Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Itu Hammock? Kenali Fungsi dan Cara Menggunakannya

4 min read
Apa Itu Hammock? Kenali Fungsi dan Cara Menggunakannya
ilustrasi hammock (pexels.com/Ilya Kovalchuk)
  • Hammock adalah kain atau jaring gantung yang ditambatkan pada dua penyangga kokoh, tersedia dalam jenis parasut ringan, berjaring, hingga hammock tent.
  • Fungsi utamanya sebagai tempat istirahat praktis untuk aktivitas outdoor; hammock tent dapat melindungi pengguna dari permukaan tanah yang basah dan dingin.
  • Pemasangan memerlukan dua pohon kuat berjarak 3–5 meter dan strap memadai; hammock umumnya opsional, tetapi penting di lokasi minim lahan datar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi para pendaki dan pencinta alam, mendengar kata hammock tentunya sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Lembaran kain gantung ini telah menjadi opsi barang wajib bagi beberapa pendaki dan pencinta alam karena memang sangat nyaman dan praktis digunakan, ditambah memiliki bobot ringan yang tidak akan menambah beban tas carrier seperti tenda. Selain itu, benda ini juga sangat cocok dalam berbagai aktivitas outdoor, mulai dari camping ground, area glamping, hingga dibawa mendaki gunung pun masih bisa.

Bagi kamu yang tidak memiliki hobi ini, mungkin hammock menjadi kata asing yang jarang didengar. Oleh karena itu, kali ini akan dibahas penjelasan lebih tentang hammock agar kamu jadi lebih tahu tentang barang yang satu ini. Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

  1. 1. Apa itu hammock?

    ilustrasi hammock
    ilustrasi hammock (pexels.com/Max Andrey)

    Hammock adalah istilah asing yang memiliki arti buaian atau tempat tidur gantung dalam bahasa Indonesia. Secara garis besar, hammock adalah sejenis kain atau jaring yang kedua ujungnya sangat bertumpu pada benda kokoh lainnya, seperti pohon atau tiang. Sekilas, hammock memiliki sedikit kemiripan dengan ayunan dalam beberapa fungsi, seperti sama-sama digunakan sebagai tempat bersantai.

    Seiring berjalannya waktu, hammock juga memiliki perkembangan yang cukup signifikan. Untuk saat ini, benda yang satu ini memiliki berbagai jenis dan kegunaan yang berbeda-beda, mulai dari hammock parasut yang menjadi favorit para petualang dan pendaki karena sangat ringan hingga hammock berjaring yang cocok digunakan di tempat seperti halaman rumah, pesisir pantai, serta camping ground.

  2. 2. Fungsi utama dari hammock

    ilustrasi bersantai menggunakan hammock
    ilustrasi bersantai menggunakan hammock (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Karena bahannya yang relatif ringan, hammock memang dirancang dengan fungsi utama sebagai tempat istirahat yang praktis dan ramah berbagai macam lingkungan. Bahannya yang cukup lentur ini juga bisa memberikan kamu ketenangan ekstra karena kamu bisa berayun santai atau memejamkan mata sekali pun. Hammock juga dinilai dan mendapat pengakuan dari berbagai penggunanya bahwa barang ini mampu mengurangi rasa stres karena mudah menenangkan orang yang memakainya.

    Meskipun tenda adalah tempat istirahat paling utama untuk aktivitas outdoor, hammock juga memiliki satu jenis yang memiliki fungsi utama seperti tenda, lho. Hammock tent atau tenda gantung adalah jenis hammock yang memiliki struktur kain seperti tenda, hanya saja dipasang di antara dua pohon. Hammock jenis ini sering dipilih untuk memberikan perlindungan yang aman dari permukaan yang basah dan dingin.

  3. 3. Cara memasang dan menggunakan hammock

    ilustrasi hammock yang dipasang menggunakan tali pada dua pohon
    ilustrasi hammock yang dipasang menggunakan tali pada dua pohon (pexels.com/Vitali Adutskevich)

    Yang terpenting dari memasang hammock di tempat outdoor seperti alam adalah pastikan di sekitar kamu memiliki dua pohon yang kuat dan memiliki jarak yang ideal, sekitar 3-5 meter. Selanjutnya, kamu juga harus mempersiapkan empat tali webbing atau hammock strap yang masing-masing harus memiliki panjang sekitar 2-3 meter. Pastikan kamu juga memasang setinggi dada atau mata orang dewasa agar hammock milikmu tidak terlalu merosot ke bawah.

    Para pencinta alam dan pendaki sering kali menggunakan trik unik dalam menaiki hammock yang posisinya terlalu tinggi dengan menggunakan teknik flip. Teknik ini mereka lakukan dengan cara berdiri terlebih dahulu tepat di bawah hammock, kepala dan lengan masuk ke bagian dalam kain, dilanjut dengan satu kaki yang mengait bagian dalam dan disusul satu kaki lagi. Jika semua sudah dan dirasa aman, baru mereka berputar dan tubuh mereka otomatis berdiri di atas hammock. Teknik yang digunakan itu juga adalah salah satu cara menaiki hammock yang resmi dan sangat berguna, terutama jika posisi hammock terlalu tinggi dan penuh batu di bagian bawahnya.

  4. 4. Apakah hammock jadi barang wajib atau hanya opsional?

    ilustrasi hammock
    ilustrasi hammock (pexels.com/Ilya Kovalchuk)

    Secara umum, hammock adalah jenis barang opsional yang tidak wajib dibawa saat camping. Untuk aktivitas outdoor, tenda tetaplah jadi barang utama sebagai pelindung diri dari hujan deras dan badai angin. Pertimbangan seperti itu yang belum bisa dilakukan sepenuhnya oleh hammock.

    Berbeda halnya ketika kamu melakukan perjalanan seperti mendaki di sebuah tempat yang minim sekali lahan datar untuk mendirikan tenda. Pada kondisi tersebut, hammock bisa saja berubah status menjadi barang yang wajib dibawa bersama dengan flysheet dan kelambu sebagai penutup karena akan sangat sulit mendirikan tenda di area yang tidak datar, lebih tepatnya akan membuat istirahat kamu kurang nyaman.

    Hammock adalah barang yang sangat berguna di berbagai macam aktivitas outdoor. Meskipun menjadi barang opsional, bagi sebagian orang, membawa hammock adalah sebuah keharusan yang tidak boleh terlewat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More