Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Cara ke Wakayama dari Osaka Naik Transportasi Umum Jepang
Wakayama Castle (commons.wikimedia.org/Saigen Jiro)
  • Wakayama, prefektur Kansai yang berbatasan dengan Osaka, menawarkan alternatif wisata lebih tenang dan dapat dikunjungi untuk perjalanan sehari atau menginap.

  • Kereta menjadi opsi utama tanpa transit: JR menghubungkan Shin-Osaka, Osaka, atau Tennoji ke Wakayama. Sementara Nankai berangkat dari Namba ke Wakayamashi.

  • Bus memiliki akses dari Bandara Kansai atau Namba menuju area tertentu, sedangkan taksi lebih cepat, tetapi mahal dan cocok untuk kondisi khusus.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Wakayama merupakan salah satu prefektur di wilayah Kansai yang letaknya berbatasan langsung dengan Osaka, Jepang. Namun, wilayah ini sering luput dari itinerary wisatawan. Terutama para pelancong mancanegara. Padahal, keindahan alam dan kekayaan budayanya tidak kalah menarik dari Osaka maupun Kyoto.

Nah, Wakayama bisa menjadi alternatif wisata yang lebih tenang di Jepang. Wilayah tersebut bisa diakses dengan transportasi umum dari Osaka.

Sebelum membuat rencana perjalanannya, kamu harus mengetahui cara ke Wakayama dari Osaka menggunakan berbagai moda transportasi. Bisa untuk one day trip atau menginap semalam. Simak alternatif transportasinya di bawah ini!

1. Naik kereta

Kereta menjadi moda transportasi yang paling umum digunakan untuk melakukan perjalanan dengan rute Osaka–Wakayama. Jalur ini dilayani oleh JR West melalui Hanwa Line dan Kinokuni Line.

Memiliki tiga stasiun keberangkatan utama di Osaka, yakni Shin-Osaka Station, Osaka Station, dan Tennoji Station. Ketiganya terhubung langsung dengan Wakayama Station. Jadi, kamu tidak perlu transit dan cukup memilih jenis layanan kereta sesuai kebutuhan.

Pilihan pertama, kamu bisa naik JR Kishuji Rapid Service. Ini merupakan kereta tanpa kursi reservasi yang melayani rute Osaka–Wakayama dengan tarif paling terjangkau, yakni sekitar 900 Yen (Rp99.980). Waktu tempuhnya sekitar 75 menit dari Tennoji Station. Sedangkan dari Osaka Station membutuhkan waktu sekitar 90 menit. Tarifnya sekitar 1.300 Yen (Rp144.420) untuk sekali jalan.

Jika ingin duduk nyaman dengan waktu tempuh lebih singkat. Khususnya tujuan utama ke Shirahama dan Shingu di pesisir selatan Wakayama, kamu bisa naik Limited Express Kuroshio.

Moda transportasi ini berupa kereta cepat dengan seluruh kursi berstatus reserved seat. Jadi, penumpang wajib melakukan reservasi kursi sebelum naik meski sudah memegang rail pass.

Waktu tempuh dari Tennoji Station sekitar 45 menit dengan tarif sekitar 2.430 Yen (Rp269.998). sedangkan dari Osaka Station atau Shin-Osaka Station sekitar 60 menit dengan tarif sekitar 2.830 Yen (Rp314.431).

Kishuji Rapid Service Hanwa Line (commons.wikimedia.org/MaedaAkihiko)

Selain jalur JR, ada Nankai Main Line yang berangkat dari Namba Station ke Wakayamashi Station dengan dua pilihan layanan berbeda. Pertama, Limited Express bernama Southern yang memiliki gerbong reserved dan unreserved.

Jika kamu naik gerbong unreserved, kamu cukup membayar tarif dasar sekitar 970 Yen (Rp107,773). Sedangkan gerbong reserved dikenakan biaya tambahan sekitar 700 Yen (Rp77.762) dengan waktu tempuh sekitar 60 menit.

Layanan Nankai Main Line lainnya adalah Nankai Express. Ini merupakan kereta reguler tanpa nama khusus yang tarifnya sekitar 970 Yen (Rp107.762). Namun, waktu tempuhnya sedikit lebih lama sekitar 60–75 menit.

Wakayama memiliki dua stasiun utama, yakni Wakayama Station yang melayani JR di sisi barat. Selain itu, ada Wakayamashi Station di barat laut yang melayani Nankai Electric Railway.

2. Naik bus

Selain kereta, ada bus yang memiliki rute dari bandara maupun pusat kota Osaka. Kamu bisa naik Airport Limousine Bus yang dioperasikan oleh Kansai Airport Transportation Enterprise (KATE). Rutenya dari Bandara Kansai ke JR Wakayama Station, tanpa perlu berganti moda transportasi.

Waktu tempuhnya 40 menit dengan tarif sekitar 1.400 Yen (Rp155.517) sekali jalan. Titik keberangkatannya dari Bus Stop Nomor 3 di area kedatangan Terminal 1 atau Bus Stop Nomor 7 di area kedatangan Terminal 2 tanpa perlu reservasi.

Jika kamu berangkat dari pusat kota Osaka, bisa naik bus jarak jauh Shirahama Express. Bus tersebut dioperasikan West Japan JR Bus dari OCAT, terminal bus yang menyatu dengan Namba Station.

Namun, moda transportasi ini tidak melalui pusat kota Wakayama. Melainkan menuju area selatan seperti Tanabe dan Shirahama via jalan tol Hanwa Expressway. Tarifnya sekitar 3.600–3.900 Yen (Rp399.902–Rp433,227 ribu) untuk sekali jalan, dengan waktu tempuh sekitar 2–3 jam.

3. Naik taksi

Potret taksi (commons.wikimedia.org/Mr.ちゅらさん)

Taksi dapat menjadi opsi tercepat untuk rute Osaka–Wakayama. Namun, tarifnya lebih mahal dan cocok digunakan dalam kondisi tertentu. Misalnya saat membawa banyak barang bawaan, bepergian bersama rombongan, atau tiba di Osaka saat lewat jam operasional kereta maupun bus.

Jika kamu naik dari Bandara Kansai ke JR Wakayama Station, waktu tempuhnya sekitar 40 menit. Tarif standar sekitar 13.770 Yen (Rp1,5 juta) untuk taksi ukuran sedang dan termasuk estimasi biaya jalan tol.

Sementara itu, taksi dari pusat kota Osaka seperti Namba atau Umeda menuju Wakayama biayanya lebih mahal. Mengingat jaraknya yang lebih jauh dibanding dari bandara.

Sebagai perbandingan, perjalanan taksi jarak jauh sekitar 80 kilometer di wilayah Kansai tarifnya sekitar 29.000–35.000 Yen (Rp3,2 juta–Rp3,8 juta). Oleh sebab itu, pilihan ini tidak direkomendasikan untuk perjalanan reguler dari Osaka ke Wakayama.

Jika terpaksa menggunakan taksi, kamu bisa memanfaatkan aplikasi seperti DiDi, GO, atau Uber Taxi. Perlu diketahui bahwa aplikasi seperti DiDi berfungsi sebagai layanan pemesanan taksi resmi berlisensi. Bukan ridesharing dengan kendaraan pribadi seperti di beberapa negara lain. Maka dari itu, tarif yang dikenakan tetap mengikuti argo taksi standar.

Itu dia beberapa cara ke Wakayama dari Osaka menggunakan beragam pilihan moda transportasi. Kereta masih menjadi pilihan favorit warga setempat maupun wisatawan untuk menuju berbagai kota di Jepang. Yuk, rencanakan perjalanan kamu di Jepang!

Curated For You

Editorial Team

Related Article