Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rute Pendakian Gunung Luhur Bogor, 3 Jam sampai Puncak!
potret Gunung Luhur (dok. pribadi/Nisya Syahab)
  • Gunung Luhur Sukamakmur, Bogor, setinggi 1.750 mdpl menawarkan pendakian menuju Puncak Pancawangi melalui jalur singkat namun didominasi tanjakan, dari basecamp hingga Pos 5.
  • Rute melewati perkebunan, lima pos, dan Sunrise Camp Pancawarna yang menyediakan area berkemah, toilet, sumber air, warung, serta panorama pegunungan di beberapa titik.
  • Waktu tempuh dari parkir ke puncak sekitar 2 jam 25 menit tanpa istirahat atau 3 jam 20 menit dengan jeda; jalur licin saat basah membutuhkan stamina dan perlengkapan memadai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Buat kamu yang lagi mencari destinasi hiking di sekitar Bogor, Gunung Luhur Sukamakmur bisa masuk daftar pilihan. Gunung dengan ketinggian 1.750 mdpl ini punya jalur pendakian yang relatif singkat, tetapi tetap didominasi tanjakan yang cukup menguras tenaga. Menariknya, perjalanan menuju Puncak Pancawangi juga menawarkan area sunrise camp dan panorama pegunungan yang cantik saat cuaca cerah.

Rute pendakian Gunung Luhur terdiri dari beberapa pos yang perlu dilewati sebelum mencapai puncak. Dari area parkir, pendaki akan melewati jalur perkebunan warga, gerbang pendakian, Pos 1 hingga Pos 5, lalu Sunrise Camp Pancawarna sebelum menghadapi tanjakan terakhir menuju puncak. Dengan mengetahui karakter setiap bagian jalur dan perkiraan waktunya, kamu bisa menyiapkan fisik serta perlengkapan dengan lebih matang sebelum berangkat. Scroll sampai akhir, ya!

1. Pendakian dimulai dari basecamp Gunung Luhur

potret Gunung Luhur (dok. pribadi/Nisya Syahab)

Setelah registrasi di area basecamp, pendakian diawali dengan jalan tanah yang cukup lebar dan sudah diperkeras dengan batu. Gak jauh dari sana terdapat percabangan pertama dengan petunjuk arah yang jelas, lalu pendaki melanjutkan perjalanan melewati perkebunan warga sebelum menemukan warung dan gerbang bertuliskan “Selamat Mendaki Gunung Luhur 1750 mdpl”. Bagian awal ini mulai terasa menanjak, tetapi jalurnya sudah dilengkapi undakan sehingga relatif mudah diikuti tanpa pemandu.

Sesudah melewati gerbang, karakter jalur berubah menjadi tanah merah yang terus menanjak dan sebagian besar berada di bawah pepohonan tinggi. Saat turun hujan atau kondisi masih basah, permukaan tanah bisa berubah menjadi becek dan licin sehingga trekking pole cukup membantu menjaga keseimbangan. Dari area parkir, pendaki membutuhkan sekitar 30 menit dengan ritme santai untuk mencapai Pos 1.

2. Jalur Pos 1 hingga Pos 3 didominasi tanjakan

potret Gunung Luhur (dok. pribadi/Nisya Syahab)

Dari Pos 1 menuju Pos 2, jalur masih didominasi tanah merah dengan sejumlah undakan dan pegangan kayu di beberapa bagian. Perjalanan berlangsung di bawah pepohonan sehingga suasananya cukup teduh, dengan waktu tempuh sekitar 20 menit berdasarkan pengalaman perjalanan yang dijadikan referensi. Setelah itu, rute menuju Pos 3 mulai sedikit lebih terbuka dan menghadirkan deretan undakan dengan tanaman bunga di sisi jalur.

Pos 3 bisa menjadi tempat yang pas untuk mengambil jeda karena areanya cukup luas dan dilengkapi gazebo yang diperuntukkan sebagai musala. Dari bagian ini, pemandangan pegunungan mulai terlihat lebih jelas, terutama Gunung Baud yang berada di sekitar kawasan tersebut. Setelah meninggalkan Pos 3, jalur kembali sedikit terbuka dan pendaki akan menemukan toilet sebelum meneruskan perjalanan ke Pos 4.

3. Pendaki melewati sunrise camp sebelum menuju puncak

potret Gunung Luhur (dok. pribadi/Nisya Syahab)

Pos 4 menjadi salah satu titik penting dalam rute pendakian Gunung Luhur karena setelahnya pendaki akan memasuki area yang lebih terbuka menuju Sunrise Camp Pancawarna 1. Jalurnya tetap menanjak dan pada satu bagian terdapat tali webbing sebagai bantuan ketika undakan gak tersedia. Sekitar 8–10 menit setelah Pos 4, pendaki akan tiba di area kemping yang cukup luas dengan pemandangan pegunungan dan fasilitas seperti toilet serta sumber air.

Dari Pancawarna 1, perjalanan dilanjutkan menuju Pancawarna 2 melalui jalur terbuka sebelum kembali masuk ke kawasan hutan. Area ini juga bisa menjadi tempat beristirahat karena terdapat warung yang menyediakan makanan ringan, mi instan, gorengan, serta minuman. Setelah itu, jalur cenderung lebih landai untuk beberapa waktu sebelum pendaki mencapai Pos 5.

4. Pos 5 menjadi jalur terakhir menuju puncak Pancawangi

potret Gunung Luhur (dok. pribadi/Nisya Syahab)

Dari Pos 5, jalur kembali menanjak dan masih menghadirkan beberapa bagian tanah becek serta akar pohon. Menjelang puncak, tantangan utamanya adalah tanjakan terjal dengan tanah merah yang cukup lengket dan licin, meskipun sudah tersedia undakan serta pegangan kayu di sisi jalur. Karena kondisi lapangan bisa berbeda, perlengkapan seperti sepatu trekking yang memiliki daya cengkeram baik dan trekking pole akan membantu saat melewati bagian ini.

Estimasi waktu dari Pos 5 menuju Puncak Pancawangi mencapai sekitar 23 menit, lebih lama dari estimasi 10 menit yang tercantum pada penanda pos. Secara keseluruhan, waktu pendakian dari area parkir hingga puncak sekitar 2 jam 25 menit di luar waktu istirahat atau sekitar 3 jam 20 menit jika dihitung bersama jeda. Dari Puncak Pancawangi di ketinggian 1.750 mdpl, pendaki bisa menikmati panorama Gunung Baud, Gunung Salak, serta Gunung Gede-Pangrango ketika kondisi langit mendukung.

Dengan mengetahui rute pendakian Gunung Luhur dan karakter setiap posnya, perjalanan menuju puncak bisa dipersiapkan dengan lebih matang. Meski jaraknya gak terlalu panjang, beberapa tanjakan tetap membutuhkan stamina dan perlengkapan yang sesuai, terutama saat jalur licin setelah hujan. Jadi, pastikan kondisi fisik siap dan cek cuaca sebelum berangkat supaya pengalaman mendaki Gunung Luhur tetap aman dan nyaman!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article