Mendaki gunung memiliki berbagai risiko yang perlu dipersiapkan sejak sebelum perjalanan dimulai, termasuk kemungkinan menghadapi kondisi darurat yang berujung pada kematian anggota rombongan. Situasi seperti ini tentu membuat pendaki panik, terlebih jika kejadian berlangsung jauh dari permukiman dan akses pertolongan. Dalam keadaan tersebut, keputusan yang terburu-buru justru membahayakan anggota rombongan lain yang masih selamat.
Oleh karena itu, pendaki perlu mengetahui langkah yang tepat ketika menghadapi kematian anggota rombongan di gunung. Evakuasinya tidak hanya berkaitan dengan korban, tetapi juga dengan keselamatan pendaki yang masih berada di lokasi. Lantas, apa yang harus dilakukan jika ada anggota rombongan yang meninggal saat mendaki gunung?
Hal ini memang sangat tidak diinginkan, tetapi alangkah lebih baik mengetahui langkah terbaik apabila hal tersebut terjadi. Simak dan resapi, ya!
