Apa Itu Do Not Disturb di Hotel?

Saat menginap di hotel, kamu mungkin pernah melihat tanda bertuliskan Do Not Disturb yang digantung di gagang pintu kamar. Meski terlihat sepele dan sederhana, tanda ini memiliki fungsi penting dalam menjaga privasi dan kenyamanan tamu selama menginap.
Sayangnya, masih banyak tamu hotel yang belum sepenuhnya memahami arti, serta waktu yang tepat untuk menggunakan Do Not Disturb atau DND. Nah, supaya tidak salah kaprah, berikut penjelasan lengkap tentang apa itu Do Not Disturb di hotel dan kapan sebaiknya tanda ini digunakan.
Table of Content
1. Pengertian Do Not Disturb di hotel
Do Not Disturb adalah penanda yang digunakan tamu hotel untuk memberi tahu staf bahwa mereka tidak ingin diganggu dalam jangka waktu tertentu. Saat tanda ini terpasang, petugas hotel seperti housekeeping, room service, atau staf lainnya tidak akan masuk ke kamar, kecuali dalam kondisi darurat.
Dalam praktiknya, Do Not Disturb berfungsi sebagai bentuk perlindungan privasi tamu. Hotel menghormati tanda ini sebagai bagian dari standar pelayanan, sehingga tamu bisa beristirahat atau beraktivitas di dalam kamar tanpa interupsi.
2. Fungsi utama Do Not Disturb

Fungsi utama Do Not Disturb adalah menjaga kenyamanan dan ketenangan tamu. Tanda ini sering digunakan saat tamu sedang tidur, bekerja, atau membutuhkan waktu pribadi. Dengan memasang label DND, tamu tidak perlu khawatir akan ketukan pintu dari petugas housekeeping yang hendak membersihkan kamar.
Selain itu, DND juga membantu staf hotel mengatur jadwal kerja mereka. Housekeeping dapat menunda pembersihan kamar hingga tanda tersebut dilepas, sehingga operasional hotel tetap berjalan lebih tertib dan efisien.
3. Waktu yang tepat menggunakan Do Not Disturb
Do Not Disturb sebaiknya digunakan saat kamu benar-benar membutuhkan privasi penuh. Misalnya ketika ingin beristirahat setelah perjalanan panjang, sedang melakukan rapat daring, atau memilih untuk membersihkan kamar di lain waktu.
Namun, penggunaan DND dalam waktu terlalu lama juga sebaiknya dihindari. Jika tanda ini terpasang lebih dari satu hari, beberapa hotel akan melakukan pengecekan demi alasan keamanan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi tamu baik-baik saja.
4. Dampak penggunaan Do Not Disturb terhadap layanan kamar

Saat tanda Do Not Disturb terpasang, layanan seperti pembersihan kamar dan penggantian handuk biasanya akan dilewatkan. Jika kamu tetap membutuhkan layanan tertentu, kamu perlu melepas tanda tersebut atau menghubungi resepsionis secara langsung.
Beberapa hotel juga menyediakan opsi Make Up Room atau Clean My Room sebagai alternatif. Dengan demikian, tamu tetap bisa mengatur waktu pembersihan kamar sesuai kebutuhan tanpa harus melepas DND terlalu lama.
5. Etika menggunakan Do Not Disturb
Menggunakan Do Not Disturb sebaiknya dilakukan secara bijak. Pastikan kamu melepas tanda tersebut saat keluar kamar atau ketika sudah siap menerima layanan. Hal ini membantu staf hotel memberikan pelayanan yang optimal tanpa harus menebak kebutuhan tamu.
Jika kamu menginap dalam waktu lama, sebaiknya beri kesempatan housekeeping untuk membersihkan kamar secara berkala demi menjaga kebersihan dan kenyamanan selama menginap.
Dengan memahami fungsi dan waktu penggunaan Do Not Disturb, kamu bisa menikmati pengalaman menginap di hotel dengan lebih nyaman dan tenang. Tanda kecil ini ternyata punya peran besar dalam menjaga privasi tamu, asalkan digunakan dengan tepat.


















