Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Menghadapi Gempa saat Menginap di Hotel, Jangan Panik!
ilustrasi hotel bertingkat (unsplash.com/Joseph Kellner)
  • Saat check-in, pelajari denah evakuasi, posisi tangga darurat, dan jumlah pintu menuju tangga; hindari lift karena berisiko terperangkap saat listrik padam.
  • Ketika guncangan terjadi, lakukan drop, cover, hold on; jangan berlari ke koridor, jauhi kaca dan benda gantung, serta lindungi kepala dan tubuh jika berada di tempat tidur.
  • Setelah guncangan berhenti, tetap tenang, ikuti instruksi petugas hotel, evakuasi melalui tangga darurat ke titik kumpul terbuka, lalu tunggu pernyataan aman dari pihak hotel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menginap di hotel saat liburan menawarkan kenyamanan. Namun potensi bencana alam, seperti gempa bumi tetap bisa terjadi kapan saja tanpa peringatan.

Berada di hotel bertingkat sering kali memicu kepanikan luar biasa jika kamu tidak memahami beberapa langkah penyelamatan diri yang tepat. Oleh karena itu, memahami tata letak gedung dan mengetahui langkah evakuasi menjadi kunci utama untuk menyelamatkan diri. Berikut lima tips selamat dari gempa bumi saat menginap di hotel.

1. Cari tanda Jalur Evakuasi dan tangga darurat sejak check-in

ilustrasi tanda Jalur Evakuasi (unsplash.com/Jakub Żerdzicki)

Saat baru sampai ke kamar hotel, luangkan waktu untuk mempelajari denah evakuasi yang biasanya dipasang di belakang pintu kamar. Hitung jumlah pintu antara kamar dan pintu tangga darurat supaya kamu tetap bisa menemukan saat kondisi gelap.

Ketika gempa bumi terjadi, jangan gunakan lift untuk turun ke bawah karena berisiko terperangkap saat aliran listrik terputus. Mengetahui posisi tangga darurat dapat menghemat waktu dalam proses evakuasi.

2. Lakukan teknik 'drop, cover, dan hold on' saat guncangan terjadi

ilustrasi kamar hotel (unsplash.com/Doan Anh)

Terapkan teknik ini jika merasakan guncangan gempa. Segera jatuhkan badan ke lantai (drop), berlindung di bawah meja (cover), dan pegang erat kaki meja (hold on). Kalau tidak ada meja, lindungi kepala dan leher dengan bantal, kasur, dan kedua lengan di sudut ruangan.

Jangan berlari keluar kamar atau menuju koridor saat gempa terjadi. Sebagian cedera yang terjadi ketika guncangan gempa bumi di dalam gedung disebabkan oleh jatuhnya reruntuhan plafon, lampu gantung, dan pecahan kaca.

3. Jauhi jendela kaca, cermin, dan benda gantungan

ilustrasi kamar hotel yang penuh dengan kaca (unsplash.com/Roberto Nickson)

Kamar hotel biasanya dilengkapi dengan jendela kaca besar, cermin hias, dan lampu gantung yang berpotensi jatuh saat terjadi guncangan. Kaca sangat rentan pecah dan dapat melontarkan serpihan tajam ke seluruh penjuru ruangan.

Jangan berlindung dekat dengan area berkaca atau lampu gantung karena berisiko roboh. Jika gempa terjadi saat masih di atas tempat tidur, segera tutupi seluruh tubuh dan kepala dengan selimut tebal dan bantal untuk meminimalkan risiko luka.

4. Tunggu instruksi dari petugas hotel

ilustrasi tangga darurat hotel (unsplash.com/Fer Troulik)

Panik menjadi musuh terbesar saat bencana terjadi. Namun hal tersebut dapat melahirkan tindakan ceroboh yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Usahakan tetap tenang dan atur napas secara teratur, serta fokus pada titik perlindungan sampai guncangan berhenti total.

Tunggu instruksi yang disampaikan oleh petugas hotel melalui pengeras suara. Jika suasana dirasa cukup aman untuk keluar, segera ambil barang berharga, lalu bersiaplah untuk keluar dari kamar hotel melalui tangga darurat

5. Evakuasi lewat tangga darurat menuju titik kumpul

ilustrasi titik kumpul (unsplash.com/Branislav Milošević)

Setelah gempa bumi berhenti, segera keluar sari kamar melalui tangga darurat dengan tenang. Selalu waspada terhadap potensi reruntuhan material yang terlepas atau anak tangga retak saat turun.

Setibanya di luar gedung, langsung berjalan ke titik kumpul (assembly point) di area terbuka yang jauh dari bangunan tinggi, tiang listrik, dan pohon besar. Tetap diam di tempat hingga pihak hotel menyatakan kondisi sudah aman dari gempa susulan.

Gempa bumi dapat terjadi kapan saja tanpa peringatan. Hadapi guncangan di tempat menginap dengan tenang dan paham dengan langkah evakuasi yang tepat. Dengan menerapkan lima tips di atas, kamu dapat meminimalkan risiko cedera saat bencana melanda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article