9 Negara yang Terima Pembayaran QRIS, Liburan Jadi Lebih Simpel

Sistem pembayaran digital kini semakin berkembang pesat dan memudahkan transaksi lintas negara. Salah satu inovasi yang cukup populer di Indonesia adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), yang memungkinkan pembayaran cukup dengan memindai kode QR.
Menariknya, penggunaan QRIS kini tidak hanya terbatas di dalam negeri saja, tetapi juga mulai bisa digunakan di beberapa negara berkat kerja sama antarotoritas pembayaran. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi wisatawan Indonesia yang ingin bertransaksi secara praktis tanpa perlu menukar uang tunai dalam jumlah banyak.
Lantas, negara mana saja yang sudah menerima pembayaran QRIS? Berikut daftar lengkapnya!
Table of Content
1. Thailand
Thailand menjadi negara pertama yang terhubung dengan QRIS melalui kerja sama antara Bank Indonesia dan Bank of Thailand sejak November 2022.
Sistem ini terintegrasi dengan PromptPay, sehingga wisatawan Indonesia bisa dengan mudah bertransaksi di berbagai merchant, mulai dari street food hingga restoran dan pusat perbelanjaan. Tingginya angka transaksi menunjukkan bahwa QRIS sudah cukup familier digunakan di Thailand.
2. Malaysia
Sebagai destinasi favorit wisatawan Indonesia, Malaysia juga telah mengadopsi QRIS melalui kolaborasi dengan Bank Negara Malaysia sejak 2023.
Sistem ini terhubung dengan DuitNow QR, yang memungkinkan pembayaran di berbagai sektor, mulai dari kuliner, belanja, hingga transportasi. Volume transaksi di Malaysia pun tercatat menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
3. Singapura

Di Singapura, QRIS terintegrasi dengan SGQR setelah kerja sama dengan Monetary Authority of Singapore (MAS). Sejak diluncurkan pada November 2023, wisatawan bisa memanfaatkan QRIS untuk bertransaksi di restoran, kafe, hingga toko oleh-oleh. Pastikan bahwa merchant yang kamu datangi memiliki logo SGQR, agar transaksi bisa dilakukan.
4. Jepang
Jepang menjadi negara pertama di luar Asia Tenggara yang mengadopsi QRIS. Sejak Agustus 2025, layanan ini terhubung dengan JPQR dan mulai digunakan di sejumlah merchant pilihan, seperti convenience store dan kafe. Sistemnya juga sudah otomatis mengonversi mata uang rupiah ke yen dengan kurs yang kompetitif, sehingga lebih transparan dan praktis.
5. China
China menjadi salah satu target ekspansi QRIS berikutnya. Bank Indonesia telah bekerja sama dengan People’s Bank of China untuk uji coba interkoneksi sistem pembayaran sejak Agustus 2025. Layanan ini direncanakan mulai bisa digunakan secara lebih luas pada Mei 2026, sehingga akan semakin memudahkan transaksi wisatawan Indonesia di sana.
6. Vietnam

Vietnam juga telah menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia sejak 2023. Namun, implementasi QRIS di negara ini masih menghadapi tantangan, karena belum adanya satu standar QR nasional. Akibatnya, merchant yang menerima pembayaran QRIS masih sangat sedikit dan terbatas, sehingga wisatawan tetap disarankan membawa uang tunai sebagai cadangan.
7. Filipina
Melalui kolaborasi dengan Bangko Sentral ng Pilipinas, QRIS kini terhubung dengan sistem QR Ph. Meski demikian, penggunaannya masih dilakukan secara bertahap. Belum semua merchant mendukung pembayaran ini, sehingga wisatawan tetap perlu menyiapkan opsi pembayaran lain.
8. Brunei Darussalam
Brunei juga sudah mulai mengadopsi QRIS melalui skema Regional Payment Connectivity (RPC) yang terintegrasi dengan Brunei Darussalam Central Bank (BDCB). Penggunaannya sudah bisa dilakukan di sejumlah merchant, terutama di pusat perbelanjaan dan area wisata, sehingga memudahkan transaksi tanpa harus membawa banyak uang tunai.
9. Korea Selatan

Terbaru ada Korea Selatan turut mengembangkan integrasi QRIS melalui kerja sama dengan Bank of Korea sejak 2024. Saat ini, layanan masih dalam tahap uji coba dan ditargetkan mulai digunakan pada 2026. Sistem ini nantinya akan menggunakan konversi nilai tukar secara real-time, sehingga pengguna bisa langsung mengetahui harga dalam rupiah.
Itu dia beberapa negara yang terima pembayaran QRIS. Meski begitu, pastikan untuk selalu menyiapkan uang tunai, karena layanan QRIS belum sepenuhnya merata di negara-negara di atas. Semoga ke depannya layanan QRIS dapat diterapkan lebih luas lagi, sehingga liburan jadi lebih praktis!


















