Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Wisata Alam yang Lagi Viral di Banyuwangi, Memang Indah!

 5 Wisata Alam yang Lagi Viral di Banyuwangi, Memang Indah!
Kawah Ijen (pexels.com/Suta Rahady)
Intinya Sih
  • Banyuwangi di Jawa Timur jadi sorotan wisata alam dengan lima destinasi viral yang memikat wisatawan lokal dan mancanegara berkat keindahan serta keunikan alamnya.
  • Kawah Ijen, De Djawatan Forest, dan Taman Nasional Alas Purwo menawarkan pesona khas mulai dari fenomena blue fire, hutan trembesi estetik, hingga savana eksotis mirip Afrika.
  • Green Island dan Taman Gandrung Terakota menambah daya tarik Banyuwangi lewat panorama laut jernih bak Raja Ampat serta perpaduan seni-budaya dengan latar Gunung Ijen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Alam Banyuwangi di Jawa Timur memang punya keindahan yang tak terbantahkan. Pantas jika destinasi di Jawa Timur ini menjadi tujuan liburan impian, gak cuma turis domestik, tapi juga mancanegara.

Selain pesona Teluk Hijau, ada lagi wisata alam di Banyuwangi yang sedang menjadi primadona wisatawan. Pesona lima wisata alam di Banyuwangi ini memang bikin siapa pun gak sabar buat liburan ke sana. Adakah wisata alam berikut ini yang sudah pernah kamu kunjungi?

1. Kawah Ijen

Kawah Ijen
Kawah Ijen (unsplash.com/Saddam S Gabrielle)

Sudah tahu belum kalau wisata yang pesonanya tak pernah padam ini merupakan destinasi liburan favorit wisatawan asal China, lho. Gak cuma wisatawan dari Negeri Tirai Bambu saja, tapi juga dari negara lainnya.

Bagaimana tidak? Kawah Ijen adalah salah satu kawah yang memiliki fenomena blue fire atau api biru yang hanya ada dua di dunia, lho. Air danaunya berwarna biru toska bak permata yang dikepung oleh uap putih belerang, jadi daya tarik lainnya yang dimiliki Kawah Ijen.

Kabar baiknya, tahun ini, akses pendakian menuju Kawah Ijen semakin tertata rapi sehingga memudahkan wisatawan untuk menuju puncak untuk melakukan pendakian dan menyaksikan momen matahari terbit di danau fenomenal tersebut.

2. De Djawatan Forest

De Djawatan
De Djawatan (unsplash.com/Mega Caesaria)

Sampai sekarang, wisata alam yang dijuluki sebagai Hutan Lord of the Rings Indonesia ini masih menarik minat wisatawan dari mana pun. Apa lagi jika bukan untuk melihat dari dekat penampakan hutan dengan ratusan pohon trembesi yang memiliki dahan menjuntai tertutup pakis.

Kesan misterius wisata alam ini justru menjadi daya tarik utamanya, lho. Ditambah dengan daerahnya yang terkenal sejuk, membuat siapa pun yang singgah betah berlama-lama di sini. De Djawatan Forest yang berlokasi di Kecamatan Cluring bisa dibilang surga bagi para konten kreator yang mencari latar belakang vintage, estetik, dan Instagramable.

3. Taman Nasional Alas Purwo

Taman Nasional Als Purwo, Banyuwangi
Taman Nasional Als Purwo, Banyuwangi (unsplash.com/Marcel Ardivan)

Jika belum cukup rezeki untuk liburan ke Afrika yang terkenal dengan fauna serta padang savananya yang eksotis, kamu bisa liburan ke wisata alam Banyuwangi yang tengah hits, yaitu Taman Nasional Alas Purwo. Pasalnya, taman ini sering disebut juga Africa van Java Jawa Timur, lho. Tak kalah eksotis dengan Afrika!

Taman Nasional Alas Purwo yang sudah terdaftar sebagai Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO ini adalah kombinasi wisata yang menarik karena mempertemukan alam liarnya dengan ombak selancar kelas dunia sampai hal-hal yang berbalut mistis, lho. Jauh dari kesan horor, tempat ini justru bikin kamu jatuh cinta!

Di padang savananya yang luas, kamu bisa melihat rusa-rusa berkeliaran hingga banteng Jawa yang merupakan fauna asli Taman Nasional Alas Purwo, lho. Dijamin benar-benar mirip di Afrika, lho!

4. Green Island

Salah satu wisata alam di Banyuwangi yang sedang naik daun sepanjang 2025-2026 adalah Green Island yang terletak di kawasan Dusun Pancer. Wisata alam yang disebut fotokopian Raja Ampat ini memiliki lanskap yang mengesankan dan bikin siapa pun yang ke sana gak mau buru-buru pulang!

Air laut di Green Island yang sangat jernih dengan gradasi warna biru ke toska hingga gugusan pulau hijau di sekitarnya menjadi alasan kenapa Green Island disebut mirip dengan Raja Ampat di Papua. Selain fotografi, ada aktivitas seru yang sering dilakukan oleh wisatawan saat ke Green Island, yaitu snorkeling di perairan dangkal serta berkemah.

5. Taman Gandrung Terakota

Meskipun wisata ini lekat dengan budaya, wisata ini terkenal akan penyatuannya dengan alam Banyuwangi yang sempurna. Taman Gandrung Terakota yang terletak di Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Licin, ini menyuguhkan ribuan patung penari Gandrung yang terbuat dari tembikar atau terakota, lho.

Patung-patung tertata rapi di atas galengan sawah dengan latar belakang Gunung Ijen. Selain menjadi spot foto yang sangat artistik, Taman Gandrung Terakota juga sering menyelenggarakan pertunjukan seni yang sayang banget jika sampai terlewatkan, seperti Sendratari Meras Gandrung, Jazz Gunung Ijen, hingga Mini Gandrung Show.

Kalau kamu senang sekali berwisata ke tempat-tempat yang mengandung unsur alam, Banyuwangi adalah destinasi yang tepat untuk masuk ke daftar liburanmu selanjutnya. Sebelum mencari tempat-tempat hidden gems-nya, alangkah baiknya menjelajahi lima wisata alam hits di Banyuwangi yang disebutkan tadi, ya!

FAQ Seputar Wisata Alam yang Lagi Viral di Banyuwangi

Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke De Djawatan agar mendapat efek foto seperti di film Lord of the Rings?

Waktu terbaik adalah pada sore hari sekitar pukul 15.30 hingga 17.00 WIB. Pada jam tersebut, sinar matahari mulai miring dan menembus celah-celah kanopi pohon trembesi raksasa (ray of light), menciptakan suasana magis nan berkabut yang sangat instagramable.

Apakah semua jenis kendaraan bisa masuk ke kawasan Pantai Plengkung (G-Land) di Alas Purwo?

Tidak semua. Untuk mencapai titik ombak G-Land, kendaraan pribadi (mobil/motor) wisatawan umumnya hanya diizinkan sampai di Pos Pancur. Dari Pos Pancur ke G-Land, Anda harus berjalan kaki sejauh 9 km atau menyewa kendaraan jip/bemo khusus (shuttle) yang disediakan oleh pihak Taman Nasional demi keamanan hutan.

Apa saja dokumen atau persiapan medis wajib yang harus dibawa sebelum mendaki Kawah Ijen?

Mengingat jalur pendakian yang menanjak tajam dan adanya gas sulfur, wisatawan wajib membawa Surat Keterangan Sehat dari dokter (bisa dibuat di puskesmas/klinik terdekat di Banyuwangi). Selain itu, Anda sangat disarankan menyewa masker respirator (gas) di basecamp Paltuding untuk menyaring gas belerang, serta membawa jaket tebal karena suhu bisa mencapai 10°C–2°C.

Jika ingin melihat Blue Fire di Kawah Ijen, jam berapa pendakian harus dimulai?

Gerbang pendakian di Pos Paltuding biasanya dibuka mulai pukul 02.00 dini hari. Anda harus segera mendaki agar bisa tiba di puncak dan turun ke kawah sebelum matahari terbit, karena fenomena Blue Fire hanya terlihat jelas saat kondisi benar-benar gelap (maksimal hingga pukul 05.00 WIB).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More