Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Toko di Jepang Tutup saat Tahun Baru selama Musim Dingin?

ilustrasi toko di Jepang saat musim dingin
ilustrasi toko di Jepang saat musim dingin (unsplash.com/Dominic Kurniawan Suryaputra)
Intinya sih...
  • Beberapa toko tetap buka selama tahun baru
    • Toko serbaada, minimarket, dan pusat perbelanjaan besar kadang mengadakan New Year Sale
    • Memahami lokasi dan jenis toko yang tetap buka membantu merencanakan belanja atau aktivitas kuliner di musim dingin Jepang
    • Minimarket dan convenience store menjadi andalan
      • Minimarket seperti 7-Eleven, Lawson, dan FamilyMart tetap buka 24 jam
      • Lokasinya strategis bagi wisatawan untuk kebutuhan mendadak tanpa harus bergantung pada toko besar yang tutup
      • Restoran dan kedai makanan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Wisata musim dingin Jepang selalu menarik perhatian. Bukan hanya karena salju yang menutupi kuil dan jalanan kota, tapi juga karena budaya perayaan yang unik dan aktivitas belanja yang berbeda dari negara lain. Banyak wisatawan ingin memastikan rencana perjalanan mereka tidak terganggu oleh jam operasional yang terbatas. Informasi tentang toko, restoran, dan pusat perbelanjaan menjadi penting agar pengalaman liburan lebih nyaman dan terencana.

Setiap wilayah di Jepang memiliki tradisi yang sedikit berbeda saat pergantian tahun dan hal ini memengaruhi ketersediaan toko maupun fasilitas umum. Oleh karena itu, memahami pola liburan lokal sangat berguna untuk menentukan destinasi yang tepat.

Tidak sedikit pengunjung yang salah kaprah dan mengira semua bisnis akan tutup, padahal kenyataannya lebih bervariasi. Berikut penjelasan lengkap soal apakah toko di Jepang tutup saat tahun baru selama musim dingin yang bisa jadi panduan wisatamu.

1. Beberapa toko tetap buka selama tahun baru

ilustrasi toko di Jepang saat musim dingin
ilustrasi toko di Jepang saat musim dingin (unsplash.com/Leongsan)

Banyak orang berpikir semua toko tutup saat pergantian tahun, tetapi kenyataannya tidak semua toko ikut libur. Di pusat kota besar, seperti Tokyo atau Osaka, ada toko serbaada, minimarket, dan toko di stasiun kereta yang justru tetap buka. Mereka biasanya beroperasi dengan jam terbatas, misalnya, mulai siang hingga sore hari. Hal ini memungkinkan wisatawan tetap bisa membeli kebutuhan mendesak atau sekadar mencari oleh-oleh.

Selain itu, pusat perbelanjaan besar kadang mengadakan New Year Sale yang berlangsung hanya beberapa hari. Toko-toko ini menyesuaikan jam buka untuk menarik pelanggan, terutama wisatawan. Jadi, walau banyak toko menutup sebagian operasionalnya, beberapa lokasi justru semakin ramai. Memahami lokasi dan jenis toko yang tetap buka bisa membantu merencanakan belanja atau aktivitas kuliner di musim dingin Jepang.

2. Minimarket dan convenience store menjadi andalan

ilustrasi toko di Jepang saat musim dingin
ilustrasi toko di Jepang saat musim dingin (unsplash.com/Will Xiang)

Minimarket di Jepang, seperti 7-Eleven, Lawson, dan FamilyMart, dikenal fleksibel dalam jam operasional. Selama tahun baru, sebagian besar gerai tetap buka 24 jam, walaupun stafnya mungkin berkurang. Ini menjadi solusi praktis bagi wisatawan yang butuh makanan cepat saji, minuman hangat, atau bahkan tiket transportasi.

Keunggulan lain dari minimarket adalah lokasinya yang strategis, mulai dari stasiun, pusat kota, hingga area turis populer. Wisatawan bisa tetap memanfaatkan fasilitas ini untuk kebutuhan mendadak tanpa harus bergantung pada toko besar yang tutup. Kehadiran minimarket menjadi penopang kenyamanan perjalanan di musim dingin Jepang, terutama bagi yang bepergian sendiri atau dengan keluarga.

3. Restoran dan kedai makanan memiliki jam khusus

ilustrasi toko di Jepang saat musim dingin
ilustrasi toko di Jepang saat musim dingin (unsplash.com/Will Xiang)

Tidak semua restoran tutup saat Tahun Baru, tetapi sebagian besar menyesuaikan jam buka atau bahkan tutup 1 atau 2 hari. Restoran di area wisata besar biasanya tetap buka, terutama yang berada di hotel, stasiun, atau kawasan ramai turis. Hal ini memberi kesempatan bagi wisatawan untuk tetap mencicipi kuliner lokal tanpa terganggu oleh libur nasional.

Kedai ramen, sushi, atau kafe di pusat kota kadang memiliki menu spesial tahun baru dan buka lebih awal dari biasanya. Mengetahui lokasi restoran yang tetap beroperasi membantu mengatur rencana makan tanpa harus berjalan jauh mencari alternatif. Informasi ini juga berguna bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana Tahun Baru di Jepang secara autentik, tanpa harus mengandalkan restoran hotel semata.

4. Festival dan aktivitas musim dingin tidak terpengaruh

ilustrasi festival musim dingin di Jepang
ilustrasi festival musim dingin di Jepang (unsplash.com/Dominic Kurniawan Suryaputra)

Banyak festival musim dingin, seperti pasar tahun baru, tetap berlangsung meskipun beberapa toko tutup. Aktivitas ini memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan, mulai dari menikmati lampu-lampu dekoratif hingga mencoba jajanan khas yang dijual di stall sementara. Suasana yang ramai tetap bisa dinikmati tanpa tergantung pada operasional toko biasa.

Selain itu, objek wisata alam, taman, dan kuil biasanya buka sepanjang hari. Wisatawan bisa memanfaatkan momen ini untuk foto salju, melihat pertunjukan budaya, atau sekadar berjalan santai. Dengan begitu, liburan tetap produktif dan menyenangkan, meski sebagian bisnis tutup sementara.

5. Tips mengatur perjalanan agar tidak terganggu

ilustrasi toko di Jepang saat musim dingin
ilustrasi toko di Jepang saat musim dingin (unsplash.com/elisadventure)

Merencanakan perjalanan dengan memperhatikan jam buka toko dan restoran sangat penting. Wisatawan disarankan mengecek situs resmi toko, pusat perbelanjaan, atau peta digital untuk mengetahui jam operasional terbaru selama tahun baru. Menyusun rute yang memprioritaskan lokasi yang tetap buka bisa menghemat waktu dan energi.

Selain itu, membawa uang tunai atau kartu transportasi lebih aman karena beberapa kios atau gerai kecil mungkin menutup mesin pembayaran digital. Memahami jadwal liburan lokal juga membantu menghindari kekecewaan saat tujuan yang ingin dikunjungi tutup. Persiapan ini membuat wisata musim dingin Jepang lebih nyaman, aman, dan memuaskan.

Meskipun beberapa toko tutup saat pergantian tahun, banyak pilihan tetap tersedia bagi wisatawan. Minimarket, restoran di area turis, dan festival musim dingin menjamin perjalanan tetap lancar. Apakah kamu sudah menyiapkan rencana belanja dan kuliner sesuai kondisi ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More

[QUIZ] Siapa Karakter Superhero yang Cocok Jadi Teman Traveling Kamu?

01 Jan 2026, 20:30 WIBTravel