Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Pergi ke Lombok dari Surabaya Selain Naik Pesawat
Kapal DLU KM Kirana 7 sandar di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat (IDN Times/Muhammad Nasir)

Perjalanan dari Surabaya ke Lombok gak selalu harus ditempuh dengan naik pesawat terbang. Apalagi harga pesawat sedang melambung tinggi saat ini. Bagi kamu yang ingin lebih hemat atau mencari pengalaman perjalanan yang berbeda, ada beberapa alternatif transportasi yang bisa dicoba, baik darat maupun laut.

Selain lebih terjangkau, perjalanan darat dan laut juga memungkinkan kamu menikmati pemandangan indah sepanjang rute. Kamu bisa menyaksikan langsung suasana kota-kota di Pulau Jawa hingga ke Bali sebelum akhirnya menyeberang ke Lombok.

Berikut beberapa cara pergi ke Lombok dari Surabaya tanpa naik pesawat terbang yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan!

1. Naik kapal Surabaya-Lombok

Potret kapal DLU di Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat, NTB (IDN Times/Muhammad Nasir)

Cara pergi ke Lombok dari Surabaya yang pertama adalah naik kapal laut. Ada lima kapal yang melayani rute ini, yakni KM Dharma Kartika 5, KM Kirana 7, dan KM Dharma Kencana milik PT. Dharma Lautan Utama (DLU), serta KM Batu Layar dan KM Oasis milik PT Damai Lautan Nusantara (DLN). Kapal akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju ke Pelabuhan Lembar, Lombok dengan waktu tempuh sekitar 18-22 jam, tergantung kondisi cuaca dan ombak di lautan.

Jadwal kapal berbeda setiap bulannya dan bisa dicek langsung melalui situs resmi masing-masing perusahaan. Harga tiketnya pun beragam, tergantung jenis kapal, kelas, dan kategori penumpang (bayi, anak-anak, atau dewasa).

Untuk KM Kirana 7, harganya mulai dari Rp240 ribu-Rp370 ribu per orang, KM Dharma Kencana sekitar Rp240 ribu-Rp297 ribu, KM Dharma Kencana sekitar Rp310-675 ribu, serta KM Batu Layar dan KM Oasis sekitar Rp225 ribu per orang dewasa.

Penumpang juga bisa membawa kendaraan untuk naik ke kapal ini. Misalnya seperti sepeda, motor, dan mobil. Harga setiap kendaraan berbeda, sekitar Rp125 ribu untuk sepeda, Rp322 ribu-Rp685 ribu untuk motor, dan Rp1,8 juta-Rp2,4 juta untuk mobil.

Semua tiket tersebut dapat dibeli di situs resmi masing-masing perusahaan, yakni tiket.dlu.co.id untuk PT. Dharma Lautan Utama (DLU) dan dlnferry.com untuk PT Damai Lautan Nusantara (DLN), serta ke agen resmi yang terpercaya.

2. Naik bus AKAP Surabaya-Lombok

Potret sleeper bus (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Alternatif lain yang cukup praktis adalah menggunakan bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dari Surabaya ke Lombok. Beberapa perusahaan otobus menyediakan rute langsung dengan sistem kombinasi darat dan kapal laut (penyeberangan singkat).

Melansir berbagai online travel agent, ada tiga bus yang melayani jurusan ini, yakni Tiara Mas, Titian Mas, dan Wafaa Holiday. Bus Tiara Mas dan Titian Mas berangkat dari Terminal Bungurasih, sedangkan Wafaa Holiday dari redBus Lounge di Medaeng. Tujuan akhirnya bisa kamu tentukan sendiri, mulai dari Lombok Barat (Pelabuhan Lembar), Mataram (Terminal Mandalika), atau Lombok Timur.

Harga tiket masing-masing bus juga berbeda, yakni berkisar Rp395 ribu-Rp525 ribu. Durasi perjalanannya 20-25 jam, tergantung kondisi lalu-lintas, terutama saat penyeberangan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dan Pelabuhan Padang Bay-Lembar. Selama perjalanan, penumpang akan mendapatkan kursi dengan leg room yang nyaman, selimut, toilet, air mineral, makan 2-3 kali, dan sebagainya.

3. Naik kereta api, kapal, dan bus

Potret kursi KA Logawa kelas ekonomi new generation (IDN Times/Cokie Sutrisno)

Kalau kamu ingin bertualang sekaligus mampir ke beberapa wilayah sebelum ke tujuan akhir di Lombok, kamu bisa coba kombinasi naik kereta api, kapal ferry, dan bus. Dari Surabaya, kamu bisa naik kereta api dari Stasiun Surabaya Gubeng menuju Stasiun Ketapang, Banyuwangi.

Ada beberapa kereta api yang melayani rute ini. Di antaranya seperti KA Blambangan Ekspress, KA Mutiara Timur, KA Wijayakusuma, KA Probowangi, dan KA Sri Tanjung, dan KA Logawa. Harga tiketnya mulai dari Rp56 ribu hingga Rp460 ribu, tergantung jenis kereta dan kelasnya. Sementara itu, waktu tempuhnya sekitar 6-7 jam.

Setibanya di Stasiun Ketapang, kamu harus jalan kaki menuju Pelabuhan Ketapang dan membeli tiket kapal ferry melalui aplikasi Ferrizy seharga Rp10.600 per orang. Cetak tiketnya di mesin yang ada di pelabuhan, lalu langsung masuk ke kapal melalui jalur pejalan kaki. Durasi perjalanan naik kapal ferry dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk ini sekitar 45-60 menit.

Sesampainya di Pelabuhan Gilimanuk, kamu bisa menuju ke terminal bus yang berada di dekat pelabuhan dan naik bus menuju Denpasar dengan harga tiket sekitar Rp60 ribu. Durasi perjalanan dari Pelabuhan Ketapang menuju Denpasar sekitar 4-5 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Kamu bisa turun di Terminal Mengwi (Badung) atau Terminal Ubung (Denpasar), lalu bisa jalan-jalan dulu di Denpasar atau lanjut naik bus ke Lombok.

Di dua terminal tersebut, kamu bisa naik bus Primajaya, Gunung Harta, Tiara Mas, SPS Liner, dan sebagainya langsung menuju Lombok. Harga tiket bus ini mulai dari Rp250 ribu-Rp350 ribu dengan durasi perjalanan 8-10 jam, tergantung kondisi lalu lintas di darat maupun di laut saat penyeberangan antara Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, menuju ke Pelabuhan Lembar, Lombok.

Perjalanan dari Surabaya ke Lombok tanpa pesawat memang membutuhkan waktu lebih lama, tetapi menawarkan pengalaman yang lebih beragam dan seru. Semua bisa disesuaikan dengan waktu, bujet, dan kebutuhan kamu masing-masing.

Dengan perencanaan yang tepat, perjalanan ini bisa jadi petualangan seru yang tak terlupakan. Jadi, kamu pilih transportasi yang mana, nih?

Editorial Team