Bagaimana Aturan Membawa Hewan Peliharaan ke Pesawat?

Membawa hewan peliharaan saat bepergian naik pesawat memang terdengar menyenangkan. Bayangkan anabul kesayangan tetap bersama kamu selama perjalanan jauh. Tapi tunggu dulu, ada banyak aturan yang wajib dipatuhi sebelum kamu benar-benar terbang bersama mereka.
Maskapai penerbangan dan pihak bandara punya regulasi ketat demi keselamatan penumpang dan hewan itu sendiri. Jika salah langkah, bukan tidak mungkin hewan peliharaan gagal ikut terbang. Supaya perjalanan tetap lancar, yuk pahami aturan membawa hewan peliharaan ke pesawat berikut ini.
1. Jenis hewan yang diizinkan tidak sembarangan

Tidak semua hewan peliharaan boleh dibawa ke dalam pesawat. Umumnya, maskapai hanya mengizinkan kucing dan anjing dengan syarat tertentu. Hewan eksotis seperti reptil, burung tertentu, atau hewan liar biasanya dilarang keras.
Selain jenis, usia dan kondisi kesehatan hewan juga menjadi pertimbangan penting. Hewan yang terlalu muda, sedang hamil, atau memiliki penyakit tertentu bisa ditolak. Oleh karena itu, penting untuk memastikan hewan peliharaan kamu memenuhi kriteria maskapai.
2. Dokumen kesehatan wajib lengkap

Salah satu aturan membawa hewan peliharaan ke pesawat yang paling krusial adalah dokumen kesehatan. Kamu wajib menyiapkan surat keterangan sehat dari dokter hewan resmi. Biasanya, surat ini harus diterbitkan dalam rentang waktu tertentu sebelum keberangkatan.
Selain itu, bukti vaksinasi juga sering menjadi syarat utama. Beberapa rute, terutama penerbangan internasional, bahkan mewajibkan sertifikat tambahan. Tanpa dokumen lengkap, hewan peliharaan berisiko tidak diizinkan terbang.
3. Aturan kandang atau pet carrier harus dipatuhi

Pet carrier bukan sekadar tas biasa, tapi harus memenuhi standar keselamatan penerbangan. Kandang harus cukup kuat, memiliki ventilasi yang baik, dan ukurannya sesuai dengan tubuh hewan. Hewan juga harus bisa berdiri, berbalik, dan berbaring dengan nyaman di dalamnya.
Maskapai biasanya memiliki aturan khusus terkait ukuran dan bahan kandang. Jika kandang tidak sesuai standar, kamu bisa diminta menggantinya. Jadi, pastikan memilih pet carrier yang memang dirancang untuk perjalanan udara.
4. Penempatan hewan di kabin atau bagasi

Tidak semua hewan peliharaan bisa dibawa ke dalam kabin pesawat. Hewan dengan ukuran kecil biasanya diizinkan masuk kabin, sementara yang lebih besar harus ditempatkan di bagasi khusus. Penempatan ini tergantung pada berat total hewan dan kandangnya.
Bagasi khusus hewan dirancang dengan pengaturan suhu dan tekanan yang aman. Meski begitu, ada batasan jumlah hewan yang bisa diangkut dalam satu penerbangan. Oleh karena itu, pemesanan slot untuk hewan peliharaan sebaiknya dilakukan sejak awal.
5. Biaya tambahan dan proses checkin khusus

Membawa hewan peliharaan ke pesawat hampir selalu dikenakan biaya tambahan. Besarnya biaya tergantung maskapai, rute penerbangan, dan ukuran hewan. Biaya ini biasanya tidak termasuk dalam jatah bagasi penumpang.
Selain biaya, proses checkin juga berbeda dari penumpang biasa. Kamu perlu datang lebih awal untuk pemeriksaan dokumen dan kondisi hewan. Proses ini penting agar semua persyaratan terpenuhi sebelum keberangkatan.
Bepergian bersama hewan peliharaan memang butuh persiapan ekstra, tapi rasanya sepadan dengan kenyamanan yang didapat. Dengan memahami aturan membawa hewan peliharaan ke pesawat sejak awal, perjalanan pun bisa terasa lebih tenang dan menyenangkan. Jadi, sebelum terbang, pastikan semua persyaratan sudah aman dan siap.



















