Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Wisata Banyuwangi yang Wajib Dikunjungi selain Kawah ijen
De Djawatan (unsplash.com/Arya Krisdyantara)
  • Banyuwangi menawarkan beragam destinasi wisata selain Kawah Ijen, mulai dari pantai, hutan, taman nasional, hingga wisata bawah laut yang memberikan pengalaman alam berbeda.
  • Lima tempat unggulan meliputi Pantai Pulau Merah, De Djawatan, Bangsring Underwater, Taman Nasional Alas Purwo, dan Pantai Sukamade dengan karakter unik masing-masing.
  • Setiap lokasi menghadirkan daya tarik khas seperti selancar, panorama hutan dramatis, konservasi laut dan penyu, serta keindahan alam liar yang memperkaya pesona Banyuwangi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Musim liburan selalu jadi momen paling pas untuk mencari destinasi yang punya paket lengkap. Bukan cuma tempat yang indah di foto, tetapi juga punya suasana yang bisa memberi pengalaman berbeda.

Di ujung timur Pulau Jawa, ada Banyuwangi, yang termasuk salah satu wilayah yang cocok untuk masuk daftar bucket list karena pilihan wisatanya cukup beragam. Di sana, kamu bisa menemukan pantai, hutan, taman nasional, hingga wisata bawah laut.

Selama ini, Kawah Ijen sering jadi ikon utama Banyuwangi. Padahal, Banyuwangi masih punya banyak tempat lain yang tidak kalah memikat. Beberapa destinasi menawarkan panorama dramatis dan beberapa lainnya cocok untuk pencinta aktivitas alam yang ingin merasakan sisi Banyuwangi yang lebih luas.

1. Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah (commons.wikimedia.org/Wilisantoso)

Pantai Pulau Merah menjadi salah satu destinasi pesisir yang paling mudah dikenali di Banyuwangi. Ciri khasnya ada pada pulau kecil berbukit yang lokasinya tidak jauh dari bibir pantai. Saat air laut sedang surut, pulau kecil itu bisa dicapai dengan berjalan kaki dari area pantai.

Suasana Pulau Merah terasa luas dan terbuka, dengan hamparan pasir yang cocok untuk menikmati pemandangan sore. Pantai ini juga dikenal sebagai salah satu spot selancar di Banyuwangi karena ombaknya menarik bagi peselancar pemula maupun yang sudah terbiasa bermain di laut.

2. De Djawatan

De Djawatan (commons.wikimedia.org/Irsam24)

De Djawatan menawarkan suasana yang berbeda dari wisata pantai. Kawasan ini dikenal sebagai wisata hutan yang berada di wilayah Perhutani Banyuwangi Selatan. Begitu masuk ke area ini, nuansa rindang langsung terasa lewat deretan pohon besar dan ruang terbuka yang teduh.

Daya tarik utamanya ada pada panorama hutan yang terlihat dramatis, terutama saat cahaya matahari masuk dari sela pepohonan. Tempat ini cocok untuk menikmati wisata yang lebih santai, berjalan pelan, atau sekadar mencari latar foto dengan suasana hijau yang kuat.

3. Bangsring Underwater

ilustrasi diving (pexels.com/Matt Waters)

Bangsring Underwater cocok masuk ke wishlist bagi yang ingin melihat sisi bahari Banyuwangi dari dekat. Destinasi ini berada di Desa Wisata Bangsring dan dikenal sebagai wisata yang dikelola nelayan dengan konsep edukasi dan konservasi.

Pengalaman utama di tempat ini adalah menikmati suasana laut dan mengenal kehidupan di bawah air. Konsep konservasinya membuat Bangsring Underwater terasa bukan sekadar tempat wisata, tetapi juga ruang belajar tentang pentingnya menjaga ekosistem laut sambil menikmati aktivitas bahari.

4. Taman Nasional Alas Purwo

Banteng di Taman Nasional Alas Purwo (commons.wikimedia.org/Buyung Sukananda)

Taman Nasional Alas Purwo menjadi pilihan menarik untuk menikmati Banyuwangi dari sisi yang lebih liar dan alami. Kawasan ini berada di ujung tenggara Pulau Jawa dan memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari hutan hujan tropis, savana, mangrove, hingga pantai.

Daya tariknya terasa lengkap karena satu kawasan menghadirkan banyak pengalaman. Savana Sadengan dikenal sebagai area pengamatan satwa, sementara Pantai Plengkung atau G Land menjadi salah satu spot selancar yang populer. Selain itu, kawasan ini juga memiliki nilai budaya dan spiritual yang membuat suasananya terasa khas.

5. Pantai Sukamade

Pantai Sukamade (commons.wikimedia.org/Triy Purnama)

Pantai Sukamade berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri dan dikenal sebagai tempat penting untuk konservasi penyu. Lokasinya masih terasa alami, sehingga pengalaman berkunjung ke sini akan terasa seperti petualangan yang berbeda dari pantai wisata biasa.

Keunikan Sukamade terletak pada aktivitas pengamatan penyu bertelur pada malam hari dan pelepasan tukik pada pagi atau sore hari. Selain menyuguhkan pemandangan pantai, tempat ini juga memberi pengalaman edukatif tentang upaya menjaga satwa laut yang dilindungi.

Banyuwangi jelas bukan hanya tentang Kawah Ijen. Pulau Merah, De Djawatan, Bangsring Underwater, Alas Purwo, dan Pantai Sukamade menunjukkan betapa beragamnya pesona daerah ini. Dari sunset di pantai, hutan trembesi yang teduh, kehidupan bawah laut, hingga pengalaman konservasi penyu, semuanya layak masuk ke wishlist liburan berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article