Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara ke Baduy Naik Kereta Api, Turun di Stasiun Mana?

Cara ke Baduy Naik Kereta Api, Turun di Stasiun Mana?
ilustrasi Kampung Baduy (pexels.com/Daniel Lee)
Share Article

Kalau kamu lagi cari jawaban dari pertanyaan kalau mau ke Baduy naik kereta api dan turun di stasiun mana, jawabannya cukup simpel, kamu harus turun di Stasiun Rangkasbitung. Stasiun ini jadi titik transit utama buat wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten.

Banyak orang tertarik berkunjung ke Baduy karena pengin merasakan suasana alam yang masih asri sekaligus melihat langsung kehidupan masyarakat adat yang masih menjaga tradisi leluhur. Akses menuju Baduy sebenarnya cukup gampang, apalagi buat kamu yang berangkat dari Jakarta dan memilih naik kereta. Supaya perjalanan kamu gak bingung, simak panduan lengkapnya di bawah ini.

1. Turun di Stasiun Rangkasbitung kalau mau ke Baduy

ilustrasi stasiun kereta api
ilustrasi stasiun kereta api (pexels.com/Denniz Futalan)

Kalau kamu berangkat dari Jakarta naik kereta, tujuan utamanya adalah Stasiun Rangkasbitung. Ini merupakan stasiun terdekat yang jadi pintu awal menuju kawasan wisata Baduy. Buat pengguna KRL Commuter Line, kamu bisa naik dari Stasiun Tanah Abang dengan rute menuju Rangkasbitung. Perjalanan ini biasanya memakan waktu sekitar 1,5 sampai 2 jam tergantung jadwal dan kondisi operasional kereta.

Kenapa harus turun di Rangkasbitung? Karena dari stasiun inilah tersedia akses transportasi lanjutan menuju Terminal Ciboleger yang dikenal sebagai gerbang masuk utama ke kawasan Baduy. Kalau kamu datang dari luar Jakarta, misalnya dari Bogor atau Bekasi, biasanya perlu transit dulu di Tanah Abang sebelum lanjut ke Rangkasbitung. Jadi pastikan kamu cek jadwal KRL sebelum berangkat agar perjalanan lebih lancar.

2. Lanjut naik angkot dan elf ke Terminal Ciboleger

ilustrasi angkot
ilustrasi angkot (unsplash.com/Feby Elsadiora)

Setelah sampai di Stasiun Rangkasbitung, perjalanan kamu belum selesai. Masih ada perjalanan darat menuju Terminal Ciboleger. Rute yang umum dipakai wisatawan adalah:

  • Keluar dari Stasiun Rangkasbitung
  • Naik angkot 07 menuju Terminal Aweh
  • Dari Terminal Aweh, lanjut naik elf ke Terminal Ciboleger

Tarif elf dari Terminal Aweh ke Ciboleger biasanya ada di kisaran Rp30.000 sampai Rp35.000 per orang, tergantung kondisi dan jumlah penumpang. Waktu tempuh dari Rangkasbitung ke Ciboleger biasanya sekitar 1,5 sampai 2 jam.

Jalannya cukup berkelok karena melewati area perbukitan. Jadi kalau kamu gampang mabuk darat, sebaiknya siapkan obat anti mabuk sebelum berangkat. Setibanya di Terminal Ciboleger, kamu sudah berada di titik awal perjalanan menuju kampung-kampung Baduy.

3. Dari Ciboleger perjalanan dilanjutkan dengan trekking

ilustrasi Kampung Baduy
ilustrasi Kampung Baduy (unsplash.com/Yulia Agnis)

Nah, ini bagian yang sering bikin wisatawan penasaran. Setelah sampai di Ciboleger, kamu tidak bisa langsung naik kendaraan ke dalam kawasan Baduy. Perjalanan harus dilanjutkan dengan jalan kaki alias trekking. Kalau tujuan kamu ke Baduy Luar, waktu tempuhnya sekitar 1 sampai 2 jam tergantung kampung tujuan.

Kalau mau lanjut ke Baduy Dalam, perjalanan bisa lebih lama, sekitar 3 sampai 4 jam berjalan kaki. Meski terdengar capek, trekking ini justru jadi pengalaman seru. Sepanjang perjalanan kamu bakal disuguhi pemandangan hutan hijau, sungai jernih, dan udara yang jauh lebih segar dibanding perkotaan. Pastikan kamu pakai alas kaki yang nyaman karena jalurnya cukup menantang di beberapa titik, apalagi kalau habis hujan.

4. Tips agar perjalanan ke Baduy lebih nyaman

ilustrasi Kampung Baduy
ilustrasi Kampung Baduy (unsplash.com/Alvian Hasby)

Supaya trip kamu ke Baduy berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Pertama, usahakan berangkat pagi dari Jakarta. Kalau naik KRL pagi, kamu punya waktu lebih longgar untuk sampai ke Ciboleger sebelum sore.
  • Kedua, bawa barang secukupnya. Karena perjalanan ke dalam kawasan Baduy dilakukan dengan trekking, tas yang terlalu berat bakal bikin cepat capek.
  • Ketiga, siapkan uang tunai. Di kawasan Baduy tidak ada ATM dan sinyal juga terbatas.
  • Keempat, patuhi aturan adat setempat. Beberapa area punya larangan tertentu, seperti penggunaan alat elektronik di wilayah Baduy Dalam.
  • Terakhir, kalau kamu baru pertama kali ke sana, pertimbangkan memakai jasa pemandu lokal supaya perjalanan lebih aman dan informatif.

Jadi kalau masih bertanya kalau mau ke Baduy naik kereta api turun di mana, jawabannya jelas: turun di Stasiun Rangkasbitung, lanjut naik angkot dan elf ke Terminal Ciboleger, lalu trekking menuju kawasan Baduy. Dengan persiapan yang tepat, perjalanan ini bakal jadi pengalaman travel yang seru dan beda dari biasanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum

Related Articles

See More

5 Etika Tak Tertulis Saat Naik Kereta Sleeper, Biar Tetap Nyaman

05 Jun 2026, 14:25 WIBTravel