Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Hal Sepele yang Bikin Penumpang Dicegah saat Boarding

ilustrasi penumpang naik pesawat
ilustrasi penumpang naik pesawat (unsplash.com/Daniel Schneemann)

Panggilan untuk boarding jadi hal yang ditunggu banyak penumpang pesawat terbang. Terutama jika sebelumnya penerbangan mengalami delay selama berjam-jam. Dalam dunia penerbangan, boarding merupakan proses masuknya penumpang ke dalam pesawat. 

Sayangnya kadang gak semua penumpang bisa masuk ke dalam pesawat dan melakukan perjalanan. Dalam beberapa kasus, awak kabin dan petugas bandara bisa mencegah satu dua penumpang untuk boarding. Kenapa begitu? Berikut beberapa hal sepele yang bikin penumpang dicegah saat boarding!

1. Tiba di gerbang keberangkatan setelah waktu boarding berakhir

ilustrasi gate keberangkatan
ilustrasi gate keberangkatan (unsplash.com/Joseph Bobadilla)

Berbeda dengan transportasi darat di mana kita hanya perlu masuk lalu duduk, aturan naik pesawat gak sesederhana itu. Selain harus punya tiket, kamu juga harus melewati berbagai proses seperti security check, imigrasi, check in, sampai akhirnya menunggu panggilan boarding. Nah masalahnya terjadi di sini. Banyak orang yang sudah check in, kadang merasa mereka masih punya waktu sehingga mengabaikan panggilan boarding.

Situasi semakin parah karena biasanya gate keberangkatan memiliki lokasi yang berjauhan sehingga butuh waktu agak lama untuk sampai ke sana. Alhasil ketika tiba di gate keberangkatan, proses boarding sudah selesai dan pintu pesawat sudah ditutup. Jika sudah begitu, meski kamu punya tiket, kamu tetap aja gak akan bisa boarding dan melakukan perjalanan.

2. Gak membawa dokumen yang dibutuhkan

ilustrasi paspor
ilustrasi paspor (unsplash.com/Spencer Davis)

Paspor ketinggalan jadi salah satu masalah yang sering dialami oleh banyak penumpang yang akan pergi ke luar negeri. Apesnya lagi, kita baru ingat paspornya ketinggalan justru ketika sudah sampai di bandara.

Sebetulnya paspor ketinggalan ini termasuk hal sepele, tetapi yang sepele inilah yang paling fatal akibatnya. Namanya mau naik pesawat, boarding pass aja gak cukup. Kamu juga butuh paspor yang berfungsi sebagai tanda pengenal ketika berada di luar negeri. Tanpa paspor di tangan, jangankan bisa melakukan penerbangan, masuk ke dalam pesawat aja kamu gak akan boleh.

3. Masa berlaku paspor kurang dari 6 bulan

ilustrasi paspor yang sudah habis masa berlakunya
ilustrasi paspor yang sudah habis masa berlakunya (unsplash.com/Kit)

Paspor ketinggalan bukan satu-satunya masalah yang sering dialami penumpang. Kadang ada penumpang yang sudah membawa dokumen lengkap, tetapi masih dicegah untuk boarding. Setelah diperiksa, ternyata masa berlaku paspornya tinggal sebentar lagi.

Banyak penumpang yang beranggapan bahwa selama paspor masih berlaku, mereka masih bisa melakukan penerbangan ke mana-mana. Padahal aturan yang benar adalah paspor harus berlaku setidaknya 6 bulan setelah tanggal penerbangan terakhir. Jika masa berlaku kurang dari 6 bulan, maka pihak maskapai memiliki kewenangan untuk mencegah kamu boarding bahkan meski penumpang tersebut membawa seluruh dokumen yang dibutuhkan.

4. Tidak mematuhi tenggat waktu check-in maskapai

ilustrasi penumpang yang sedang check in di bandara
ilustrasi penumpang yang sedang check in di bandara (unsplash.com/Edwin Petrus)

Sebelum melakukan boarding, penumpang juga harus melakukan check-in untuk mengkonfirmasi kehadiran dan melakukan verifikasi data perjalanan. Namun sama seperti boarding, check-in juga memiliki batas waktu. Setiap maskapai memiliki waktu check-in yang berbeda-beda. Meski begitu, proses check-in online biasanya dimulai 24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan check-in di bandara biasanya dimulai 2-3 jam sebelum penerbangan berlangsung.

Meski waktunya cukup leluasa, kadang ada saja penumpang yang terlambat melakukannya. Sayangnya sama seperti boarding, terlambat check-in juga kemungkinan besar akan membuat kamu kehilangan kursi pesawat dan terpaksa membatalkan perjalanan.

5. Nama pada tiket gak sesuai dengan dokumen lainnya

ilustrasi memesan tiket pesawat secara online
ilustrasi memesan tiket pesawat secara online (unsplash.com/Rendy Novantino)

Kesalahan ejaan nama atau detail dokumen memang merupakan masalah sepele. Namun jika gak segera diperbaiki, kesalahan ejaan nama ini bisa bikin kamu gagal boarding. Ini karena, maskapai mewajibkan semua informasi penumpang harus sesuai dengan kartu identitas.

Sebetulnya masalah kesalahan ejaan dan informasi kecil seperti ini bisa diselesaikan dengan mudah secara online di website resmi atau melalui bantuan customer service. Sayangnya banyak penumpang kadang terlalu terburu-buru sehingga mereka kurang teliti dalam memeriksa boarding pass dan dokumen lainnya. Mereka baru tahu ada kesalahan kecil saat sudah di bandara, yang berujung pada verifikasi tambahan atau bahkan gagal boarding.

Bepergian dengan pesawat terbang memang memiliki beberapa aturan dan dokumen yang harus dipenuhi. Namun semua itu dilakukan demi keamanan dan kenyamanan penumpang, kok! Agar kamu gak ditolak boarding, pastikan kamu sudah melengkapi semua persyaratan dan dokumen yang diminta, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

5 Hal Sepele yang Bikin Penumpang Dicegah saat Boarding

12 Jan 2026, 15:15 WIBTravel