Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Potret Gunung Inerie, NTT (commons.wikimedia.org/Felix Dance)
  • Waerebo dapat ditutup sementara akibat cuaca buruk, hujan tinggi, risiko longsor, dan gangguan jalur trekking demi keselamatan pengunjung, pemandu lokal, serta masyarakat.

  • Alternatif dataran tinggi NTT mencakup Fulan Fehan di Belu dengan sabana, Gunung Lakaan, serta kawanan kuda dan sapi, juga Bukit Wolobobo untuk sunrise berlatar Gunung Inerie.

  • Pilihan lain meliputi pendakian Gunung Inerie, Danau Wawomudha yang terbentuk dari letusan 2001, dan Fatukopa di TTS; wisatawan dianjurkan memeriksa cuaca serta informasi pengelola.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Nusa Tenggara Timur (NTT) dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia Timur. Wilayah ini memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari pantai, pulau eksotis, perbukitan, hingga pegunungan dengan udara sejuk. Salah satu destinasi yang paling terkenal adalah Desa Wisata Waerebo di Kabupaten Manggarai.

Namun, terkadang kunjungan wisata ke Desa Wisata Waerebo harus ditutup sementara akibat cuaca yang tak mendukung, seperti kondisi cuaca yang buruk, curah hujan tinggi, risiko longsor, dan gangguan pada jalur trekking menuju ke Desa Adat Waerebo. Penutupan sementara tersebut diambil sebagai langkah antisipasi demi keselamatan dan keamanan pengunjung, pemandu lokal, serta masyarakat.

Jika kamu dihadapkan dalam kondisi tersebut, tak perlu khawatir! Sebab, NTT masih memiliki sejumlah destinasi dataran tinggi lain yang menawarkan pemandangan alam menarik dan udara sejuk. Berikut rekomendasi wisata dataran tinggi di Nusa Tenggara Timur selain Desa Waerebo.

1. Padang Rumput Fulan Fehan

Potret Fulan Fehan, NTT (commons.wikimedia.org/Catauaz)

Padang Rumput Fulan Fehan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Belu, NTT. Meski lokasinya cukup jauh dari Kota Kupang, perjalanan menuju ke destinasi ini akan terbayar dengan panorama alam yang luas dan suasana yang tenang.

Sabana Fulan Fehan membentang luas dengan hamparan rumput yang dikelilingi perbukitan. Ditambah pemandangan Gunung Lakaan di belakangnya yang memperindah lanskap destinasi ini. Pemandangannya kerap disebut mirip dengan padang rumput di Swiss atau New Zealand.

Salah satu daya tarik Fulan Fehan adalah kawanan kuda dan sapi yang dibiarkan bebas merumput di area sabana. Pemandangan tersebut membuat suasana terasa alami.

Namun, fasilitas di sekitar lokasi masih terbatas. Kamu akan sulit menemukan penjual makanan dan minuman. Sebaiknya membawa bekal sendiri sebelum berkunjung, ya!

2. Bukit Wolobobo

Bukit Wolobobo menjadi salah satu tempat yang cocok untuk menikmati suasana dataran tinggi di NTT. Udara di kawasan ini terasa sejuk dan dingin, terutama pada pagi hari.

Bukit Wolobobo juga dikenal sebagai salah satu lokasi yang menarik untuk menyaksikan sunrise. Saat pagi hari, kamu bisa melihat panorama Gunung Inerie dari kejauhan. Pemandangan tersebut semakin menarik ketika langit sedang cerah.

Jika ingin mendapatkan pemandangan yang lebih jelas, kamu bisa berkunjung saat musim kemarau. Pada periode ini, langit cenderung lebih bersih dari awan sehingga pemandangan dari atas bukit dapat terlihat lebih luas.

Akses menuju ke Bukit Wolobobo juga tergolong cukup baik. Di sekitar lokasi terdapat warung yang menawarkan makanan sederhana dan minuman hangat. Jadi, kamu bisa menikmati suasana pagi sambil menghangatkan diri.

3. Gunung Inerie

Potret Gunung Iniere, NTT (commons.wikimedia.org/Felix Dance)

Bagi kamu yang mencari wisata dataran tinggi sekaligus pendakian, kamu bisa berkunjung ke Gunung Inerie. Gunung yang berada di Kabupaten Ngada, Flores, ini dikenal karena bentuknya yang mirip piramida dan statusnya sebagai gunung berapi aktif.

Gunung Inerie memiliki ketinggian sekitar 2.245 meter di atas permukaan laut. Meski demikian, waktu pendakian menuju ke puncak relatif singkat, sekitar 3-5 jam. Jalur pendakian biasanya dimulai dari Desa Watumeze yang sudah berada di kawasan dataran tinggi.

Banyak pendaki memilih memulai perjalanan sejak dini hari, agar dapat tiba di puncak saat matahari terbit. Dari atas, kamu bisa menikmati panorama pegunungan dan lanskap Flores dari ketinggian.

Namun, medan pendakiannya cukup menantang. Jalur menuju ke puncak didominasi kerikil dan bebatuan cadas yang licin. Di beberapa bagiannya, pendaki bahkan perlu merangkak untuk melewati medan yang curam. Vegetasi di sepanjang jalur juga cukup minim, sehingga kamu perlu mempersiapkan fisik dan perlengkapan dengan baik sebelum mendaki.

4. Danau Wawomudha

Danau Wawomudha merupakan destinasi alam yang berada di Desa Ngoranale, Kelurahan Susu, Kecamatan Bajawa. Lokasinya hanya sekitar 6 kilometer dari pusat Kota Bajawa, sehingga cukup mudah dijangkau.

Danau ini terbentuk akibat letusan Gunung Wawomudha pada November 2001. Letusan tersebut menghasilkan tiga kawah yang terisi air dengan warna unik. Karena bentuk dan proses terbentuknya, Danau Wawomuda sering disebut sebagai Kelimutu Mini.

Air danau yang berwarna kuning kecokelatan menjadi daya tarik tersendiri. Sepanjang perjalanan menuju ke lokasi, kamu juga akan melewati kawasan hijau dengan pepohonan. Ditambah udara sejuk khas pegunungan membuat perjalanan terasa semakin menyenangkan.

Di sekitar danau, terkadang tercium aroma belerang meski tidak terlalu menyengat. Kabut juga sering muncul pada pagi hari. Jika ingin mendapatkan pemandangan yang lebih jelas, kamu bisa datang sedikit lebih siang saat kabut mulai berkurang.

5. Fatukopa

Fatukopa merupakan salah satu destinasi tersembunyi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Bukit batu ini berdiri di tengah hutan dan padang savana yang luas.

Dari kejauhan, bentuk Fatukopa terlihat seperti kapal raksasa yang sedang berlayar di tengah hamparan hijau. Siluet tersebut menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat destinasi ini memiliki karakter berbeda.

Selain menikmati pemandangan, kamu juga bisa berkemah di kawasan Fatukopa. Suasana alam yang masih asri membuat tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di tengah alam.

Itulah lima destinasi yang bisa menjadi alternatif untuk menikmati keindahan dataran tinggi NTT. Pastikan kamu selalu mengecek kondisi cuaca dan informasi terbaru dari pengelola sebelum berangkat, agar perjalanan tetap aman dan nyaman, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article