Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apply Visa Eropa Harus Punya Tabungan Berapa?

Apply Visa Eropa Harus Punya Tabungan Berapa?
ilustrasi tabungan (Pexels/Tima Miroshnichenko)
Intinya Sih
  • Pengajuan visa Eropa tidak memiliki angka resmi, namun tabungan sekitar Rp45 juta sering dijadikan patokan aman untuk menunjukkan kemampuan finansial dan kesiapan membiayai perjalanan.
  • Kedutaan memperkirakan biaya hidup harian 50–100 euro tergantung negara tujuan, sehingga dana puluhan juta rupiah dibutuhkan agar pemohon dianggap mampu tanpa risiko finansial selama di Eropa.
  • Selain saldo tabungan, kedutaan menilai mutasi rekening 3–6 bulan terakhir serta dokumen pendukung seperti slip gaji atau surat kerja untuk memastikan stabilitas dan sumber penghasilan yang jelas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Merencanakan liburan ke Eropa memang seru, tapi banyak orang masih bingung soal satu hal penting, yakni apply visa Eropa harus punya tabungan berapa, sih? Pertanyaan ini sering muncul karena syarat finansial menjadi salah satu faktor utama agar pengajuan visa kamu disetujui.

Secara umum, tidak ada angka resmi yang dipublikasikan secara detail. Namun, banyak agen perjalanan dan pengalaman pemohon menunjukkan bahwa tabungan sekitar Rp45 juta sering dijadikan patokan aman. Angka ini dianggap cukup untuk meyakinkan pihak kedutaan bahwa kamu mampu membiayai perjalanan tanpa masalah. Kita bahas, yuk!

1. Kenapa tabungan Rp45 juta sering dijadikan patokan?

ilustrasi uang tunai
ilustrasi uang tunai (pexels.com/Pixabay)

Angka Rp45 juta bukan muncul tanpa alasan. Kedutaan atau VFS ingin melihat bahwa pemohon punya dana yang jauh lebih besar dari biaya minimal perjalanan. Ini menunjukkan stabilitas finansial dan kesiapan kamu selama berada di Eropa.

Tabungan sekitar Rp45 juta dianggap cukup aman untuk membeli tiket pesawat pulang-pergi, membayar akomodasi selama liburan, dan menutup biaya makan, transportasi lokal, serta kebutuhan darurat. Dengan saldo segitu, profil finansial kamu terlihat lebih meyakinkan. Kedutaan biasanya gak hanya melihat jumlah uang, tapi juga riwayat transaksi rekening. Jadi, penting untuk menunjukkan bahwa dana tersebut memang stabil, bukan uang yang baru masuk mendadak.

2. Estimasi biaya perjalanan yang dinilai kedutaan

ilustrasi visa
ilustrasi visa (pixabay.com/aumglobal2)

Saat menilai visa, kedutaan memperkirakan biaya hidup harian selama kamu berada di Eropa. Rata-rata, biaya yang diperhitungkan bisa berkisar 50—100 euro per hari, tergantung negara tujuan. Misalnya, kamu berencana liburan 10 hari. Kedutaan akan menghitung biaya hidup harian, akomodasi, tiket pesawat, asuransi perjalanan.

Jika ditotal, kebutuhan dana bisa mencapai puluhan juta rupiah. Karena itu, memiliki tabungan Rp45 juta memberikan margin aman. Ini menandakan kamu tidak akan mengalami kesulitan finansial selama perjalanan dan tidak berisiko mencari pekerjaan ilegal di sana. Semakin jelas rencana perjalanan kamu, semakin mudah pihak kedutaan memahami penggunaan dana tersebut.

3. Tabungan saja gak cukup, perhatikan juga mutasi rekening

ilustrasi buku rekening
ilustrasi buku rekening (vecteezy.com/Thanapon Paulsukmanokul)

Banyak orang fokus pada saldo akhir rekening, padahal mutasi rekening juga sangat penting. Kedutaan biasanya meminta rekening koran 3—6 bulan terakhir. Mereka akan melihat konsistensi pemasukan, pola pengeluaran, dan stabilitas saldo.

Jika tiba-tiba ada setoran besar menjelang pengajuan visa, hal itu bisa menimbulkan kecurigaan. Idealnya, saldo tabungan kamu memang sudah stabil sejak beberapa bulan sebelumnya.

Selain itu, dokumen pendukung seperti slip gaji, surat keterangan kerja, atau bukti usaha juga membantu memperkuat profil finansial. Ini menunjukkan bahwa kamu punya sumber penghasilan yang jelas.

4. Tips agar bukti finansial kamu terlihat meyakinkan

ilustrasi visa
ilustrasi visa (unsplash.com/Global Residence Index)

Agar peluang visa disetujui lebih besar, ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan.

  1. Pertama, siapkan dana perjalanan sejak jauh hari. Menabung secara bertahap membuat mutasi rekening terlihat alami.
  2. Kedua, pisahkan rekening khusus untuk dana liburan agar arus kas lebih rapi.
  3. Ketiga, sesuaikan saldo dengan durasi perjalanan. Jika kamu berencana tinggal lebih lama, sebaiknya siapkan dana lebih dari Rp45 juta.
  4. Keempat, lengkapi dokumen finansial dengan itinerary perjalanan yang jelas, termasuk tiket sementara dan reservasi hotel.

Semua ini membantu kedutaan melihat bahwa perjalanan kamu terencana dengan baik dan realistis secara finansial.

Persiapan finansial yang matang akan membuat proses pengajuan visa terasa lebih tenang dan terarah. Dengan rekening yang sehat dan dokumen yang rapi, kamu bisa menunjukkan bahwa perjalanan yang direncanakan memang realistis dan bertanggung jawab.

Pada akhirnya, kunci utama ada pada perencanaan sejak awal. Semakin detail kamu menyiapkan kebutuhan perjalanan, semakin besar juga rasa percaya diri saat mengajukan permohonan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More