Potret kapal bersandar di Labuan Bajo, Flores, NTT (IDN Times/Dewi Suci R.)
Dari Surabaya, kamu bisa naik kapal menuju ke Labuan Bajo. Bahkan, rute Surabaya-Labuan Bajo merupakan salah rute favorit banyak orang. Ada dua kapal yang melayani rute ini, yakni KM Dharma Rucitra VII dan KM Dharma Rucitra VIII yang dioperasikan PT Dharma Lautan Utama (DLU). Kedua kapal ini mengangkut penumpang dan kendaraan.
KM Dharma Rucitra VII dan KM Dharma Rucitra VIII berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, lalu transit di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, dan bersandar di Pelabuhan Wae Kelambu, Komodo, Manggarai Barat. Durasi perjalanannya sekitar 28-30 jam. Jadwal keberangkatan kedua kapal ini berbeda setiap bulannya dan dapat dicek langsung melalui situs resmi PT DLU.
Harganya pun bervariasi dan tergantung kelasnya, dengan rincian sebagai berikut:
KM Dharma Rucitra VII:
Kelas I: Rp100 ribu-Rp765 ribu,
Kelas II: Rp90 ribu-Rp690 ribu,
Kelas III: Rp80 ribu-Rp625 ribu,
Ekonomi: Rp70 ribu-Rp580 ribu,
Ekonomi Tidur: Rp80 ribu-Rp590 ribu,
Ekonomi Duduk: Rp70 ribu-Rp580 ribu,
VIP Room 1 (1 penumpang): Rp850 ribu,
VIP Room 2 (2 penumpang): Rp1,7 juta, dan
Kendaraan: Rp160 ribu-Rp30 juta (tergantung jenis dan ukurannya).
KM Dharma Rucitra VIII:
Kelas I: Rp80 ribu-Rp660 ribu,
Kelas II: Rp70 ribu-Rp595 ribu,
Kelas III: Rp60 ribu-Rp480 ribu,
Ekonomi: Rp55 ribu-Rp445 ribu,
Ekonomi Tidur: Rp60 ribu-Rp455 ribu,
Ekonomi Duduk: Rp55 ribu-Rp445 ribu,
Single Cabin: Rp75 ribu-Rp600 ribu,
Double Cabin: Rp70 ribu-Rp515 ribu,
VIP Suites (2 penumpang): Rp1,8 juta, dan
Kendaraan: Rp160 ribu-Rp30 juta (tergantung jenis dan ukurannya).
Semua tiket, baik untuk penumpang maupun kendaraan, dapat dipesan melalui situs resmi tiket.dlu.co.id. Penumpang yang naik kapal ini akan mendapatkan beragam fasilitas. Mulai dari kamar mandi, toilet, musala, kafe atau kantin, playground untuk anak-anak, gym, salon, tempat karaoke, makan dan minum selama perjalanan, life jacket, dek untuk bersantai di atas, dan masih banyak lagi yang lainnya.