas. Fasilitas untuk umat Muslim di kota-kota besar tetap tersedia, termasuk masjid dan restoran halal yang memudahkan tetap menjalankan ibadah puasa dengan nyaman.

Sambil ngabuburit, kamu bisa mengunjungi Tivoli Gardens yang ikonis atau menikmati suasana pelabuhan warna-warni di Nyhavn, Kopenhagen.

Liburan ke negara dengan durasi puasa terlama tentu menghadirkan tantangan, sekaligus pengalaman tersendiri. Namun, di balik itu, ada pengalaman unik yang tidak bisa didapatkan di tempat lain. Gimana, ingin mencoba puasa hampir 20 jam sambil menikmati panorama Eropa Utara?

Editorial Team