Liburan saat Ramadan bisa menjadi pengalaman yang unik dan memberi kesan tersendiri. Selain menikmati suasana baru, kamu juga bisa merasakan perbedaan budaya dalam menjalankan ibadah puasa di berbagai negara. Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan sebelum berangkat, yakni durasi puasa di setiap negara yang berbeda-beda.
Perbedaan ini dipengaruhi letak geografis dan posisi matahari terhadap garis khatulistiwa. Semakin jauh suatu negara dari khatulistiwa, terutama mendekati wilayah kutub, durasi siang hari saat musim tertentu bisa jauh lebih panjang. Artinya, waktu berpuasa pun ikut bertambah lama.
Jika kamu berencana liburan ke luar negeri saat bulan Ramadan, berikut beberapa negara dengan durasi puasa terlama yang perlu kamu ketahui sebagai bahan pertimbanganmu.
