Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kapan Waktu Terbaik ke Chongqing?

ilustrasi Chongqing
ilustrasi Chongqing (unsplash.com/Max Zhang)

Suasana metropolis "cyberpunk" Chongqing langsung terbayang ketika mendengarkan lagu "Jumping Machine" dari LBI. Kota tersebut menjadi destinasi populer saat pelesir ke China yang menawarkan perpaduan unik antara pemandangan alam Sungai Yangtze, kuliner bercita rasa pedas, dan arsitektur futuristik, lho.

Selain itu, Chongqing juga merupakan latar dari drama China populer The First Frost yang dibintangi oleh Bai Jing Ting dan Zhang Ruo Nan. Namun, salah memilih waktu kunjungan saat ke Chongqing akan membuat itinerary berantakan. Kira-kira kapan waktu terbaik ke Chongqing, ya? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini.

1. Bagaimana cuaca setiap musim di Chongqing?

ilustrasi Chongqing
ilustrasi Chongqing (unsplash.com/Zhang qc)

Chongqing terletak di barat daya China, di hulu Sungai Yangtze. Kota ini dikelilingi oleh pegunungan dan berkabut sepanjang tahun. Tak heran kalau Chongqing juga dijuluki Kota Pegunungan dan Kota Kabut. Lalu, bagaimana cuaca empat musim di Chongqing?

Musim semi (April – awal Juni):

Cuaca Chongqing akan cenderung sejuk dan nyaman, dengan suhu berkisar antara 15°C hingga 28°C. Selain itu, kota ini rimbun dan hijau. Musim ini tentunya sangat cocok untuk menjelajahi berbagai wisata alam dan berjalan-jalan sembari menikmati pemandangan.

Musim gugur (September – November):

Sementara musim ini menawarkan langit cerah, curah hujan yang lebih sedikit, dan udara sejuk yang nyaman untuk mengeksplor alam terbuka. Keramaian dari puncak musim panas pun sedikit berkurang, sehingga akan memberikan pengalaman berwisata yang santai.

Musim panas (Juli – Agustus):

Chongqing merupakan salah satu kota paling "panas" di China. Musim panas di kota ini cenderung sangat panas dan lembap, dengan suhu siang hari sering kali melebihi 35°C. Kombinasi panas dan perbukitan yang curam tentunya akan sangat melelahkan saat traveling.

Musim dingin (Desember – Februari):

Sebaliknya, saat musim ini, cuacanya akan lembap, dingin, dan sering mendung. Bahkan kelembapan yang tinggi membuat udara terasa berkali-kali lipat sangat dingin, lho. Kondisi ini dapat mengurangi kenikmatan saat mengeksplor objek wisata luar ruangan dan pemandangan malam hari.

2. Jadi, kapan waktu terbaik ke Chongqing?

ilustrasi Chongqing
ilustrasi Chongqing (unsplash.com/Andrea Sun)

Chongqing merupakan destinasi yang bagus untuk dikunjungi sepanjang tahun sehingga kota ini tidak pernah sepi wisawatan, lho. Namun, waktu terbaik adalah musim semi dari Maret hingga Mei dan musim gugur pada September hingga Oktober setiap tahunnya, di mana suhu udaranya sejuk dan nyaman, tidak terlalu panas atau dingin.

Chongqing memiliki iklim monsun subtropis lembap, sehingga musim semi dari Maret hingga Mei memiliki curah hujan yang lebih sedikit. Bahkan suhu rata-rata berkisar 20℃ yang sangat cocok untuk merencanakan tur di dalam maupun lur ruangan, termasuk berlayar dan menaiki kereta gantung untuk menikmati keindahan Sungai Yangtze.

Berikut suhu rata-rata tahunan di Chongqing.

  • Suhu rata-rata tahunan di Chongqing adalah 18,7 °C.

  • Suhu rata-rata terdingin adalah 5 °C pada Januari.

  • Suhu rata-rata terpanas adalah 35 °C pada Agustus.

  • Bulan terkering adalah Januari dengan curah hujan rata-rata 17 mm.

  • Bulan terbasah adalah Juni dengan total curah hujan 182 mm.

  • Rata-rata waktu sinar matahari di Januari adalah 1,5 jam per hari.

  • Rata-rata waktu sinar matahari di Agustus adalah 7,2 jam per hari.

3. Waktu yang wajib dihindari saat ke Chongqing

ilustrasi Chongqing
ilustrasi Chongqing (unsplash.com/Iewek Gnos)

Namun, pastinya ada beberapa waktu di mana kunjungan ke Chongqing kurang ideal. Baik itu panas terik di musim panas, hujan, atau keramaian yang luar biasa selama liburan. Dengan mengetahui kapan sebaiknya tidak liburan ke Chongqing akan menyelamatkanmu dari itinerary yang berantakan.

Musim panas (Juli – Agustus)

  • Panas ekstrem: Chongqing terkenal sebagai salah satu dari "Empat Tungku" di China atau cuaca yang sangat panas. Suhu sering kali akan melonjak di atas 35°C dengan kelembapan yang membuat suhu terasa lebih panas berkali-kali lipat, lho.
  • Curah hujan tinggi: Musim panas juga merupakan musim hujan di Chongqing, lho. Bahkan dengan seringnya terjadi badai petir yang dapat mengganggu rencana kegiatan di luar ruangan.

Jika kamu telah memiliki rencana untuk liburan ke Chongqing di musim panas, jangan lupa untuk memasukkkan tempat wisata ber-AC ke dalam itinerary, ya. Misalnya, seperti Museum Tiga Ngarai, Museum Sains dan Teknologi Chongqing, ataupun pusat perbelanjaan besar (yang memiliki banyak area teduh).

Tahun Baru Imlek (akhir Januari – pertengahan Februari)

  • Ramai Pengunjung: Tahun Baru Imlek adalah musim perjalanan tersibuk di China. Kereta api, bus, dan pesawat terbang penuh sesak, dan tempat-tempat wisata populer sangat ramai.
  • Harga lebih tinggi: Karena permintaan yang tinggi, tentunya biaya akomodasi dan transportasi akan ikut melonjak selama periode ini.

Jika kamu tidak merasa keberatan dengan keramaian, Tahun Baru Imlek adalah waktu yang fantastis untuk menikmati perayaan tradisional, seperti festival lampion, tarian naga, dan kembang api. Tak hanya itu, mengunjungi tempat-tempat hidden gem, seperti Tongliang atau Dazu juga merupakan ide yang bagus.

Golden Week (1-7 Oktober)

  • Kepadatan pengunjung: Golden Week merupakan salah satu hari libur terbesar di China. Karena itu, sejumlah objek wisata utama Chongqing, seperti Three Natural Bridges maupun Gua Hongya, dipenuhi wisatawan.
  • Biaya lebih tinggi: Seperti Tahun Baru Imlek, harga akomodasi dan penerbangan jauh lebih tinggi pada periode ini.

Jadi, kapan mau liburan ke Chongqing, nih? Informasi mengenai musim di atas dapat dijadikan panduan untuk menentukan tanggal keberangkatan dan penyusunan itinerary selama liburan di sana, lho. Jangan lupa mampir ke Liziba Station juga, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

3 Destinasi Wisata di Alberta–Kanada yang Dikunjungi Sota Fukushi

27 Jan 2026, 13:45 WIBTravel