Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Bulan Terbaik ke Filipina agar Terhindar dari Musim Hujan

5 Bulan Terbaik ke Filipina agar Terhindar dari Musim Hujan
ilustrasi Boracay, Filipina (pixabay.com/Junho)

Merencanakan liburan ke Filipina memang terdengar menyenangkan sejak awal. Negara kepulauan ini punya pantai cantik, laut biru jernih, dan budaya yang ramah wisatawan. Tapi kalau salah pilih waktu, liburan bisa terganggu karena hujan deras dan badai tropis.

Agar perjalanan tetap nyaman, memilih bulan terbaik ke Filipina adalah kunci utama. Dengan waktu yang tepat, kamu bisa menikmati island hopping, snorkeling, hingga city tour tanpa khawatir cuaca ekstrem. Yuk, simak bulan-bulan terbaik ke Filipina supaya liburanmu tetap aman dan seru.

1. Januari, cuaca sejuk dan minim hujan

potret Kota Manila
potret Kota Manila (commons.wikimedia.org/Richmond Chi)

Januari menjadi salah satu bulan terbaik ke Filipina karena curah hujan relatif rendah. Suhu udara cenderung sejuk sehingga nyaman untuk aktivitas luar ruangan. Kondisi ini cocok untuk menjelajahi pantai dan kota-kota wisata populer.

Selain cuaca yang bersahabat, angin laut di bulan Januari tidak terlalu kencang. Aktivitas seperti snorkeling dan diving bisa dilakukan dengan aman. Tak heran jika Januari sering jadi favorit wisatawan internasional.

2. Februari, langit cerah dan laut lebih tenang

potret Palawan
potret Palawan (commons.wikimedia.org/Theglennpalacio)

Februari dikenal sebagai bulan dengan cuaca paling stabil di Filipina. Hujan jarang turun dan matahari bersinar hampir sepanjang hari. Ini membuat pengalaman liburan terasa lebih maksimal.

Laut di bulan Februari cenderung tenang dan jernih. Wisata bahari seperti island hopping di Palawan atau Boracay jadi lebih menyenangkan. Selain itu, hasil foto liburan pun terlihat lebih cerah dan estetik.

3. Maret, waktu ideal menjelajah alam

potret Batad Rice Terraces
potret Batad Rice Terraces (commons.wikimedia.org/Jophel Botero Ybiosa)

Maret termasuk bulan kering di Filipina dengan intensitas hujan yang sangat rendah. Cuaca panas mulai terasa, tapi masih dalam batas nyaman. Kondisi ini ideal untuk menjelajah alam dan pantai.

Banyak wisatawan memilih Maret untuk menikmati pantai tanpa gangguan badai. Aktivitas seperti hiking ringan dan wisata alam juga terasa lebih aman. Bulan ini cocok untuk kamu yang ingin liburan aktif.

4. April, bulan favorit pencinta pantai

potret Siargao, Filipina
potret Siargao, Filipina (commons.wikimedia.org/Michael Angelo Luna)

April sering disebut sebagai puncak musim kemarau di Filipina. Curah hujan sangat minim dan suhu laut hangat. Ini menjadi waktu terbaik untuk berenang dan olahraga air.

Pantai-pantai populer biasanya ramai di bulan April. Namun, cuaca cerah membuat semua aktivitas terasa sepadan. Jika ingin suasana liburan tropis maksimal, bulan April patut masuk daftar pilihan.

5. Mei, awal panas sebelum musim hujan

ilustrasi Rizal Park
ilustrasi Rizal Park (pexels.com/Jermaine Boyles)

Mei masih termasuk bulan yang relatif aman dari hujan deras. Meski suhu udara lebih panas, hujan lebat belum sering muncul. Ini menjadi momen transisi sebelum musim hujan dimulai.

Bulan Mei cocok untuk wisatawan yang ingin menghindari puncak keramaian. Banyak destinasi masih nyaman dikunjungi tanpa risiko cuaca ekstrem. Pastikan saja membawa perlindungan dari panas matahari.

Liburan ke Filipina akan terasa jauh lebih menyenangkan jika waktunya tepat. Pilih bulan yang sesuai dengan gaya traveling kamu, siapkan itinerary yang seru, dan biarkan Filipina menyambutmu dengan cuaca terbaiknya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

5 Etika Itikaf di Masjid, agar Ibadah Lebih Khusyuk dan Nyaman

11 Mar 2026, 21:02 WIBTravel