Serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026), yang kemudian dibalas oleh Teheran ke Tel Aviv, serta sejumlah negara yang menampung pangkalan militer Washington, memicu gangguan besar pada rute penerbangan internasional menuju kawasan Arab dan Timur Tengah.
Perusahaan analisis penerbangan Cirium melaporkan ribuan penerbangan gagal lepas landas maupun mendarat di wilayah ini akibat penutupan wilayah udara dan penyesuaian rute darurat.
Situasi seperti ini tentu membuat banyak penumpang tujuan Timur Tengah bertanya-tanya, bagaimana cara memastikan apakah penerbangan yang sudah dipesan tetap berjalan atau justru dibatalkan? Berikut panduan lengkap yang bisa kamu lakukan, agar tidak perlu panik dan bisa mengambil langkah tepat.
