Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Tips Memilih Flysheet yang Tepat untuk Segala Cuaca
Ilustrasi flysheet berbentuk hexagonal (photo-ac.com/POTESON)

Bagi kamu yang hobi naik gunung, camping, atau semacamnya, pastinya sudah gak asing lagi dengan flysheet. Perlengkapan satu ini memang ringan dan tampak sederhana, tetapi multifungsi alias serbaguna. Tidak hanya berguna sebagai pelindung tenda, melainkan juga dapat digunakan sebagai alas hingga tenda darurat.

Jika kamu sering melakukan aktivitas di luar ruangan, kamu bisa membeli flysheet sendiri daripada menyewanya. Namun, sebelum kamu membeli, sebaiknya mempertimbangkan bahan maupun ukuran yang sesuai dengan kebutuhan. Nah, supaya gak salah pilih, berikut beberapa tips memilih flysheet yang bisa kamu terapkan.

1. Pahami bahan yang digunakan

Ilustrasi flysheet dan tenda camping (photo-ac.com/miuco)

Umumnya, flysheet dibuat dengan menggunakan bahan kain parasut dan nilon. Meski keduanya tahan air dan angin, tetapi memiliki kelebihan maupun kekurangan masing-masing. Selain kedua bahan tersebut, flysheet juga dapat dibuat dari poliester dan silnilon.

Flysheet yang terbuat dari kain parasut memiliki karakteristik ringan, tapi kuat dan mudah dibersihkan. Kain ini juga tidak mudah kusut, mudah dibentuk, tahan air, serta harganya relatif terjangkau. Terdapat dua jenis kain parasut yang sering digunakan untuk flysheet, yakni parasut oxford dan parasut jas hujan.

Sementara itu, nilon juga kuat, tingan, cepat kering, dan resisten terhadap bahan kimia, jamur, serta serangga. Kelebihannya, tahan terhadap gesekan dan tidak mudah melar, meski kurang tahan terhadap sinar ultraviolet. Salah satu varian dari nilon adalah silnilon yang memiliki lapisan silikon, meski ketahanan airnya lebih tinggi tapi mudah melar saat basah dan mudah robek.

Flysheet yang terbuat poliester memiliki karakteristik mirip kain parasut. Namun, cenderung lebih mudah dicuci dan dikeringkan. Sedangkan, kain parasut memerlukan perawatan khusus untuk mempertahankan teksturnya yang licin dan mengkilap.

2. Pilih bahan yang tahan air dan angin

Ilustrasi flysheet untuk camping (pixabay.com/ben_frieden)

Setelah mengetahui berbagai jenis kain yang digunakan untuk membuat flysheet, kini saatnya kamu memilih flysheet dengan bahan tahan air dan angin. Meski hampir semua memiliki karakteristik tersebut, tetapi tingkat ketahanannya tentu berbeda.

Kamu bisa melihatnya tahan terhadap air atau tidak dengan cara menyiramkan air pada bahan flysheet. Jika tampak efek seperti daun talas, artinya flysheet tersebut memiliki sifat anti-air. Selain anti-air, flysheet yang tahan angin juga diperlukan untuk membuat kamu tetap hangat saat berada di dalam tenda.

Kamu juga perlu mempertimbangan bahan yang digunakan mudah dibersihkan dan dikeringkan. Hal ini akan memudahkanmu dalam melakukan perawatan dan terhinda dari jamur. Pilih pula bahan yang tidak mudah luntur, agar tidak mengotori benda maupun pakaian yang kamu kenakan saat digunakan.

3. Sesuaikan ukuran flysheet sesuai kebutuhan

ilustrasi orang memasang flysheet (pixabay.com/chulmin1700)

Tips selanjutnya adalah menyesuaikan ukuran flysheet dengan kebutuhanmu. Ukuran flysheet yang terlalu kecil, maka akan memberikan perlindungan kurang maksimal. Jika flysheet terlalu besar memang dapat memberikan perlindungan dengan baik, tapi bobotnya akan semakin berat.

Kamu bisa memilih flysheet dengan ukuran 2x3 meter untuk satu model asimetris. Ukuran yang lebih besar, misalnya 3x3 meter atau 3x4 meter dapat dikreasikan dalam berbagai bentuk sesuai kebutuhan. Kamu dapat memasangnya menjadi bentuk hexagonal atau diagonal.

4. Pilih bentuk yang tepat

Ilustrasi flysheet dan tenda camping (pixabay.com/itubb)

Pada umumnya flysheet yang banyak dijumpai di pasaran berbentuk persegi panjang. Namun, tahukah kamu kalau masih ada jenis flysheet lain dengan bentuk berbeda sesuai dengan fungsinya? Ada flysheet berbentuk asimetris diamond, hexagonal, dan 4 season terutup.

Flysheet berbentuk persegi panjang biasanya digunakan saat cuaca panas dan tidak berangin. Tujuannya supaya sirkulasi udara tetap baik, meski berada di tempat yang gerah. Semantara untuk flysheet hexagonal, setiap sisinya dapat dikencangkan dengan pasak dan bentuk 4 season menjadi satu-satunya yang memiliki pintu. 

5. Sebaiknya pilih flysheet berwarna cerah

ilustrasi orang memasang flysheet (freepik.com/pressfoto)

Selain ukuran, mempertimbangkan warna juga penting sebelum membeli flysheet. Sebaiknya pilih flysheet berwarna cerah, kecuali untuk tujuan khusus seperti penelitian di alam atau berinteraksi dengan satwa liar. Salah satu tujuan memilih flysheet warna cerah, agar kamu lebih mudah ditemukan pendaki lain, atau bahkan dibutuhkan saat kondisi darurat.

Kamu perlu menghindari menggunakan flysheet berwarna gelap, terutama saat cuaca panas. Sebab, warna gelap akan cenderung lebih cepat menyerap panas. Selain itu, akan membuatmu sulit ditemukan pendaki lain.

6. Periksa kelengkapan flysheet

ilustrasi flysheet dan tenda camping (vecteezy.com/domonite30158)

Tidak perlu buru-buru membeli, kamu masih harus memeriksa kelengkapan flysheet. Misalnya saja tali pengait yang digunakan, sebaiknya pilihlah tali berbahan nilon yang umumnya tidak mudah rusak saat bergesekan dengan pohon atau benda dengan permukaan kasar. Tali jenis ini menjadi kelebihan tersendiri kalau kamu ingin menggunakan flysheet sebagai hammock

Selain perlengkapannya, kamu juga perlu memperhatikan kondisi jahitan pada flysheet untuk melihat kualitasnya. Tidak hanya jahitannya yang rapi, tapi juga tidak merenggang saat ditarik. Hal ini akan mempengaruhi kekuatan flysheet saat dipasang.

7. Sesuaikan dengan bujet

ilustrasi flysheet dan tenda camping (photo-ac.com/kenji)

Setelah memperhatikan kondisi flysheet, kamu perlu menyesuaikannya dengan bujet. Flysheet yang ada di pasaran memiliki rentang harga yang bervariasi. Jika anggaranmu terbatas, tidak masalah memilih flysheet yang terjangkau dengan kualitas standar.

Kalau kamu bersedia merogoh kocek lebih dalam, bisa membeli flysheet dengan ukuran dan desain serbaguna. Fungsinya beragam dan cocok untuk digunakan dalam jangka panjang, terutama buat kamu yang sering naik gunung atau melakukan aktivitas di luar ruangan. Kamu juga perlu memastikan kalau harga yang kamu bayarkan sesuai dengan kualitasnya.

Itulah tujuh tips yang dapat kamu terapkan untuk mendapatkan flysheet sesuai kebutuhan. Jangan asal memilih hanya karena harganya terjangkau dan warnanya yang menarik, ya! Sebaiknya pertimbangkan bahan dan kualitasnya, agar camping maupun aktivitas di luar ruangan lebih nyaman!

Editorial Team