Potret kursi KA Logawa kelas ekonomi new generation (IDN Times/Cokie Sutrisno)
Kalau kamu ingin bertualang sekaligus mampir ke beberapa wilayah sebelum ke tujuan akhir di Lombok, kamu bisa coba kombinasi naik kereta api, kapal ferry, dan bus. Dari Surabaya, kamu bisa naik kereta api dari Stasiun Surabaya Gubeng menuju Stasiun Ketapang, Banyuwangi.
Ada beberapa kereta api yang melayani rute ini. Di antaranya seperti KA Blambangan Ekspress, KA Mutiara Timur, KA Wijayakusuma, KA Probowangi, dan KA Sri Tanjung, dan KA Logawa. Harga tiketnya mulai dari Rp56 ribu hingga Rp460 ribu, tergantung jenis kereta dan kelasnya. Sementara itu, waktu tempuhnya sekitar 6-7 jam.
Setibanya di Stasiun Ketapang, kamu harus jalan kaki menuju Pelabuhan Ketapang dan membeli tiket kapal ferry melalui aplikasi Ferrizy seharga Rp10.600 per orang. Cetak tiketnya di mesin yang ada di pelabuhan, lalu langsung masuk ke kapal melalui jalur pejalan kaki. Durasi perjalanan naik kapal ferry dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk ini sekitar 45-60 menit.
Sesampainya di Pelabuhan Gilimanuk, kamu bisa menuju ke terminal bus yang berada di dekat pelabuhan dan naik bus menuju Denpasar dengan harga tiket sekitar Rp60 ribu. Durasi perjalanan dari Pelabuhan Ketapang menuju Denpasar sekitar 4-5 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Kamu bisa turun di Terminal Mengwi (Badung) atau Terminal Ubung (Denpasar), lalu bisa jalan-jalan dulu di Denpasar atau lanjut naik bus ke Lombok.
Di dua terminal tersebut, kamu bisa naik bus Primajaya, Gunung Harta, Tiara Mas, SPS Liner, dan sebagainya langsung menuju Lombok. Harga tiket bus ini mulai dari Rp250 ribu-Rp350 ribu dengan durasi perjalanan 8-10 jam, tergantung kondisi lalu lintas di darat maupun di laut saat penyeberangan antara Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, menuju ke Pelabuhan Lembar, Lombok.
Perjalanan dari Surabaya ke Lombok tanpa pesawat memang membutuhkan waktu lebih lama, tetapi menawarkan pengalaman yang lebih beragam dan seru. Semua bisa disesuaikan dengan waktu, bujet, dan kebutuhan kamu masing-masing.
Dengan perencanaan yang tepat, perjalanan ini bisa jadi petualangan seru yang tak terlupakan. Jadi, kamu pilih transportasi yang mana, nih?